Telkomsel meluncurkan Virtuship, platform magang virtual berbasis proyek yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman kerja nyata secara fleksibel dari mana saja.
Program ini diluncurkan bersama Telkom University sebagai salah satu perguruan tinggi pertama yang bergabung. Telkomsel berencana memperluas akses Virtuship secara bertahap ke berbagai kampus di Indonesia.
Virtuship dikembangkan Telkomsel bersama Kuncie untuk menjawab kebutuhan mahasiswa terhadap pengalaman profesional yang relevan dengan dunia industri. Melalui platform ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga mengerjakan studi kasus, penugasan, dan proyek yang merepresentasikan tantangan pekerjaan di berbagai direktorat Telkomsel.
Apa Itu Virtuship Telkomsel?
Virtuship merupakan program magang virtual Telkomsel yang dirancang dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek atau project-based learning.
Mahasiswa dapat mengikuti rangkaian pembelajaran dan mengerjakan proyek secara fleksibel tanpa harus selalu hadir secara fisik di lingkungan kerja Telkomsel.
Program perdana yang diikuti mahasiswa Telkom University menghadirkan berbagai studi kasus dan tantangan yang berkaitan dengan pekerjaan di industri telekomunikasi dan digital.
Dengan model tersebut, mahasiswa memiliki kesempatan untuk memahami bagaimana kompetensi yang dipelajari di perguruan tinggi diterapkan dalam situasi kerja profesional.
Direktur Human Capital Management Telkomsel, Indrawan, mengatakan Virtuship menjadi bagian dari upaya perusahaan membantu generasi muda menemukan potensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
“Banyak mahasiswa memiliki potensi besar, tetapi belum semuanya mendapat kesempatan untuk mengenal dunia kerja dan menguji kemampuannya melalui pengalaman yang relevan”, ucapnya.
Menurut Indrawan, Virtuship memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar melalui proyek yang dekat dengan praktik industri, memperoleh umpan balik, serta membangun portofolio sebagai bekal memasuki dunia profesional.
Magang Telkomsel Bisa Dikonversi Menjadi Kredit Semester
Salah satu aspek yang ditawarkan Virtuship adalah fleksibilitas beban pembelajaran.
Program magang virtual ini dirancang dengan estimasi beban pembelajaran yang dapat dikonversikan menjadi kredit semester, menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di masing-masing universitas.
Dengan demikian, pengalaman magang tidak hanya menjadi aktivitas tambahan bagi mahasiswa, tetapi berpotensi terintegrasi dengan proses akademik.
Setelah memenuhi seluruh persyaratan kelulusan program, peserta akan memperoleh sertifikat magang.
Mahasiswa yang menyelesaikan program juga berkesempatan masuk ke dalam talent pool Telkomsel untuk mendapatkan peluang pengembangan karier berikutnya.
Telkom University Jadi Kampus Pertama
Telkom University menjadi salah satu kampus pertama yang mengikuti program Virtuship.
Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc., menilai pengalaman langsung dari industri menjadi komponen penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, Virtuship dapat membantu mahasiswa menghubungkan pembelajaran akademik dengan tantangan profesional.
“Melalui Virtuship, mahasiswa dapat menghubungkan pembelajaran di kampus dengan tantangan profesional yang nyata”, katanya.
Program ini diharapkan membantu mahasiswa memahami kompetensi yang dimiliki, meningkatkan kemampuan adaptasi, serta mempersiapkan diri agar mampu berkontribusi setelah menyelesaikan pendidikan.
Telkomsel dan YPT Perkuat Kolaborasi Pendidikan
Peluncuran Virtuship juga diikuti dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Sinergi Pemanfaatan Potensi Bersama antara Telkomsel dan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT).
Kesepahaman tersebut menjadi landasan untuk memperluas kolaborasi dalam bidang pendidikan dan pengembangan talenta.
Kerja sama tersebut juga diarahkan pada pemanfaatan kapabilitas kedua pihak untuk mendukung perkembangan ekosistem pendidikan di Indonesia.
Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, mengatakan kolaborasi Telkomsel dan YPT dibangun untuk menghubungkan kekuatan pendidikan dengan kebutuhan industri.
“Melalui sinergi ini, kami ingin menghubungkan kekuatan pendidikan dengan pengalaman dan kebutuhan industri agar semakin banyak talenta Indonesia memiliki kesempatan untuk bertumbuh dan berkontribusi.”
Sementara itu, Direktur Yayasan Pendidikan Telkom, Dodi Irawan, menyebut Virtuship menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi kedua pihak dalam membuka akses pengalaman industri bagi mahasiswa.
Virtuship Akan Diperluas ke Kampus di Indonesia
Telkomsel tidak hanya menargetkan mahasiswa Telkom University melalui Virtuship.
Setelah peluncuran perdana, akses platform magang virtual Telkomsel tersebut akan diperluas secara bertahap ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Telkomsel memperluas akses pembelajaran berbasis industri yang lebih fleksibel dan inklusif.
Dengan konsep magang berbasis proyek, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman mengerjakan persoalan yang merepresentasikan kebutuhan industri sekaligus membangun portofolio sebelum memasuki dunia kerja.
Informasi mengenai Virtuship dapat diakses melalui Virtuship.
Scr/Mashable


















