Meta Gunakan AI untuk “Menebak” Umur Pengguna, Anak di Bawah 13 Tahun Bisa Langsung Terdeteksi!

07.05.2026
Meta Gunakan AI untuk “Menebak” Umur Pengguna, Anak di Bawah 13 Tahun Bisa Langsung Terdeteksi!
Meta Gunakan AI untuk “Menebak” Umur Pengguna, Anak di Bawah 13 Tahun Bisa Langsung Terdeteksi!

Upaya menjaga keamanan anak di dunia digital kini memasuki level yang lebih canggih.

Meta, induk dari Facebook dan Instagram, resmi memperkenalkan teknologi baru berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi pengguna di bawah umur.

Yang menarik, sistem ini tidak lagi hanya mengandalkan data profil, tetapi juga menganalisis struktur tubuh melalui foto dan video.

Teknologi terbaru ini memungkinkan AI melakukan analisis visual terhadap konten yang diunggah pengguna. Bukan sekadar melihat wajah, sistem ini mempelajari petunjuk visual seperti tinggi badan, proporsi tubuh, hingga struktur tulang untuk memperkirakan usia seseorang.

Meta menegaskan bahwa teknologi ini bukanlah facial recognition. Artinya, AI tidak mengidentifikasi identitas individu secara spesifik, melainkan membaca pola visual umum untuk menentukan apakah seseorang kemungkinan masih di bawah umur.

Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi baru untuk memperkuat sistem verifikasi usia, terutama dalam menghadapi pengguna yang mencoba memalsukan data umur saat mendaftar.

Tidak Hanya Foto, Seluruh Aktivitas Ikut Dianalisis

Menariknya, sistem AI ini tidak bekerja secara terpisah. Meta menggabungkan analisis visual dengan berbagai data lain dalam satu akun. Mulai dari postingan, komentar, bio, hingga caption akan diperiksa untuk mencari petunjuk usia.

Sebagai contoh, AI bisa mendeteksi konteks seperti perayaan ulang tahun tertentu, pembicaraan tentang sekolah, atau referensi usia dalam percakapan. Semua informasi ini kemudian dikombinasikan untuk menghasilkan estimasi usia yang lebih akurat.

Jika sistem mendeteksi akun yang dicurigai milik pengguna di bawah umur, akun tersebut bisa langsung dinonaktifkan. Pemilik akun kemudian harus melakukan verifikasi usia untuk mengaktifkannya kembali.

teen account protections y1jp

Perluasan Fitur ke Berbagai Layanan

Meta juga mengonfirmasi bahwa teknologi ini akan diperluas ke berbagai fitur populer, seperti Instagram Reels, Instagram Live, hingga Facebook Groups. Dengan begitu, pengawasan tidak hanya terbatas pada profil, tetapi juga mencakup seluruh aktivitas pengguna di platform.

Saat ini, fitur analisis visual berbasis AI tersebut baru tersedia di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat. Namun, Meta berencana memperluas implementasinya secara bertahap ke wilayah lain.

Selain teknologi deteksi usia, Meta juga terus mengembangkan sistem “Teen Account” yang secara otomatis memberikan perlindungan tambahan bagi pengguna remaja.

Sejak 2024, ratusan juta pengguna telah dimasukkan ke dalam kategori ini, bahkan jika mereka mendaftarkan usia dewasa.

Ekspansi fitur ini kini mulai menjangkau wilayah Uni Eropa dan Brasil untuk Instagram, serta Amerika Serikat untuk Facebook. Selanjutnya, peluncuran juga direncanakan di Inggris dan wilayah Eropa lainnya.

Peran Orang Tua dan Tantangan Verifikasi Usia

Meta juga mulai melibatkan orang tua dalam proses ini. Melalui fitur Family Center, orang tua akan mendapatkan notifikasi dan panduan untuk membantu anak mereka memberikan informasi usia yang akurat.

Namun, Meta mengakui bahwa verifikasi usia bukanlah masalah yang bisa diselesaikan oleh satu perusahaan saja. Oleh karena itu, mereka mendorong adanya sistem verifikasi usia di tingkat aplikasi dan sistem operasi.

Langkah Meta ini tentu memunculkan dua sisi. Di satu sisi, teknologi ini bisa menjadi solusi efektif untuk melindungi anak dari konten berbahaya. Namun di sisi lain, muncul pertanyaan terkait privasi dan sejauh mana AI boleh menganalisis data visual pengguna.

Meski Meta menegaskan bahwa sistem ini tidak mengidentifikasi individu, penggunaan analisis tubuh tetap menjadi topik sensitif yang perlu diawasi secara ketat.

Scr/Mashable




Don't Miss