Google baru saja merilis pembaruan kecil namun berdampak besar bagi ekosistem Android, khususnya bagi para pengguna tablet dan ponsel lipat (foldables).
Melalui Google Chrome versi 146 yang resmi meluncur hari ini, raksasa teknologi tersebut menghadirkan fitur Bilah Bookmark (Bookmark Bar) ke versi seluler.
Dikutip dari Engadget, Selasa (17/3/2026), langkah ini dirancang untuk memperkecil celah antara pengalaman browsing di perangkat seluler layar besar dengan kenyamanan bekerja menggunakan laptop atau desktop.
Bagi pengguna yang mengandalkan tablet untuk produktivitas tinggi, seperti mengerjakan tugas kantor atau riset mendalam, kehadiran bilah navigasi ini adalah angin segar.
Tidak perlu lagi masuk ke menu tiga titik yang merepotkan hanya untuk mencari situs favorit; semua akses cepat kini terpampang nyata di bagian atas layar, membuat alur kerja digital menjadi jauh lebih efisien dan responsif.
Navigasi Cerdas di Bawah Omnibox
Secara visual, bilah bookmark ini akan muncul tepat di bawah Omnibox (kolom URL). Setiap ikon situs (favicon) akan bersanding apik dengan nama situsnya, memberikan tampilan yang sangat familiar bagi para pengguna Chrome versi PC.
Google juga memikirkan kenyamanan pengguna dengan menyertakan fitur navigasi yang cerdas; tersedia tanda panah khusus yang memungkinkan pengguna menggulir (scrolling) daftar bookmark jika jumlahnya sudah terlalu banyak.
Tak hanya itu, aspek fungsionalitas tetap menjadi prioritas. Pengguna bisa melakukan tekanan lama (long press) pada salah satu bookmark untuk melihat detail URL lengkapnya.
Fitur ini sangat berguna bagi mereka yang ingin memastikan keamanan tautan sebelum membukanya, atau sekadar ingin menyalin alamat situs tersebut tanpa harus memuat halamannya terlebih dahulu.
Meningkatkan Standar Komputasi Seluler
Update versi 146 ini menandai pergeseran besar dalam cara Google memandang perangkat layar lebar. Seiring dengan tren pasar HP lipat yang semakin booming, Chrome dituntut untuk mampu melakukan tugas-tugas komputasi yang “lebih berat”.
Penambahan bilah bookmark ini bukan sekadar pemanis estetika, melainkan alat bantu produktivitas yang membuat tablet tidak lagi sekadar alat konsumsi media, tapi menjadi mesin kerja yang mumpuni.
Dengan penempatan elemen yang presisi, Google memastikan bahwa area layar yang luas tidak terbuang sia-sia. Hal ini sejalan dengan ambisi Google untuk menjadikan sistem operasi Android lebih ramah terhadap perangkat dengan formasi layar yang tidak standar, memastikan transisi dari satu situs ke situs lain berlangsung secepat kilat tanpa hambatan navigasi.
Panduan Mengaktifkan: Cukup Tiga Langkah Mudah
Perlu diperhatikan bahwa fitur ini tidak aktif secara otomatis (default). Secara sistem, Chrome mengaturnya ke posisi “Tersembunyi di layar sempit” untuk menjaga kebersihan tampilan. Bagi Anda pemilik tablet atau HP lipat yang ingin merasakan pengalaman baru ini, ikuti langkah aktivasi manual berikut:
- Buka aplikasi Chrome dan masuk ke menu Pengaturan (Settings).
- Gulir ke bawah hingga menemukan opsi Tampilan (Appearance).
- Aktifkan pilihan “Tampilkan bilah bookmark” (Show bookmark bar).
Setelah diaktifkan, pengguna akan langsung melihat deretan situs favorit Anda berjejer rapi di bagian atas, siap untuk diakses kapan saja.
Scr/Mashable

















