Masa depan Nathan Ake tidak pasti pada musim panas 2026. Sangat mungkin bek asal Belanda itu akan meninggalkan Manchester City.
Manchester City dilaporkan siap melepas bek serbaguna Nathan Ake dari Etihad musim panas ini. Para perantara aktif melakukan negosiasi, membuka peluang bagi sejumlah raksasa Serie A untuk mendapatkan bintang asal Belanda tersebut.
Menurut Tutto Mercato Web, agen Nathan Ake telah secara proaktif menghubungi AC Milan, Inter Milan, dan Juventus.
Manchester City bersedia menjual pemain ini dengan harga hanya 10 hingga 15 juta euro. Menerima kerugian yang signifikan dibandingkan nilai sebenarnya menunjukkan bahwa kubu biru Manchester ingin segera membebaskan ruang gaji untuk memberi ruang bagi target baru.
Sejak bergabung dengan Manchester City pada tahun 2020, Nathan Ake telah mencatatkan lebih dari 150 penampilan. Meskipun memiliki kemampuan bermain yang baik sebagai bek tengah maupun bek sayap, bintang asal Belanda ini bukan lagi prioritas dalam rencana staf pelatih musim ini.
Persaingan ketat di Etihad telah membuat Nathan Ake ingin hengkang agar bisa mendapatkan waktu bermain reguler dan mempertahankan kariernya di level tertinggi.
Di Italia, Inter Milan sangat membutuhkan pengganti bagi para pemain veteran seperti Francesco Acerbi dan Stefan de Vrij.
Sementara itu, AC Milan melihat Nathan Ake sebagai cara untuk memperkuat lini pertahanan mereka agar dapat mengejar persaingan gelar yang lebih berkelanjutan. Juventus memantau situasi ini dengan cermat, terutama dengan kemungkinan kepergian Gleison Bremer dari Stadion Allianz, yang memaksa mereka untuk segera mencari target yang berpengalaman.
Harga Nathan Ake yang relatif terjangkau, yaitu 10-15 juta euro, menjadikannya incaran banyak klub di bursa transfer. Kemungkinan bek ini pindah ke Serie A sangat tinggi, karena klub-klub besar Italia sedang mencari pemain berkualitas dengan harga yang wajar. Keputusan akhir akan bergantung pada tanggapan dari klub-klub dalam beberapa minggu mendatang.
AC Milan Paling Aktif Incar Nathan Ake
AC Milan memiliki peluang besar untuk mengamankan tanda tangan bek serbaguna Nathan Ake . Karena pemain internasional Belanda itu bukan lagi starter reguler di bawah Pep Guardiola, Direktur Olahraga Igli Tare sedang sibuk mempersiapkan perubahan spektakuler di bursa transfer musim panas 2026.
Nathan Ake, bek asal Belanda, sedang mengalami masa paling sulit sejak bergabung dengan Manchester City. Dulunya pemain favorit Pep Guardiola berkat keserbagunaan dan permainan cerdasnya, status Ake telah berubah drastis dalam beberapa bulan terakhir.
Penampilannya yang jarang di lapangan adalah bukti paling jelas bahwa kepercayaan sang ahli strategi asal Catalan terhadap Ake telah mencapai titik terendah. Dengan kontraknya yang akan berakhir pada tahun 2027, kepergiannya pada jendela transfer musim panas 2026 semakin mungkin terjadi, terutama karena banyak klub di Serie A dan di seluruh Eropa mulai mengantre untuk merekrutnya .
AC Milan, di bawah arahan Direktur Olahraga Igli Tare, telah mengidentifikasi Nathan Ake sebagai target utama untuk rencana penguatan lini pertahanan mereka. Bahkan, Rossoneri mendekati bek tersebut selama jendela transfer Januari. Namun, kendala anggaran mencegah klub San Siro untuk membujuk Manchester City agar melepasnya di tengah musim.
Kini, dengan semakin dekatnya musim panas 2026, situasinya telah bergeser menguntungkan tim Italia. Igli Tare percaya ini adalah momen yang tepat untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut . Keuntungan signifikan bagi Milan adalah hubungan dekat antara Igli Tare dan agensi Wasserman. Hubungan diplomatik yang kuat ini diharapkan menjadi kunci untuk mempercepat negosiasi dan mengamankan harga yang wajar bagi Milan.
Jika kesepakatan ini terwujud, Nathan Ake akan menjadi tambahan yang sangat berharga bagi skuad AC Milan. Pengalamannya yang luas selama bertahun-tahun bermain di Premier League, ditambah kemampuannya bermain bagus sebagai bek tengah maupun bek kiri, adalah persis apa yang dicari Milan.
Scr/Mashable















