Raksasa Premier League, Chelsea, dilaporkan sedang menyusun rencana untuk mendatangkan bintang Leeds United, Gabriel Gudmundsson. Langkah ini diambil demi memburu sosok pengganti sepadan setelah kepergian Marc Cucurella.
Bulan lalu, Cucurella resmi merampungkan transfer senilai £51,8 juta (sekitar Rp1,24 triliun) ke Real Madrid. Kehilangan bek asal Spanyol tersebut membuat opsi The Blues di sektor bek kiri menipis, hingga memaksa manajemen bergerak cepat di bursa transfer.
Target utama mereka kini mengarah pada Gudmundsson. Bek kiri Leeds United tersebut tampil luar biasa pada musim debutnya di Premier League setelah diboyong dari Lille musim panas lalu.
Performa impresifnya langsung menarik perhatian tim pemandu bakat Chelsea.
Mantan Kepala Pemandu Bakat Manchester United, Mick Brown, mengungkapkan kepada Football Insider bahwa manajer Chelsea, Xabi Alonso, merasa “frustrasi” dengan keputusan klub menjual Cucurella. Oleh karena itu, Alonso kini sangat berambisi untuk mendatangkan suksesor di posisi tersebut.
Gudmundsson menjadi salah satu nama teratas dalam radar sang manajer. Kini, Chelsea bersiap melayangkan tawaran demi menguji keteguhan iman Leeds United agar mau melepas salah satu aset terbaiknya tersebut.
Pemain berusia 27 tahun itu tidak hanya tampil solid di Elland Road sepanjang musim lalu, tetapi juga sukses mencuri perhatian lewat penampilan impresifnya di ajang Piala Dunia. Rekam jejak inilah yang membuat Alonso kepincut.
Akankah Chelsea Benar-benar Menawar Gabriel Gudmundsson?
Pihak Leeds United sendiri sudah bersiap menghadapi banjir tawaran untuk Gudmundsson. Mereka sadar betul bahwa ketertarikan terhadap bek internasional Swedia tersebut terus meningkat.
Chelsea diyakini menjadi salah satu dari beberapa klub yang intens memantau situasi Gudmundsson. Rencana pendekatan pun sedang dimatangkan untuk melihat sejauh mana Leeds mampu mempertahankan sang pemain.
Meski nama Gudmundsson masuk dalam daftar belanja, belum diketahui secara pasti berada di urutan berapa prioritas sang pemain dibanding target bek kiri Chelsea lainnya. Namun yang pasti, ia adalah opsi nyata bagi Alonso.
“Xabi Alonso sangat frustrasi dengan kepergian Cucurella, dia sebenarnya tidak ingin pemain itu pergi,” ujar Mick Brown.
“Namun, manajemen Chelsea menilai penjualan itu adalah keputusan yang tepat. Akibatnya, sekarang mereka terpaksa masuk ke pasar transfer untuk mencari bek kiri baru, sesuatu yang awalnya tidak ada dalam rencana musim panas mereka.”
“Tim rekrutan telah bekerja keras menyisir opsi yang ada. Ketika ada pemain seperti Gudmundsson yang terbukti tampil impresif di Premier League, otomatis dia langsung menjadi target.”
“Chelsea tentu sangat mengenal kualitasnya karena pernah berhadapan langsung di lapangan. Dia menjalani musim yang hebat bersama Leeds, jadi wajar jika dia memikat banyak klub.”
“Meski begitu, dia bukan satu-satunya nama yang mereka pantau. Belum bisa dipastikan apakah Chelsea akan langsung mengajukan tawaran resmi atau tidak, tetapi jika ada peluang, mereka pasti akan maju.”
“Banyak hal juga bergantung pada sikap Leeds. Saya pribadi akan sangat terkejut jika Leeds rela melepas salah satu pemain terbaiknya ke Chelsea,” pungkas Brown.
Sikap Tegas Leeds United: Jual atau Pertahankan?
Meskipun minat dari Chelsea dan rival Premier League lainnya terus memanas, masa depan Gudmundsson sepenuhnya berada di tangan Leeds United.
Gudmundsson sendiri baru mendarat di Elland Road tahun lalu dengan kesepakatan bernilai £10 juta. Ditambah lagi, ia masih terikat kontrak panjang hingga tahun 2029.
Kondisi ini membuat Leeds berada di posisi yang sangat kuat untuk mematok harga atau menolak tawaran.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa manajemen Leeds berencana memblokir semua tawaran yang masuk untuk Gudmundsson. Pemain asal Swedia itu dinilai sebagai pilar krusial dalam rencana jangka panjang manajer Daniel Farke.
Farke telah berbicara secara terbuka mengenai ambisi masa depan klub. Bagi pelatih asal Jerman tersebut, menjaga para pemain bintangnya agar tetap bertahan di Elland Road adalah kunci utama jika Leeds ingin terus berkembang.
Setelah berhasil mengamankan posisi di kasta tertinggi pada musim pertama mereka kembali ke Premier League, fokus Leeds saat ini adalah memperkuat tim dengan mendatangkan pemain baru, bukan malah melemahkan skuad dengan menjual pemain bintang.
Scr/Mashable















