Robot Tiongkok Membuat Sensasi dengan Pertunjukan Barongsai di Depan Camp Nou

27.02.2026
Robot Tiongkok Membuat Sensasi dengan Pertunjukan Barongsai di Depan Camp Nou
Robot Tiongkok Membuat Sensasi dengan Pertunjukan Barongsai di Depan Camp Nou

Pertunjukan robot dari Tiongkok menjadi sorotan utama di Spotify Camp Nou saat Barcelona merayakan Tahun Kuda 2026.

Robot-robot buatan Tiongkok sedang menjadi sensasi global dan baru-baru ini muncul di stadion Spotify Camp Nou. Sebelum pertandingan La Liga Barcelona melawan Levante pada pagi hari tanggal 23 Februari, stadion legendaris itu menjadi tempat yang meriah karena klub tersebut mengadakan acara untuk merayakan Tahun Kuda, yang dimulai pada tanggal 17 Februari, dengan slogan “Membangun Masa Depan”.

Puncak acara tersebut adalah pertunjukan robot-robot canggih. Mesin-mesin cerdas ini bergerak lincah, berinteraksi dengan penonton, dan menciptakan suasana yang meriah di luar stadion. Penampilan robot-robot tersebut tidak hanya menghibur tetapi juga menunjukkan kemajuan teknologi yang menyebar dengan cepat dari Tiongkok ke seluruh dunia.

Selain itu, Penya Blaugrana Dracs Units, sebuah klub penggemar yang didirikan oleh komunitas Tionghoa di Catalonia, terus memainkan peran utama dalam menciptakan suasana sebelum pertandingan. CAT juga ikut berpartisipasi, memberikan pertunjukan yang menghibur dan berinteraksi dengan penonton di tribun.

Musik dan tari merupakan bagian tak terpisahkan dari festival ini. Para penggemar menikmati kuliner Tiongkok otentik sebelum menyaksikan tarian singa dan naga tradisional.

Selama jeda pertandingan, penampilan DJ terus menghibur para penonton. Konsul Jenderal Tiongkok di Barcelona, ​​Ibu Yuhong Meng, hadir di tribun VIP untuk menyaksikan acara tersebut.

Di lapangan, para pemain Barcelona turun ke lapangan mengenakan jersey dengan nama mereka tercetak dalam aksara Tiongkok. Mereka diiringi oleh anak-anak dari Unit Penya Blaugrana Dracs. Semua ini menciptakan perayaan budaya dan teknologi yang meriah, di mana robot-robot Tiongkok menjadi sorotan khusus selama perayaan Tahun Kuda di Camp Nou.

Sejarah Tercipta Pada Hari Ketika Barcelona Merebut Posisi Puncak dari Real Madrid

Barcelona mengalahkan Levante 3-0 pada pekan ke-25, sehingga merebut posisi puncak klasemen La Liga dari Real Madrid, Minggu 22 Februari 2026 malam WIB.

Termasuk kemenangan telak ini, Barcelona kini telah mengalahkan Levante 16 kali berturut-turut di Camp Nou. Menurut Opta , ini adalah rekor kemenangan beruntun terpanjang oleh sebuah klub melawan satu lawan di kandang sendiri dalam sejarah La Liga .

Tiga poin di kandang membantu tim asuhan Hansi Flick merebut kembali posisi puncak di La Liga, unggul satu poin dari Real Madrid. Perebutan gelar juara diprediksi akan seru hingga putaran terakhir, karena kedua raksasa sepak bola Spanyol ini masih akan berhadapan langsung di bulan Mei.

Pertandingan hampir saja dimulai dengan buruk bagi tim tuan rumah di Camp Nou ketika Carlos Alvarez memiliki kesempatan untuk mencetak gol hanya setelah 30 detik, tetapi Joan Garcia melakukan penyelamatan tepat waktu.

Setelah lolos dari situasi berbahaya, Barça dengan cepat mengambil alih kendali permainan. Pada menit keempat, Marc Bernal membuka skor dengan penyelesaian apik dari umpan rendah Eric Garcia. Tim tuan rumah terus menciptakan serangkaian peluang saat Raphinha dan Robert Lewandowski sama-sama menguji kiper Mathew Ryan, tetapi tidak mampu menggandakan keunggulan.

Levante juga sempat memberikan perlawanan, terutama melalui tendangan Jon Ander Olasagasti, tetapi tendangan itu tidak cukup tajam untuk mengalahkan kiper tim tuan rumah. Sementara itu, Joao Cancelo bermain luar biasa di sayap kanan dan dialah yang memberikan assist untuk tendangan voli akurat Frenkie de Jong yang membuat skor menjadi 2-0.

Di babak kedua, Barcelona terus memberikan tekanan tanpa henti. Eric Garcia dan Raphinha berulang kali mengancam gawang tim tamu sebelum Fermin Lopez memastikan kemenangan dengan tendangan jarak jauh yang spektakuler di menit ke-81, sehingga total golnya musim ini menjadi 11.

Kekalahan ini membuat Levante semakin terpuruk di posisi ke-19 dan menghadapi risiko degradasi setelah kekalahan keempat berturut-turut.

Scr/Mashable





Don't Miss