Mengapa Wasit Tetap Sahkan Penalti Kontroversial Lamine Yamal di Laga Prancis vs Spanyol?

15.07.2026
Mengapa Wasit Tetap Sahkan Penalti Kontroversial Lamine Yamal di Laga Prancis vs Spanyol?
Mengapa Wasit Tetap Sahkan Penalti Kontroversial Lamine Yamal di Laga Prancis vs Spanyol?

Duel panas Prancis vs Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan pertarungan dua raksasa sepak bola Eropa, tetapi juga memunculkan kontroversi yang memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola dunia. Sorotan utama tertuju pada keputusan wasit memberikan penalti kepada Spanyol setelah insiden yang melibatkan bintang muda mereka, Lamine Yamal.

Keputusan tersebut menjadi titik balik pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk La Roja sekaligus memastikan langkah mereka ke partai puncak Piala Dunia.

Insiden terjadi pada menit ke-22 ketika Lamine Yamal berusaha menguasai bola di dalam kotak terlarang Prancis. Dalam perebutan bola tersebut, bek kiri Les Bleus, Lucas Digne, terlambat melakukan sapuan dan justru mengenai paha pemain Barcelona tersebut.

Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih sebagai tanda pelanggaran. Namun, keputusan itu langsung diprotes para pemain Prancis yang menilai bola sempat menyentuh tangan Yamal sebelum kontak terjadi.

Protes semakin memanas setelah tayangan ulang memperlihatkan bola mengenai bagian siku pemain berusia 19 tahun tersebut saat berusaha mengontrol bola. Meski demikian, pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR) tidak mengubah keputusan awal wasit dan penalti tetap diberikan kepada Spanyol.

Mikel Oyarzabal yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Penyerang Real Sociedad itu sukses menaklukkan Mike Maignan melalui tendangan keras yang mengarah ke sudut gawang dan membawa Spanyol unggul 1-0.

Mengapa Penalti Tetap Dinyatakan Sah?

Kontroversi dalam laga Prancis vs Spanyol berpusat pada dugaan handball yang dilakukan Lamine Yamal sebelum pelanggaran terjadi. Namun, berdasarkan regulasi FIFA, sentuhan bola pada bagian lengan yang menempel pada tubuh tidak dapat dikategorikan sebagai handball.

Selain itu, posisi tubuh Yamal dinilai masih alami dan tidak berusaha memperbesar area tubuh secara sengaja untuk mendapatkan keuntungan dalam duel tersebut.

Dengan demikian, satu-satunya pelanggaran yang dianggap terjadi dalam situasi itu adalah kontak dari Lucas Digne yang menendang paha Yamal di area berbahaya.

Keputusan wasit untuk mempertahankan hadiah penalti pun dinilai sudah sesuai dengan aturan permainan yang berlaku.

Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia

Gol dari titik putih memberikan momentum penting bagi La Roja untuk mengendalikan jalannya pertandingan semifinal Piala Dunia tersebut.

Keunggulan Spanyol bertambah pada babak kedua melalui Pedro Porro yang berhasil menyelesaikan kombinasi apik bersama Dani Olmo sebelum menaklukkan Mike Maignan untuk kedua kalinya.

Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan dan memastikan Spanyol melangkah ke final Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka.

Sementara itu, kekalahan ini mengakhiri perjalanan Prancis yang sebelumnya digadang-gadang sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia.

Terlepas dari hasil akhir pertandingan, kontroversi penalti yang melibatkan Lamine Yamal dipastikan akan terus menjadi bahan perdebatan para pecinta sepak bola dalam beberapa waktu ke depan.

Scr/Mashable





Don't Miss