Florentino Perez Kecam Perilaku Kylian Mbappe yang Berpacaran di Jam Kerja Real Madrid

06.05.2026
Florentino Perez Kecam Perilaku Kylian Mbappe yang Berpacaran di Jam Kerja Real Madrid
Florentino Perez Kecam Perilaku Kylian Mbappe yang Berpacaran di Jam Kerja Real Madrid

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dilaporkan tidak senang dengan perilaku striker Kylian Mbappe.

Foto-foto Mbappe saat berlibur di Italia bersama aktris Ester Exposito telah memicu kontroversi. Bukan hanya penggemar, tetapi bahkan manajemen Real Madrid dan beberapa anggota ruang ganti telah menyatakan ketidakpuasan atas apa yang mereka anggap sebagai kurangnya komitmen dari bintang Prancis tersebut.

Menurut SPORT, Florentino Perez telah meminta Mbappe untuk kembali ke pusat pelatihan Valdebebas minggu ini untuk pemeriksaan cedera. Ia berharap striker Prancis itu pulih tepat waktu untuk berpartisipasi dalam pertandingan “El Clásico” di Camp Nou pada 11 Mei.

Ini bukan kali pertama Mbappe menimbulkan kontroversi dengan meninggalkan tim selama pertandingan. Sebelumnya, ia pergi ke Paris untuk memeriksakan cedera lututnya, alih-alih sepenuhnya mempercayai tim medis klub.

Meskipun mencetak 41 gol dalam 41 pertandingan musim ini, pengaruh Mbappe di Bernabeu tetap kontroversial. Statistik menunjukkan bahwa Real Madrid hanya memenangkan 2 dari 8 pertandingan terakhir mereka ketika Mbappe bermain sebagai starter, sementara mereka memenangkan 6 dari 7 pertandingan tanpa striker Prancis tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius tentang perannya dalam permainan tim secara keseluruhan.

Musim 2025/26 berakhir dengan mengecewakan bagi Real Madrid. Tim terus tertinggal dalam perebutan gelar, sementara staf pelatih kurang stabil dan masalah internal muncul di ruang ganti. Para penggemar semakin tidak puas, percaya bahwa manajemen dan para pemain belum menunjukkan tekad yang cukup selama periode penting ini.

Mbappe Terlalu Terobsesi dengan Pacarnya, Sehingga Menjauhkan Diri dari Real Madrid

Dalam beberapa hari terakhir, Kylian Mbappe menjadi pusat kontroversi di Real Madrid karena liburannya dianggap menciptakan keretakan di ruang ganti tim.

Menurut media Spanyol, meskipun telah mendapat izin dari klub, perjalanan Mbappe ke Cagliari (Italia) bersama pacarnya, Ester Exposito, tetap memicu beragam reaksi. Terutama, striker Prancis itu kembali ke Madrid hanya 12 menit sebelum pertandingan antara Real Madrid dan Espanyol di putaran ke-34 La Liga dimulai pada pagi hari tanggal 4 Mei.

Sebelumnya, Mbappe mengalami cedera hamstring dalam pertandingan imbang melawan Real Betis dan diizinkan untuk beristirahat oleh tim medis. Pelatih Alvaro Arbeloa juga mengkonfirmasi bahwa sang pemain memiliki kebebasan selama masa pemulihannya. Namun, masalahnya terletak pada waktu dan durasi perjalanan tersebut.

Dengan Real Madrid yang terseok-seok dalam persaingan La Liga, tertinggal 11 poin dari Barcelona dan menghadapi risiko mengakhiri musim tanpa trofi, tindakan Mbappe dianggap tidak bijaksana. Surat kabar AS melaporkan bahwa kemunculannya yang sering di media sosial selama liburannya menyebabkan “kebingungan dan ketidaknyamanan” di dalam tim.

Sebagian orang berpendapat bahwa Mbappe seharusnya menjaga citra yang lebih tertutup selama periode sensitif ini. Liburannya sementara rekan-rekan setimnya fokus pada pertandingan diyakini telah menciptakan jarak tertentu di ruang ganti.

Sementara itu, Real Madrid tetap menang 2-0 berkat dua gol dari Vinicius. Setelah pertandingan, Jude Bellingham mengunggah foto seluruh tim di media sosial, sebuah tindakan yang oleh banyak orang dianggap sebagai penegasan semangat tim.

Real Madrid saat ini memiliki empat pertandingan tersisa dan akan menghadapi Barcelona di Camp Nou pada 11 Mei, sebuah pertandingan yang dapat sepenuhnya menentukan hasil musim ini. Dalam konteks ini, setiap tindakan Mbappe berada di bawah pengawasan ketat, karena tekanan di Bernabeu mencapai puncaknya.

Pada saat yang sama, media Spanyol mengungkapkan bahwa Mbappe dilaporkan tidak senang dengan banyak masalah internal di Real Madrid, yang menyebabkan musim 2025/26 yang mengecewakan bagi tim tersebut. Striker berusia 27 tahun itu mempertanyakan kompetensi pelatih Alvaro Arbeloa.

Mbappe telah mencetak 41 gol musim ini untuk “Los Blancos,” sebuah angka yang menunjukkan betapa besarnya pengaruh striker Prancis itu dalam tim yang saat ini sedang menghadapi ketidakstabilan. Namun, kepribadian sang pemenang Piala Dunia 2018 yang agak eksentrik itulah yang membuatnya menjadi sasaran kritik publik.

Scr/Mashable





Don't Miss