Manchester United (MU) sebenarnya menatap musim baru dengan optimisme tinggi setelah berhasil finis di posisi tiga besar Liga Inggris 2025/2026. Namun, Setan Merah kini justru dibayângi skenario terburuk di bursa transfer jika manajemen tidak bergerak cepat mendepak para pemain yang sudah tidak masuk dalam rencana klub.
Dua nama yang kini menjadi pemicu sakit kepala bagi manajemen Old Trafford adalah Marcus Rashford dan Andre Onana. Jika masa depan keduanya tidak segera selesai, mereka berpotensi menjadi “bom waktu” yang merusak kondusivitas tim.
Fokus utama saat ini tertuju pada Marcus Rashford. Barcelona yang meminjamnya musim lalu, hingga kini belum juga mengaktifkan klausul pembelian permanen senilai €30 juta.
Jika kesepakatan ini tidak rampung sebelum sesi latihan pramusim dimulai, Rashford mau tidak mau harus kembali ke Carrington untuk bergabung dengan skuad utama. Situasi inilah yang ingin dihindari mati-matian oleh manajemen Manchester United.
Publik tentu belum lupa dengan kekacauan musim panas lalu. Saat itu, Man United terpaksa membentuk kelompok latihan terpisah—yang dijuluki media sebagai “Bomb Squad”—khusus untuk menampung para pemain yang diasingkan.
Keberadaan kelompok ini terus-menerus digoreng oleh media Inggris, melahirkan sentimen negatif, dan membuyarkan fokus tim sebelum kompetisi dimulai.
Andre Onana Jadi Beban Berikunya
Nasib serupa juga dialami oleh Andre Onana. Setelah menghabiskan masa pinjaman di Liga Turki, kiper asal Kamerun ini dipastikan sudah tidak punya masa depan lagi di Old Trafford.
Pelatih Michael Carrick telah menunjuk Senne Lammens sebagai penjaga gawang nomor satu Manchester United saat ini. Meski sudah tidak diinginkan, Onana tetap harus melapor dan ikut latihan pramusim jika Man United gagal menemukan klub baru yang mau menampungnya dalam waktu dekat.
Kedatangan para pemain yang sudah “dibuang” ini dikhawatirkan akan membuat atmosfer ruang ganti menjadi canggung dan rumit. Hal ini jelas akan mengganggu fokus dan persiapan taktis yang sedang dibangun Michael Carrick.
Tekanan Gaji dan Media
Selain merusak keharmonisan tim secara teknis, bertahannya pemain-pemain tak terpakai ini akan membuat struktur gaji Manchester United membengkak. Carrick juga dipastikan akan terus dihujani pertanyaan menyudutkan oleh jurnalis dalam setiap sesi konferensi pers.
Oleh karena itu, prioritas utama INEOS di bursa transfer musim panas ini bukan sekadar jor-joran membeli bintang baru. Tugas paling krusial mereka saat ini adalah bersih-bersih skuad dan mendepak para pemain surplus secepat mungkin demi menjaga stabilitas tim.
Manchester United Sodor Rp1,6 Triliun untuk Aurelien Tchouameni
Manchester United mulai bergerak cepat di bursa transfer. Demi merombak lini tengah mereka, raksasa Premier League tersebut kini menjadikan bintang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, sebagai target buruan utama.
Melansir laporan dari Fichajes, Manchester United menilai Tchouameni sebagai sosok ideal untuk menjadi motor serangan sekaligus jangkar baru di Old Trafford. Demi memuluskan rencana tersebut, manajemen The Red Devils dikabarkan siap melayangkan proposal penawaran fantastis senilai 80 juta euro (sekitar Rp1,6 triliun) kepada Real Madrid.
Sejak diboyong Real Madrid dari AS Monaco, gelandang asal Prancis tersebut terus membuktikan kualitasnya. Di usia yang menginjak 26 tahun, Tchouameni dikenal sebagai gelandang modern yang komplet. Ia memiliki kemampuan intersep yang cerdas, duel fisik yang kokoh, serta ketahanan tubuh yang luar biasa—modal yang dinilai sangat pas untuk menghadapi keras dan cepatnya kompetisi Liga Inggris.
Meski punya dana segar, ambisi Setan Merah dipastikan tidak akan berjalan mudah. Faktor pertama datang dari internal Los Blancos.
Calon pelatih anyar Real Madrid, Jose Mourinho, disebut-sebut masih ingin mempertahankan Tchouameni di dalam skuadnya untuk musim depan.
Selain itu, pakar transfer terkemuka Fabrizio Romano membeberkan ganjalan lain. Menurutnya, rintangan terbesar MU bukan cuma soal menebus nilai transfer ke Real Madrid, melainkan tuntutan gaji Tchouameni yang sangat tinggi.
Manajemen Manchester United harus memutar otak dan berhitung dengan cermat agar kedatangan sang pemain tidak merusak struktur upah yang ada di ruang ganti saat ini.
Walau diterpa banyak tantangan, Manchester United tetap percaya diri. Berbekal tiket kembali ke Liga Champions, kubu Setan Merah yakin daya tarik Old Trafford masih sangat kuat untuk memikat pemain top dunia.
Pihak klub kabarnya siap menggaransi satu tempat utama dan peran sebagai pemimpin baru di lini tengah bagi Tchouameni. Jika transfer ini berhasil terwujud, kedatangan Tchouameni diyakini akan menjadi perekrutan krusial yang menandai era kebangkitan baru Manchester United.
Scr/Mashable
















