Juventus kembali dikaitkan dengan talenta muda milik Parma pada bursa transfer musim panas ini. Siapa yang menyangka?
Seperti yang sudah bisa ditebak, negosiasi Si Nyonya Tua dengan Paris Saint-Germain (PSG) untuk memboyong Randal Kolo Muani sama sekali tidak berjalan mulus alias mandek. Di sisi lain, satu hal yang pasti adalah lini serang Juventus—khususnya di posisi nomor 9—bakal mengalami perombakan besar-besaran musim panas ini.
Situasi tersebut mengindikasikan bahwa Juventus kemungkinan besar harus berbelanja penyerang lain di luar target utama mereka, Kolo Muani. Lalu, siapakah sosok misterius tersebut?
Menurut jurnalis kawakan SportItalia, Gianluigi Longari dan Alfredo Pedulla, Juventus diam-diam telah memantau situasi striker Parma, Mateo Pellegrino.
Ya, Anda tidak salah baca. Ini merupakan obrolan kesekian kalinya antara manajemen Juventus dengan klub asal wilayah penghasil prosciutto terkenal tersebut.
Setelah sebelumnya merampungkan transfer Giovanni Daffara dan sempat berdiskusi soal kiper muda Zion Suzuki, Juventus kini juga menanyakan ketersediaan Pellegrino. Penyerang berusia 24 tahun kelahiran Spanyol berpaspor Argentina ini baru saja mendarat di Parma pada Februari 2025 lalu.
Sejauh ini, belum ada informasi mendalam mengenai seberapa jauh obrolan Juventus dengan Parma terkait Pellegrino. Laporan yang beredar menyebutkan bahwa kedua belah pihak belum masuk ke tahap negosiasi resmi.
Namun, situasi ini bisa berubah dengan sangat cepat. Juventus dipastikan berburu minimal satu striker tambahan lagi untuk menemani penyerang muda berusia 19 tahun, Jeff Ekhator, yang baru bergabung awal bulan ini.
Ditambah lagi, masa depan Jonathan David di Turin masih abu-abu. Setelah melewati musim debut yang sulit serta performa yang kurang mengesankan bersama timnas Kanada di Piala Dunia, Juventus sangat mungkin melepas David jika ada tawaran yang cocok.
Jika David hengkang, Bianconeri dipastikan akan mendatangkan lebih banyak striker baru.
Pellegrino sendiri baru saja melewati musim penuh yang cukup solid di Serie A. Ia sukses membukukan 9 gol dan 1 assist dalam hampir 3.000 menit bermain untuk Parma, di bawah asuhan manajer muda berusia 30 tahun, Carlos Cuesta.
Pertanyaan besarnya saat ini adalah: Apakah Pellegrino diproyeksikan untuk bermain bersama Kolo Muani, atau ia justru menjadi rencana cadangan jika negosiasi dengan PSG pada akhirnya menemui jalan buntu?
Satu hal yang pasti, Pellegrino adalah nama yang sangat menarik untuk disimak. Sebagai striker bertubuh jangkung dengan tinggi 193 cm namun tetap memiliki mobilitas yang tinggi, ia punya atribut yang disukai sepak bola modern. Seperti yang dikatakan Pedulla, Pellegrino “sangat diapresiasi” oleh Juventus.
Scr/Mashable














