Pelatih Diego Simeone marah ketika sekelompok penggemar Liverpool menggodanya saat Atletico Madrid kalah 2-3 pada matchday pertama Liga Champions 2025/26 di Anfield, Kamis 18 September 2025 dini hari WIB.
Atletico menahan imbang Liverpool 2-2 hingga menit ke-90+2, hingga bek Virgil van Dijk mencetak gol penentu yang membawa tim tuan rumah meraih 3 poin. Suasana menjadi tegang setelah gol bek Belanda tersebut.
Pelatih Simeone kehilangan kesabaran ketika sekelompok penggemar Liverpool di belakang area teknis mengejek dan berulang kali melontarkan komentar provokatif. Ahli strategi asal Argentina itu tertangkap basah mengacungkan jari tengahnya ke arah penonton. Saat ditarik mundur oleh petugas keamanan, Simeone juga mengacungkan tinjunya dan dituduh meludahi para penggemar.
Wasit Maurizio Mariani langsung memberi Simeone kartu merah langsung, mengusirnya dari lapangan di detik-detik terakhir. Adegan Simeone meninggalkan lapangan di tengah keheranan penonton menjadi sorotan kontroversi besar setelah pertandingan.
Berbicara kepada Movistar Futbol, Simeone mengakui: “Mereka menghina saya sepanjang pertandingan, tetapi sebagai pelatih saya tidak bisa menanggapi. Reaksi saya tidak bisa dimaafkan, terutama setelah kebobolan gol di menit-menit terakhir dalam suasana yang menegangkan.”
Pada tahun 2021, Simeone dikritik karena tidak berjabat tangan dengan pelatih Jurgen Klopp setelah kekalahan 0-1 dari Liverpool di Liga Champions, dan bahkan mendorong Arne Slot dalam pertandingan persahabatan di tahun yang sama saat masih memimpin Atletico.
Perilaku buruk Simeone baru-baru ini telah menyebabkan pelatih Argentina itu menghadapi hukuman berat.
Citra Buruk Diego Simeone
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone diusir keluar lapangan karena berselisih dengan penggemar Liverpool setelah gol penentu Virgil van Dijk pada menit ke-90+2.
Tepat setelah Van Dijk mencetak gol sundulan untuk mengubah kedudukan menjadi 3-2, Simeone dituduh meludah dan mengayunkan tinjunya ke arah seorang penonton yang meneriakkan hinaan kepada sang pelatih.
Menurut The Times, kamera televisi menangkap seorang penggemar Liverpool di barisan depan berteriak dan mengejek pelatih asal Argentina itu setelah Van Dijk mencetak gol sundulan, yang menyebabkan kapten Atletico bereaksi dengan kasar.
Simeone bahkan mencoba mendekati suporter Liverpool yang sedang merayakan kemenangan dan berteriak kepadanya. Saat ditarik mundur oleh petugas keamanan, Simeone mengayunkan tinjunya dan diduga meludahi penonton, yang menyebabkan wasit memberinya kartu merah langsung.
Polisi dan pihak keamanan stadion segera turun tangan untuk mencegah eskalasi insiden. Diego Simeone dikenal pemarah dan mudah meledak-ledak, dan ini bukan pertama kalinya ia menimbulkan kontroversi di Anfield.
Pada tahun 2021, ia dikritik karena tidak menjabat tangan Jürgen Klopp setelah kekalahan 1-0 dari Liverpool di Liga Champions, dan bahkan mendorong Arne Slot dalam pertandingan persahabatan tahun 2021 ketika ia masih melatih Atletico. Kali ini, perilaku Diego Simeone berpotensi membuatnya menghadapi larangan bertanding 3-5 pertandingan di Liga Champions 2025/26, termasuk pertandingan tandang melawan Arsenal pada 22 Oktober.
Scr/Mashable















