Klub yang diperkuat Pratama Arhan, True Bangkok United telah menolak untuk melakukan perjalanan ke Kamboja untuk bermain di Kejuaraan Klub Asia Tenggara (Shopee Cup) 2025/26 karena alasan keamanan.
True Bangkok United mengirimkan pemberitahuan kepada Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) yang menyatakan bahwa mereka tidak akan melakukan perjalanan ke Kamboja untuk memainkan pertandingan babak penyisihan grup melawan Preah Khan Reach Svay Rieng, yang dijadwalkan pada 29 Januari 2026.
Menurut media Thailand, langkah Bangkok United ini berakar dari meningkatnya ketegangan di perbatasan antara Thailand dan Kamboja. Manajemen klub meyakini bahwa situasi saat ini menimbulkan risiko signifikan dan tidak menjamin keselamatan para pemain, staf pelatih, dan anggota delegasi lainnya jika mereka harus melakukan perjalanan dan bermain di Kamboja.
Dalam surat yang dikirimkan kepada AFF, True Bangkok United meminta penyelenggara untuk mempertimbangkan kembali tempat pertandingan, dengan menekankan bahwa keamanan harus menjadi prioritas utama. Klub tersebut menegaskan bahwa ini bukanlah keputusan reaktif atau taktis, melainkan berasal dari tanggung jawab untuk melindungi para pemainnya dan citra tim.
Beberapa opsi alternatif dipertimbangkan, termasuk kemungkinan memindahkan pertandingan ke tempat netral di negara lain. Namun, opsi ini masih menghadapi kendala yang cukup besar. Menurut peraturan, Preah Khan Reach Svay Rieng adalah tim tuan rumah dan harus menanggung biaya organisasi tambahan jika pertandingan dimainkan di tempat lain, sehingga mempersulit proses negosiasi.
Yang perlu diperhatikan, sumber yang dekat dengan Bangkok United mengkonfirmasi bahwa sikap klub tetap tidak berubah. Tim Thailand tersebut menyatakan bahwa mereka tidak akan bermain di Kamboja dalam keadaan apa pun, bahkan jika itu berarti menghadapi risiko diskualifikasi, penalti, atau tindakan disiplin dari penyelenggara.
Sebelumnya, Kamboja telah berulang kali menarik diri dari acara olahraga yang diadakan di Thailand. Mereka tidak berpartisipasi dalam Kejuaraan Futsal U19 Asia Tenggara dan membatalkan semua 12 nomor pertandingan yang telah mereka daftarkan untuk diikuti di SEA Games ke-33.
Berimbas ke SEA Games 2025
Sebelumnya, Kamboja memutuskan untuk menarik diri dari semua 12 cabang olahraga yang terdaftar, hanya satu hari setelah delegasi olahraganya menghadiri upacara pembukaan SEA Games 2025 di Stadion Rajamangala (Bangkok).
Menurut Siamsport, delegasi Kamboja yang beranggotakan 137 orang menerima arahan mendesak dari pejabat tinggi di negara tersebut untuk mempertimbangkan penarikan diri segera. Alasannya berasal dari meningkatnya ketegangan di wilayah perbatasan Thailand-Kamboja, yang menyebabkan Phnom Penh khawatir tentang keselamatan para atlet serta perjalanan pulang seluruh delegasi.
Meskipun Kamboja menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan ramah dan penuh perhatian dari negara tuan rumah Thailand, keamanan dianggap sebagai perhatian utama, yang memaksa mereka untuk mengakhiri partisipasi mereka di SEA Games ini lebih awal dari yang direncanakan.
Para pejabat olahraga regional mengatakan Kamboja diperkirakan akan mengirimkan pemberitahuan resmi penarikan diri kepada Komite Penyelenggara SEA Games sekitar pukul 11:00 pagi pada tanggal 10 Desember. Keputusan ini akan menyebabkan gangguan signifikan pada jadwal kompetisi di banyak cabang olahraga dan menciptakan kebutuhan mendesak untuk penyesuaian oleh komite teknis.
Langkah mendadak Kamboja ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang efek domino yang akan ditimbulkannya, mengingat ketegangan yang terus berlanjut di sepanjang perbatasan antara kedua negara. Beberapa federasi olahraga regional memantau situasi ini dengan cermat, untuk berjaga-jaga jika insiden tersebut memengaruhi delegasi lain.
SEA Games ke-33 dibuka dengan kejadian tak terduga, karena insiden keamanan – yang belum pernah terjadi di SEA Games sebelumnya – tiba-tiba menjadi fokus perhatian. Panitia penyelenggara berencana segera merilis pengumuman terperinci untuk meyakinkan para delegasi dan memastikan SEA Games berlangsung dalam kondisi paling aman.
Scr/Mashable

















