Kemenangan melawan Brentford membawa Manchester United lebih dekat ke posisi Liga Champions, karena tim asuhan Michael Carrick hampir dipastikan mengamankan tempat di lima besar.
Pada putaran ke-34 Liga Inggris 2025/2026, Selasa 28 April 2026 dini hari WIB, Manchester United mengalahkan Brentford 2-1 di Old Trafford berkat gol dari Casemiro dan Benjamin Sesko. Hasil ini membuat MU tetap berada di posisi ketiga klasemen Liga Primer dengan 61 poin dan menempatkan mereka sangat dekat untuk mengamankan tempat di Liga Champions UEFA musim depan .
Menurut Manchester Evening News, MU hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memastikan tujuan mereka, dengan syarat poin tersebut diraih dalam pertandingan melawan Brighton (peringkat ke-6) pada tanggal 24 Mei. Jika mereka mendapatkan poin ini, MU tidak perlu khawatir tentang hasil pertandingan yang tersisa.
Liga Premier akan memiliki lima tempat Liga Champions musim depan. Oleh karena itu, hanya Brighton atau Bournemouth yang cukup kuat untuk bersaing dengan MU. Namun, “Setan Merah” perlu mengalami penurunan performa yang signifikan di putaran terakhir, sementara rival mereka perlu memenangkan hampir setiap pertandingan. Saat ini, MU telah unggul 11 dan 12 poin atas Brighton dan Bournemouth, dengan empat putaran tersisa di musim ini.
Sementara itu, kemenangan lain akan berarti tim Old Trafford tidak perlu khawatir tentang tim-tim yang mengejar. Bahkan dua hasil imbang pun akan cukup bagi tim asuhan Michael Carrick untuk mengamankan posisi lima besar.
MU masih harus menghadapi Liverpool, Sunderland, Nottingham Forest, dan Brighton. Ini bukan jadwal yang mudah, tetapi keunggulan poin memberi mereka kendali atas nasib mereka sendiri.
Yang lebih penting, MU telah menunjukkan stabilitas di bawah kepemimpinan Carrick. Dari yang awalnya diragukan mengenai ambisi mereka untuk finis di empat besar pada awal musim, Manchester United kini hanya selangkah lagi menuju Liga Champions. Jika mereka tidak menyia-nyiakan keunggulan ini, sorotan Eropa akan segera kembali ke Old Trafford.
Sebuah Noda pada Hari Ketika Manchester United Hampir Mengamankan Tempat di Liga Champions
Bek Manchester United, Luke Shaw, harus meninggalkan lapangan lebih awal, menambah kekhawatiran bagi Inggris hanya beberapa minggu sebelum Piala Dunia 2026.
Cedera yang dialami Luke Shaw saat Manchester United menang 2-1 atas Brentford telah membuat tim nasional Inggris berada dalam ketidakpastian.
Bek kiri berusia 30 tahun itu selalu menjadi starter di setiap pertandingan Liga Premier musim ini, tetapi terpaksa meninggalkan lapangan kurang dari 20 menit sebelum pertandingan berakhir. Ia digantikan oleh Leny Yoro setelah pingsan di lapangan dan membutuhkan perawatan medis.
Shaw meninggalkan lapangan dengan pincang tetapi tidak membutuhkan tandu atau bantuan khusus. Namun, fakta bahwa ia pingsan tanpa benturan yang jelas telah membuat banyak orang khawatir bahwa itu bisa jadi masalah otot atau hamstring, terutama di saat yang sensitif mengingat Piala Dunia 2026 semakin dekat.
Bek Manchester United itu belum dipanggil oleh manajer Thomas Tuchel sejak pelatih asal Jerman itu mengambil alih tim nasional Inggris. Namun, performanya yang konsisten untuk klubnya membuat Shaw masih dianggap sebagai kandidat kuat untuk masuk dalam skuad final.
Sebelumnya, Tuchel telah mengakui bahwa kondisi Shaw “sangat kritis,” dan ingin bek tersebut mendapatkan lebih banyak waktu bermain untuk mengembalikan performa terbaiknya. Cedera baru ini dapat sangat memengaruhi peluangnya untuk kembali bermain.
Saat ini Inggris sedang menerima serangkaian kabar buruk mengenai skuad mereka. Harry Kane, Bukayo Saka, Cole Palmer, dan Tino Livramento semuanya mengalami masalah kebugaran baru-baru ini, sementara Jarrad Branthwaite mengalami cedera hamstring.
Penampilan terakhir Shaw untuk Inggris adalah di final UEFA Euro 2024 melawan Spanyol. Dengan pengalaman dan kelasnya yang telah terbukti, ia tetap menjadi aset berharga jika pulih tepat waktu.
Scr/Mashable

















