Wayne Rooney Akui Jatuh Hati dengan Gaya Main Arsenal

10.03.2026
Wayne Rooney Akui Jatuh Hati dengan Gaya Main Arsenal
Wayne Rooney Akui Jatuh Hati dengan Gaya Main Arsenal

Wayne Rooney angkat bicara untuk membela Arsenal di tengah gelombang kritik yang ditujukan pada gaya bermain tim tersebut.

Arsenal memimpin klasemen Premier League dengan selisih tujuh poin. Namun, klub London Utara ini menghadapi beragam opini dari penggemar, pelatih, dan pakar karena mereka sering mencetak gol dari bola mati.

Musim ini, Arsenal telah mencetak 59 gol di Liga Inggris, dengan 22 di antaranya berasal dari bola mati, termasuk 16 dari tendangan sudut. Gaya menyerang ini membuat banyak lawan percaya bahwa tim asuhan Mikel Arteta memanfaatkan celah di pertahanan mereka untuk mendapatkan keuntungan di area penalti.

Namun, mantan penyerang Manchester United ity percaya bahwa mengkritik Arsenal adalah tidak adil.

“Sepak bola memiliki banyak pendekatan berbeda. Man City pernah memiliki periode yang sangat bagus, begitu pula Manchester United saya. Arsenal saat ini memiliki keseimbangan yang baik, memiliki banyak pemain yang dapat mencetak gol, bertahan dengan solid, dan sangat sulit dikalahkan. Saya sangat menikmati menonton mereka bermain,” kata Rooney di BBC.

Sebagian orang berpendapat bahwa Arsenal terlalu bergantung pada bola mati. Namun, Rooney menekankan: “Jika lawan tidak cukup cerdas atau tidak memiliki pemain yang tepat untuk menghadapinya, mengapa Arsenal tidak boleh terus melakukannya? Jika saya adalah Arteta, saya akan memanfaatkan bola mati lebih banyak lagi.”

Ketika mantan manajer Alan Pardew menyatakan bahwa gelar juara Arsenal, jika terwujud, akan “kurang indah,” Rooney membalas dengan mengingatkan bahwa gelar Liga Premier terakhir Manchester United juga tidak terlalu meyakinkan, tetapi sejarah hanya mengakui tim yang memenangkan gelar.

Pekan ini, Arsenal akan memasuki fase krusial musim ini saat mereka bertandang menghadapi Bayer Leverkusen di babak 16 besar Liga Champions, sebelum kembali ke Liga Premier untuk bermain melawan Everton. Ini dianggap sebagai periode penting yang akan menentukan ambisi The Gunners untuk memenangkan gelar.

Evra Dukung Arsenal Juara Liga Inggris

Mantan bek Manchester United, Patrice Evra, yakin Arsenal memiliki kemampuan untuk memenangkan Liga Inggris musim ini.

Evra yakin Arsenal memiliki peluang besar untuk mengakhiri paceklik gelar Liga Premier mereka , meskipun ia juga mengakui bahwa tim asuhan Mikel Arteta masih bisa kehilangan keunggulan mereka di tahap akhir musim yang krusial.

Evra menghabiskan delapan tahun bermain untuk Manchester United dan secara langsung mengalami persaingan sengit antara kedua klub di sepak bola Inggris. Selama periode itu, MU berulang kali mencegah Arsenal memenangkan gelar-gelar besar, terutama dalam perebutan gelar juara liga.

Hampir dua dekade telah berlalu sejak Arsenal terakhir kali memenangkan Liga Premier. Oleh karena itu, musim ini dipandang sebagai kesempatan langka bagi klub London Utara tersebut untuk mengakhiri penantian panjang ini.

Para penggemar Arsenal berharap tim Arteta dapat memanfaatkan periode saat ini ketika rival besar mereka, terutama Manchester City, sedang mengalami masa-masa inkonsistensi.

Menurut Evra, Arsenal memiliki kualitas skuad yang cukup untuk melaju hingga akhir kompetisi. Namun, ia percaya bahwa tekanan psikologis di tahap akhir bisa menjadi tantangan terbesar bagi The Gunners.

“Saya ingin Arsenal memenangkan gelar, saya hanya berharap mereka tidak menyerah lagi. Orang-orang menyukai lelucon yang pernah saya buat bahwa mereka seperti Netflix karena selalu harus menunggu hingga musim berikutnya. Ayo Arsenal, kalian bisa melakukannya tahun ini. Tapi saya tidak akan terkejut jika mereka membiarkan kesempatan itu lepas lagi,” kata Evra kepada media Inggris.

Kehati-hatian Evra beralasan. Arsenal berada dalam posisi yang menguntungkan, tetapi persaingan perebutan gelar Liga Inggris selalu sengit. Hanya satu periode kelengahan saja dapat menyebabkan semua keuntungan hilang.

Bagi para penggemar Arsenal, hal terpenting saat ini adalah tim mampu menjaga konsistensi dan ketenangan di setiap pertandingan yang tersisa. Jika mereka mampu melakukan itu, “The Gunners” bisa saja mengakhiri penantian 20 tahun mereka dengan gelar juara yang bersejarah.

Scr/Mashable





Don't Miss