CEO Microsoft, Satya Nadella, baru-baru ini melontarkan pemikiran menarik mengenai relevansi kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa teknologi AI harus benar-benar mampu membuktikan nilai serta kegunaan praktisnya jika ingin diadopsi secara luas oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Seolah ingin membuktikan visi tersebut melalui cara yang lebih menyenangkan dan menyentuh sisi kreatif pengguna, Microsoft kini menghadirkan inovasi unik yang mungkin tidak terduga sebelumnya, yakni fitur pembuatan buku mewarnai berbasis AI yang terintegrasi langsung di dalam aplikasi legendaris, Microsoft Paint.
Dikutip dari Engadget, Selasa (27/1/2026), inovasi yang saat ini tengah digulirkan bagi para pengguna Windows Insider ini memungkinkan siapa saja untuk menciptakan halaman mewarnai khusus hanya dengan mengetikkan perintah teks sederhana.
Bayangkan saja, pengguna cukup memasukkan deskripsi imajinatif seperti “seekor kucing lucu berbulu yang sedang duduk santai di atas donat raksasa,” dan seketika alat bertenaga AI ini akan menyodorkan berbagai sketsa pilihan dengan variasi gaya yang unik.
Fitur ini mengubah Paint dari sekadar aplikasi gambar sederhana menjadi mesin kreatif yang mampu menerjemahkan khayalan menjadi garis-garis sketsa yang siap diwarnai.
Fleksibilitas menjadi keunggulan utama dalam pembaruan ini, di mana setelah gambar dihasilkan, pengguna memiliki kebebasan penuh untuk memilih karya favorit mereka, memindahkannya ke ruang kerja, atau menyimpannya sebagai file digital.
Bahkan, sketsa-sketsa buatan AI ini bisa langsung dicetak untuk menjadi aktivitas hiburan fisik yang edukatif bagi anak-anak di rumah. Inilah yang mungkin dimaksud oleh Nadella sebagai “dampak nyata” teknologi, di mana AI tidak hanya bekerja di balik layar server yang rumit, tetapi juga hadir dalam momen-momen sederhana namun bermakna di ruang keluarga.
Namun, perlu dicatat bahwa fitur buku mewarnai yang futuristik ini bersifat eksklusif bagi pengguna PC Copilot+ yang memang dirancang dengan akselerasi perangkat keras khusus AI.
Tidak hanya berhenti pada sketsa, Microsoft juga menyempurnakan pengalaman mewarnai digital dengan menghadirkan penggeser toleransi pengisian (fill tolerance slider).
Fitur kecil namun penting ini memungkinkan pengguna untuk mengatur tingkat ketelitian saat mengisi warna pada kanvas, sehingga hasil akhirnya terlihat lebih rapi dan presisi sesuai dengan keinginan sang kreator.
Melengkapi revolusi kreatif di Paint, Microsoft juga tancap gas dalam meningkatkan fungsionalitas produktivitas melalui fitur “Notebook” yang terintegrasi dengan teknologi GPT terbaru. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna menulis, menyusun ulang kalimat, hingga meringkas catatan yang kompleks dengan jauh lebih efisien.
Meskipun memerlukan koneksi akun Microsoft untuk mengakses layanan cloud, performa yang ditawarkan kini jauh lebih gesit, di mana pengguna dapat langsung berinteraksi dengan pratinjau teks tanpa harus menunggu proses pemuatan selesai sepenuhnya.
Bagi para antusias teknologi yang ingin mencicipi kecanggihan ini lebih awal, pastikan perangkat Anda sudah terdaftar di saluran Canary atau Dev pada program Windows 11 Insider.
Scr/Mashable


















