UMKM Belajar Keuangan Lewat Game, Netzme Luncurkan Gang Dagang di NumoFest

23.01.2026
UMKM Belajar Keuangan Lewat Game, Netzme Luncurkan Gang Dagang di NumoFest
UMKM Belajar Keuangan Lewat Game, Netzme Luncurkan Gang Dagang di NumoFest

Nusantara Modest Fashion Festival (NumoFest) 2026 memasuki pekan kedua dengan skala yang semakin luas. Event ini digelar serentak di empat kota, yakni Gandaria City Jakarta, Solo Paragon Mall, Palembang Indah Mall, dan Duta Mall Banjarmasin.

Secara keseluruhan, NumoFest berlangsung mulai 16 Januari hingga 1 Februari 2026 di sembilan kota besar Indonesia, termasuk Makassar, Bandung, Tangerang, Bekasi, dan Surabaya.

Mengusung semangat kreativitas dan inovasi, NumoFest melibatkan lebih dari 300 pelaku UMKM dari sektor modest fashion, kuliner, hingga aksesoris muslimah. Salah satu sorotan utama tahun ini adalah implementasi QRIS TAP sebagai metode pembayaran non-tunai utama, sejalan dengan upaya percepatan digitalisasi transaksi UMKM di Indonesia.

Pembukaan NumoFest di DKI Jakarta yang berlangsung di Main Atrium Gandaria City (Jum’at, 23/01/26) dihadiri sejumlah tokoh penting.

Hadir Kepala Divisi Implementasi dan Kebijakan Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Hery Afrianto; Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto; Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo; CEO PT Netzme Kreasi Indonesia, Vicky Ganda Saputra; serta Executive Producer Paragon Pictures, Andi Boediman.

Dalam sambutannya, Hery Afrianto menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun dalam penyelenggaraan NumoFest. Menurutnya, festival ini mencerminkan sinergi konkret antara regulator, industri keuangan, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM.

“Kami mengapresiasi Netzme atas terselenggaranya event Nusantara Modest Fashion Festival (NumoFest) di berbagai kota, termasuk DKI Jakarta. Event ini merupakan kolaborasi regulator, industri keuangan, pemerintah daerah, dan UMKM—selaras dengan upaya Bank Indonesia mempercepat inklusi keuangan digital serta ekosistem pembayaran non-tunai yang aman dan efisien,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto dalam sambutannya mengatakan “Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, saya menyampaikan apresiasi apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan Nusantara Modest Fashion menjadi wadah penting untuk menampilkan kreativitas, kekayaan budaya, serta potensi ekonomi dari industri modest fashion Indonesia”.

Pada momentum ini, Netzme secara resmi memperkenalkan “Gang Dagang”, sebuah game edukasi literasi keuangan yang dirancang khusus untuk pelaku UMKM, terutama komunitas Jakpreneur.

Game ini merupakan hasil kolaborasi Netzme dengan Ruangguru dan dirancang sebagai solusi pembelajaran interaktif yang relevan dengan tantangan nyata pelaku usaha.

Melalui game Gang Dagang, pengguna diajak mempelajari berbagai aspek penting dalam pengelolaan usaha, mulai dari penggunaan metode pembayaran QRIS, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pencatatan keuangan harian, perhitungan keuntungan, pengelolaan utang, hingga pemahaman akses permodalan.

Seluruh materi disampaikan melalui simulasi bisnis dan tantangan pengambilan keputusan yang realistis, sehingga mudah dipahami dan aplikatif.

Game Gang Dagang direncanakan akan live sepenuhnya pada pertengahan 2026 dan dapat diakses melalui situs gangdagang.id, serta terintegrasi dengan seluruh ekosistem platform Netzme.

Menariknya, pengguna yang berhasil menyelesaikan tantangan dalam game akan mendapatkan QRIS Jakpreneur dan QRIS Soundbox, sehingga pembelajaran digital dapat langsung diterapkan dalam kegiatan usaha nyata.

CEO PT Netzme Kreasi Indonesia, Vicky Ganda Saputra, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam penyelenggaraan NumoFest 2026.

Menurut Vicky, literasi keuangan digital memegang peranan penting dalam keberlanjutan dan pertumbuhan UMKM.

“Pada kesempatan kali ini kami juga memperkenalkan game Gang Dagang, game ini dirancang berkolaborasi dengan Ruang Guru, untuk bisa lebih efektif membantu para pelaku UMKM pemula, khususnya dalam hal pengelolaan keuangan, terlebih lagi literasi keuangan digital berperan penting bagi berkelanjutan dan pertumbuhan usaha UMKM,” ungkap Vicky.

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menambahkan bahwa NumoFest menjadi momentum pemberdayaan UMKM modest fashion di Jakarta.

“NumoFest menjadi momentum empowerment UMKM modest fashion di Jakarta. Dengan literasi keuangan melalui game ‘Gang Dagang’ dan tools digital seperti QRIS Soundbox Syariah (Bilal), para Jakprenuer siap bersaing di era ekonomi digital. Melalui event ini, kami berharap mendorong pelaku usaha lebih percaya diri dalam transformasi transaksi digital yang praktis dan sesuai kebutuhan”, ungkap Ratu.

Selain pameran produk UMKM, NumoFest juga menghadirkan berbagai agenda pendukung, seperti fashion show koleksi UMKM dan anak-anak, talkshow literasi keuangan dengan topik QRIS TAP, keamanan transaksi digital, perlindungan konsumen, serta digitalisasi usaha melalui sistem POS.

NumoFest sendiri merupakan bagian dari rangkaian roadshow peluncuran film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? yang dibintangi Revalina S. Temat, Gunawan Sudrajat, Megan Domani, dan Annisa Kaila. Film ini merupakan kolaborasi antara NETZME, Paragon Pictures, serta Ideosource Entertainment.

Event dibagi menjadi tiga minggu di 9 Kota sebagai berikut:

  • Week I (16, 17, 18 Januari 2026): Trans Studio Mall Makassar, Trans Studio Mall Bandung, dan Tangerang City Mall.
  • Week II (23, 24, 25 Januari 2026): Gandaria City Jakarta, Solo Paragon Mall, Palembang Indah Mall, dan Duta Mall Banjarmasin.
  • Week III (30, 31 Januari dan 1 Februari 2026): Summarecon Mall Bekasi dan Ciputra World Surabaya.

Penyelenggaraan festival ini juga mendapat dukungan luas dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia di berbagai daerah, pemerintah daerah setempat, serta mitra strategis seperti Jalin, ASPI, dan Badan Standar Nasional.

Scr/Mashable




Don't Miss