Era keemasan Mohamed Salah di Liverpool tampaknya segera berakhir. Menatap masa depan tanpa sang bintang asal Mesir, manajemen The Reds kini gencar berburu penyerang baru. Nama winger lincah Athletic Bilbao, Nico Williams, mendadak mencuat sebagai kandidat terkuat untuk menjadi suksesor Salah di Anfield.
Melansir laporan dari El Nacional, jajaran petinggi Liverpool telah memasukkan nama pemain sayap timnas Spanyol tersebut ke dalam radar transfer utama mereka. Langkah agresif ini diambil sebagai bagian dari rencana besar rekonstruksi lini serang Liverpool, menyusul spekulasi kuat bahwa kebersamaan Salah dan The Reds akan selesai dalam waktu dekat setelah bertahun-tahun mengukir sejarah bersama.
Manajemen Liverpool sangat sadar bahwa menggantikan figur sebesar Mohamed Salah bukanlah perkara mudah. Mereka tidak sekadar mencari pemain yang pandai mencetak gol.
Klub raksasa Merseyside tersebut membutuhkan sosok penyerang yang diberkahi kecepatan tinggi, kemampuan menciptakan momentum tak terduga (faktor pembeda), serta cocok dengan gaya permainan sepak bola modern dengan intensitas tinggi yang selama ini menjadi identitas klub.
Berdasarkan kriteria ketat tersebut, profil Nico Williams dinilai menjadi jawaban yang paling tepat.
Bintang muda kelahiran tahun 2002 ini memang terus mencuri perhatian di panggung La Liga bersama Athletic Bilbao. Williams dikenal memiliki akselerasi yang meledak-ledak, kemampuan dribel di atas rata-rata, serta keahlian menusuk dari sektor sayap yang kerap mengoyak pertahanan lawan.
Performa impresifnya tidak hanya tersaji di level klub, tetapi juga membuatnya semakin mapan sebagai pilar utama di lini depan tim nasional Spanyol.
Ketertarikan serius Liverpool terhadap Williams menjadi sinyal kuat bahwa klub asal Merseyside ini mulai bersiap menghadapi era “Post-Salah”. Setelah bertahun-tahun sangat bergantung pada ketajaman dan pengaruh besar kapten timnas Mesir tersebut, Liverpool paham betul bahwa mereka harus bergerak cepat membangun fondasi jangka panjang demi menjaga regenerasi skuad.
Namun, mengamankan tanda tangan Williams dipastikan tidak akan berjalan mudah. Liverpool harus siap menghadapi jalan terjal.
Winger berusia 23 tahun ini tengah menjadi komoditas panas dan dipantau oleh deretan klub raksasa Eropa lainnya. Di sisi lain, Athletic Bilbao juga dikenal sebagai klub yang keras kepala dan dipastikan akan sekuat tenaga mempertahankan salah satu aset paling berharga di skuat mereka tersebut.
Pemain sayap andalan Spanyol ini saat ini memiliki nilai pasar (market value) di kisaran 65 juta Euro. Sepanjang bergulirnya musim 2025/2026, Nico Williams tercatat tampil cukup produktif dengan membukukan 6 gol dan 3 assist dari 25 penampilan bersama Athletic Bilbao di semua kompetisi.
Liverpool Bidik ‘Permata Hitam’ Bundesliga Senilai Rp2 Triliun
Selain Nico Williams, Liverpool juga dilaporkan menjadikan winger muda RB Leipzig, Yan Diomande, sebagai buruan mereka pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, langkah The Reds dipastikan tidak akan mudah karena Leipzig mematok harga selangit.
Berdasarkan laporan yang beredar, tim pemandu bakat Liverpool telah memantau ketat performa pemain berkebangsaan Pantai Gading tersebut sepanjang musim 2025/2026. Sadar aset berharganya sedang diincar klub raksasa, RB Leipzig langsung memasang pagar tinggi. Klub Bundesliga itu dilaporkan hanya mau membuka pintu negosiasi jika ada klub yang berani membayar lebih dari 100 juta euro (sekitar Rp2 triliun).
Nilai pasar Diomande yang meroket bukan tanpa alasan. Pemain berusia 19 tahun itu baru saja menjalani musim yang luar biasa di Bundesliga 2025/2026.
Sepanjang musim, ia sukses membukukan 12 gol dan 8 assist, sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pemain ofensif paling menjanjikan di kompetisi tertinggi Jerman.
Diomande dikenal memiliki kecepatan yang eksplosif, kemampuan dribel yang mumpuni, serta visi bermain yang sangat direct (langsung menusuk ke jantung pertahanan). Karakteristik inilah yang membuat tim pemandu bakat Liverpool menilai Diomande sangat cocok dengan atmosfer kompetisi Premier League yang mengandalkan fisik dan kecepatan.
Ia diproyeksikan menjadi suksesor jangka panjang untuk mengisi pos sayap kanan yang selama bertahun-tahun dikuasai Salah.
Meski Liverpool kepincut berat, transfer ini diprediksi berjalan alot. RB Leipzig saat ini tengah bergerak cepat untuk memagari Diomande dengan tawaran kontrak baru yang disertai kenaikan gaji signifikan.
Terlebih lagi, klub Jerman tersebut sama sekali tidak berada dalam tekanan untuk menjual sang pemain, mengingat Diomande masih terikat kontrak jangka panjang hingga tahun 2030.
Di sisi lain, Diomande sendiri memilih untuk tetap membumi dan tidak ambil pusing dengan segala rumor yang mengaitkan namanya dengan publik Anfield.
Scr/Mashable
















