Barcelona telah meluncurkan saluran penjualan kembali merchandise resmi, mengubah pasar barang bekas bernilai miliaran euro menjadi sumber pendapatan baru bagi klub.
Blaugrana terus mencari sumber pendanaan baru selama fase restrukturisasi keuangannya. Klub asal Catalan ini baru saja mengumumkan bisnis merchandise bekas resmi pertamanya, yang berfokus pada jersey vintage dan produk-produk yang memiliki nilai sejarah bagi klub tersebut.
Proyek ini diimplementasikan melalui Barça Licensing & Merchandising (BLM), unit manajemen komersial Barcelona, menyusul kesepakatan strategis dengan Drelife.
Selama bertahun-tahun, pasar jersey bekas Barcelona telah berkembang pesat di platform sumber terbuka. Jersey yang terkait dengan periode sukses tim, terutama dari musim-musim yang menampilkan Lionel Messi, Ronaldinho, atau Andrés Iniesta, selalu sangat dicari dan memiliki harga yang tinggi.
Namun, klub tersebut sebagian besar tidak terlibat dalam permainan ini. Transaksi terjadi secara spontan, asal-usulnya tidak diverifikasi, dan Barcelona tidak menerima keuntungan apa pun.
Sekarang, itu telah berubah.
Dengan platform baru ini, Barca akan berpartisipasi langsung dalam pasar penjualan kembali produk bekas, menyediakan sertifikasi keaslian, kontrol kualitas, dan ketertelusuran. Ini merupakan langkah penting dalam konteks pemalsuan dan produk yang tidak diketahui asal-usulnya yang merajalela di pasar koleksi olahraga.
Barcelona tidak hanya mengincar penjualan; mereka menargetkan sesuatu yang lebih besar: data pengguna.
Melalui saluran komersial ini, klub dapat memahami tren belanja, permintaan kolektor, daya tarik setiap desain jersey dari waktu ke waktu, dan perilaku konsumen penggemar di seluruh dunia. Dalam sepak bola modern, data ini sama berharganya dengan pendapatan langsung.
Barça Innovation Hub juga telah berinvestasi di Drelife, menjadikan startup tersebut sebagai perusahaan ke-15 dalam ekosistem teknologi tim tersebut.
Barcelona menyatakan bahwa pasar peralatan olahraga bekas global tumbuh dengan laju dua digit setiap tahunnya dan menghasilkan pendapatan miliaran euro. Namun, sebagian besar klub besar dunia belum memanfaatkan segmen bisnis ini secara langsung.
Hal ini membantu Barca menjadi salah satu tim pelopor yang mengubah pasar barang bekas menjadi sumber pendapatan utama.
Dalam beberapa tahun terakhir, Barcelona secara konsisten mengelola keuangannya melalui berbagai solusi: mengurangi tagihan gaji, menjual aset komersial, merestrukturisasi utang, dan memperluas ke aliran pendapatan baru. Memperkenalkan jersey bekas ke dalam ekosistem ritel adalah langkah selanjutnya dalam strategi tersebut.
Ini bukan sekadar menjual beberapa kaus lama. Barca berusaha mengubah kenangan para penggemar menjadi pendapatan baru.
Di era di mana setiap nilai dapat dikomersialkan, Barcelona sekali lagi menunjukkan bahwa mereka tidak melewatkan peluang menghasilkan uang.
Jersey Barcelona Pecahkan Rekor
Jersey Barcelona merupakan yang termahal di Eropa, dengan versi penggemar seharga 114,99 euro dan versi pemain hingga 164,99 euro, belum termasuk biaya pencetakan nama dan nomor.
Jersey sepak bola bukan sekadar seragam, tetapi juga simbol identitas, sejarah, dan gengsi klub. Di tahun 2025, beberapa jersey klub sepak bola menjadi sorotan karena harganya yang fantastis, mencerminkan nilai historis, desain ikonik, dan makna emosional bagi penggemar. Salah satunya adalah seragam klub Liga Spanyol, Barcelona.
Menurut statistik AS, harga rata-rata jersey La Liga untuk musim 2025/26 adalah 86,73 euro. Villarreal adalah tim dengan harga terendah, hanya 68,9 euro. Barcelona, Atletico Madrid, Real Madrid, Valencia , dan Athletic Bilbao termasuk di antara tim-tim dengan harga jersey tertinggi di Spanyol.
Di level Eropa, jersey dasar tim-tim seperti Liverpool, PSG, Bayern, atau Milan berfluktuasi sekitar 100 euro. Manchester United dijual seharga 105 euro, sementara Napoli secara mengejutkan hanya dijual seharga 55 euro.
Saat ini, Barcelona adalah tim dengan jersey termahal di Eropa. Untuk memiliki jersey versi pemain Barcelona, penggemar harus merogoh kocek sebesar 164,99 euro, belum termasuk biaya cetak nama dan nomor punggung.
Selama hampir satu dekade, merek-merek olahraga besar telah membuat perbedaan yang jelas antara “versi penggemar” dan “versi pemain”. Versi pemain menggunakan material premium, lebih ringan, dan lebih mudah menyerap keringat, cocok untuk kompetisi tingkat atas. Sementara itu, versi penggemar lebih nyaman dan terjangkau.
Atletico Madrid sendiri memiliki tiga versi termasuk versi dasar (99,95 euro), “pertandingan” (hampir identik dengan kaus asli, 149,95 euro) dan pemain (174,95 euro), belum lagi opsi pencetakan yang dapat meningkatkan harga hingga 205 euro.
Jersey menjadi item fesyen yang semakin populer, membantu klub memperluas merek mereka dan meningkatkan pendapatan. Desain khusus seperti edisi penghormatan Kobe Bryant atau kolaborasi dengan artis seperti Coldplay, Rosalia, dan Drake meningkatkan nilai jersey secara signifikan.
Scr/Mashable

















