Bek tengah William Saliba dengan berani menyatakan bahwa Arsenal memiliki kemampuan untuk mengincar quadruple di musim 2025/26, mengingat The Gunners adalah kandidat juara di semua kompetisi.
Arsenal memasuki tahun 2026 dengan momentum dan ambisi sebagai tim penakluk. Saliba percaya bahwa kemunduran dalam perebutan gelar selama tiga musim terakhir telah menjadi katalis bagi pertumbuhan Arsenal, yang pada akhirnya membawa mereka memenangkan keempat trofi utama.
“Kami sudah berkali-kali hampir memenangkan gelar Liga Premier. Musim lalu, Arsenal juga mencapai semifinal Liga Champions dan Piala Carabao. Itu menunjukkan bahwa tim ini mampu menang di setiap kompetisi. Tetapi pada akhirnya, semuanya harus dibuktikan dengan trofi,” tegas bek tengah asal Prancis itu.
Tantangan Arsenal selanjutnya adalah pertandingan yang sangat dinantikan melawan Chelsea di semifinal Piala Carabao pada Januari 2026. Saliba tidak merahasiakan tekadnya: “Ketika karier berakhir, yang diingat orang adalah trofi. Piala Carabao sama berharganya dengan trofi lainnya dan kami ingin memenangkannya.”
Tim dari Emirates Stadium akan mengakhiri tahun 2025 dengan memimpin Liga Premier dan mengamankan tempat di semifinal Piala Carabao. Arsenal saat ini tetap berada di puncak klasemen, meskipun mendapat tekanan hebat dari Manchester City. Prospek untuk mengakhiri paceklik gelar Liga Premier mereka yang telah berlangsung lebih dari dua dekade, sejak tahun 2004, semakin jelas.
Terlepas dari antusiasme di ruang ganti, Saliba mendesak seluruh tim untuk tetap rendah hati. Menurutnya, Arsenal perlu mempertahankan fokus maksimal karena dalam sepak bola, situasi dapat berubah dengan sangat cepat. Dengan skuad yang diharapkan sepenuhnya fit pada Januari 2026, The Gunners sedang memupuk mimpi untuk mewujudkan ambisi bersejarah menjadi kenyataan.
Apakah Saat Ini Arsenal Tim Terbaik di Dunia?
Arsenal asuhan Mikel Arteta mengakhiri tahun 2025 dengan hasil yang mengesankan.
Meskipun menghadapi banyak kesulitan, mengalahkan Crystal Palace melalui adu penalti untuk melaju ke semifinal Piala Liga, akhir pekan lalu, tim Arteta menang 1-0 melawan Everton dalam pertandingan terakhir Liga iNGGRIS sebelum liburan Natal. Kemenangan ini memberi “The Gunners” tiga poin penuh, memungkinkan mereka merebut kembali posisi puncak di Liga Premier, mengungguli rival mereka Manchester City.
Menurut penilaian terbaru dari Opta Analyst , portal statistik dan analisis data sepak bola terkemuka di dunia, Arsenal saat ini menduduki peringkat nomor satu di dunia. Tim bermarkas di Emirates Stadium ini tidak hanya memimpin Liga Premier dalam hal performa, tetapi juga menerima skor tertinggi dari Opta untuk potensi performa mereka dan prospek mereka untuk melaju lebih jauh di Liga Champions musim ini.
Setelah Arsenal, di posisi 5 besar ada Bayern Munich, Man City, PSG, dan Barcelona. Sementara itu, juara Premier League musim lalu, Liverpool, hanya berada di posisi keenam.
Ini adalah kali kelima dalam sejarah Arsenal memasuki jeda Natal di posisi pertama Liga Inggris. Namun, masa lalu telah memberikan kecemasan yang cukup besar bagi para penggemar “The Gunners”. Pada empat kesempatan sebelumnya, Arsenal gagal mempertahankan keunggulan mereka dan mengamankan gelar di akhir musim.
Meskipun demikian, statistik keseluruhan memberikan sedikit kepastian bagi para penggemar Arsenal. Di era Premier League, 17 dari 33 tim yang berada di puncak klasemen pada saat Natal berhasil memenangkan gelar liga di akhir musim, dengan tingkat keberhasilan 51,5%.
Jika melihat sejarah yang lebih luas dari liga utama Inggris selama 126 musim, angka ini masih berada di angka 44,4%, cukup untuk memberi Arsenal alasan untuk berharap.
Di bawah kepemimpinan Arteta, Arsenal memiliki gaya bermain yang terorganisir dengan baik, pertahanan yang solid, dan kontrol permainan yang semakin meningkat. Yang perlu ditingkatkan oleh The Gunners adalah konsistensi di momen-momen krusial.
Scr/Mashable
















