Federasi Sepak Bola Argentina Diselidiki FBI, Roy Keane Bela Lionel Messi dan Argentina

09.07.2026
Federasi Sepak Bola Argentina Diselidiki FBI, Roy Keane Bela Lionel Messi dan Argentina
Federasi Sepak Bola Argentina Diselidiki FBI, Roy Keane Bela Lionel Messi dan Argentina

FBI Selidiki Dugaan Kejanggalan Piala Dunia 2026 menjadi salah satu isu yang paling banyak diperbincangkan menjelang babak perempat final turnamen.

Sorotan tidak hanya mengarah pada kontroversi kepemimpinan wasit dalam pertandingan Argentina vs Mesir, tetapi juga kepada Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) yang dilaporkan tengah diperiksa dalam penyelidikan terpisah oleh Federal Bureau of Investigation (FBI) dan jaksa federal Amerika Serikat.

Meski sama-sama melibatkan Argentina, kontroversi wasit Piala Dunia 2026 dan penyelidikan terhadap AFA merupakan dua perkara yang berbeda.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang mengaitkan investigasi keuangan terhadap AFA dengan hasil pertandingan Argentina di Piala Dunia 2026.

FBI Selidiki Piala Dunia 2026, Kontroversi Wasit Argentina vs Mesir Jadi Sorotan

Kontroversi bermula usai kemenangan dramatis Argentina atas Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Mesir melontarkan protes keras setelah beberapa keputusan wasit dinilai menguntungkan Argentina. Salah satu momen paling diperdebatkan terjadi ketika gol Mostafa Ziko dianulir VAR akibat pelanggaran dalam proses build-up yang terjadi jauh sebelum gol tercipta.

Pada menit-menit akhir pertandingan, Mesir juga meminta hadiah penalti setelah Mohamed Salah terjatuh di kotak penalti dan Hamdy Fathy mengklaim ditarik oleh Alexis Mac Allister. Namun wasit memilih melanjutkan permainan tanpa melakukan tinjauan VAR.

Tak lama setelah insiden tersebut, Argentina melancarkan serangan balik cepat yang berujung gol kemenangan Enzo Fernández pada menit ke-92.

Kontroversi itu memicu berbagai spekulasi di media sosial, termasuk munculnya klaim mengenai FBI Selidiki Dugaan Kejanggalan Piala Dunia 2026. Namun, berdasarkan sumber yang tersedia, belum ada pernyataan resmi dari FBI maupun FIFA yang menyebut adanya penyelidikan terhadap keputusan wasit dalam pertandingan Argentina kontra Mesir.

FBI Selidiki Federasi Argentina dalam Kasus Dugaan Pencucian Uang

Di saat kontroversi pertandingan masih menjadi perbincangan, Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) juga menghadapi sorotan setelah dilaporkan masuk dalam pemeriksaan FBI dan jaksa federal Amerika Serikat.

Menurut laporan Miami New Times, penyelidikan tersebut berkaitan dengan dugaan pencucian uang dan penipuan bank melalui transaksi senilai lebih dari USD 300 juta atau sekitar Rp5,5 triliun.

Jaksa federal di Florida Selatan disebut sedang menelusuri aliran dana yang melewati perusahaan berbasis Florida, TourProdEnter LLC, yang diketahui menangani berbagai aktivitas komersial AFA di Amerika Serikat, termasuk pengelolaan pendapatan sponsor serta hak siar media.

Dana yang menjadi perhatian penyidik disebut mengalir melalui sejumlah institusi keuangan besar di Amerika Serikat, seperti Citibank, Bank of America, JPMorgan, dan PNC Bank.

Namun hingga kini, penyelidikan masih berada pada tahap awal. Belum ada dakwaan resmi, penangkapan, maupun pernyataan dari aparat penegak hukum yang menyebut bahwa AFA atau pejabat federasi terbukti melakukan pelanggaran hukum.

Nama Claudio Tapia Ikut Menjadi Perhatian

Di tengah penyelidikan tersebut, nama Presiden AFA Claudio “Chiqui” Tapia turut menjadi sorotan dalam berbagai laporan media.

Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat konfirmasi resmi bahwa Tapia menghadapi tuduhan pidana secara pribadi. Otoritas Amerika Serikat juga belum mengumumkan adanya status hukum tertentu terhadap pimpinan federasi sepak bola Argentina tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena muncul saat Timnas Argentina masih berjuang mempertahankan gelar juara di Piala Dunia 2026.

AFA Pernah Terseret Kasus Keuangan Sebelumnya

Ini bukan kali pertama AFA dikaitkan dengan dugaan pelanggaran keuangan.

Pada Desember 2025, aparat kepolisian Argentina dilaporkan pernah menggeledah kantor AFA serta sejumlah klub sepak bola dalam penyelidikan dugaan pencucian uang dan penggelapan pajak yang berkaitan dengan perusahaan Sur Finanzas.

Meski demikian, proses hukum dalam kasus tersebut juga masih terus berjalan dan belum menghasilkan putusan yang berkekuatan hukum tetap.

Roy Keane Bela Lionel Messi dan Argentina

Di tengah polemik mengenai pertandingan melawan Mesir, mantan kapten Manchester United Roy Keane memberikan dukungan kepada Lionel Messi dan Argentina.

Dikutip dari Yahoo Sport (09/07/26), Keane mengakui bahwa tim-tim besar terkadang memperoleh keuntungan dari keputusan wasit, tetapi menurutnya hal tersebut tidak boleh mengurangi pencapaian Argentina yang mampu bangkit dari ketertinggalan.

“Kadang-kadang tim besar memang terlihat mendapatkan keuntungan dari beberapa keputusan. Tetapi itu tidak boleh mengurangi apa yang telah dicapai Argentina ketika mereka hanya memiliki sekitar 10 hingga 11 menit tersisa,” ujar Keane.

Ia juga menilai kualitas skuad Argentina menjadi faktor utama di balik keberhasilan mereka membalikkan keadaan.

Hingga kini, belum ada bukti resmi yang menghubungkan investigasi keuangan terhadap AFA dengan dugaan kontroversi wasit di Piala Dunia 2026, sehingga kedua perkara tersebut harus dipandang sebagai proses yang berbeda.

Scr/Mashable





Don't Miss