AC Milan siap melepas Christian Pulisic musim panas ini jika menerima tawaran sebesar 70-80 juta Euro atau sekitar Rp1,6 triliun. Arsenal, Liverpool, dan Manchester United termasuk di antara klub-klub terkemuka yang tertarik untuk membawa bintang Amerika itu kembali ke Liga Inggris.
Christian Pulisic sedang menikmati masa cemerlang di AC Milan, tetapi masa depan bintang Amerika ini mungkin berada di Premier League musim panas mendatang. Menurut sumber dari Caught Offside, sejumlah klub besar di Inggris sangat ingin membawa gelandang berusia 27 tahun itu kembali ke kasta tertinggi.
Meskipun Pulisic adalah pemain kunci bagi AC Milan dan tim nasional AS, AC Milan dilaporkan bersedia memasuki negosiasi jika menerima tawaran yang memuaskan. Namun, kendala terbesar saat ini adalah biaya transfer. Klub Milan tersebut menuntut setidaknya 70-80 juta euro untuk melepasnya, angka yang diharapkan pemilik Milan akan memberi mereka sumber daya keuangan yang signifikan untuk membangun kembali skuad.
Arsenal dan Liverpool memimpin daftar klub yang mengejar Pulisic . Namun, harga yang hampir mencapai 80 juta euro membuat raksasa-raksasa ini berpikir lebih hati-hati. Meskipun Pulisic telah mempertahankan performa yang konsisten sepanjang musim, klub-klub Inggris percaya bahwa angka yang lebih rendah akan lebih memungkinkan untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut.
Manchester United juga dikaitkan dengan Pulisic, tetapi Setan Merah tampaknya memprioritaskan Iliman Ndiaye. Dalam konteks itu, bintang Milan tersebut hanya dilihat sebagai opsi cadangan berkualitas. Prospek harus menghabiskan €80 juta yang sangat besar dapat membuat Man Utd mengurungkan niatnya.
Sementara itu, Tottenham Hotspur juga menunjukkan minat khusus pada pemain sayap ini untuk memperkuat lini serang mereka. Namun, dengan posisi mereka saat ini di klasemen liga, Spurs berada dalam posisi yang sangat tidak menguntungkan dalam perebutan tempat di Liga Champions musim depan. Hal ini secara signifikan mengurangi daya tarik mereka dibandingkan dengan pesaing langsung mereka, karena Pulisic tentu ingin terus berkompetisi di kompetisi top Eropa.
Pintu bagi kembalinya Pulisic ke Inggris terbuka lebar, tetapi rintangan terbesar terletak pada fleksibilitas AC Milan di meja negosiasi. Jika Rossoneri tidak mengurangi tuntutan finansial mereka, prospek kembalinya Pulisic ke Liga Premier kemungkinan besar hanya akan tetap menjadi rumor.
AC Milan Lambat Mempertahankan Christian Pulisic, Arsenal Manfaatkan Situasi
Arsenal dikabarkan tertarik pada Christian Pulisic, karena bintang asal Amerika itu belum menerima tawaran perpanjangan kontrak dari AC Milan, yang membuka peluang besar bagi tim-tim Premier League.
Menurut informasi terbaru yang diterbitkan oleh surat kabar Italia TuttoMercatoWeb, Arsenal dikaitkan dengan Christian Pulisic di tengah ketidakpastian seputar masa depannya di AC Milan. Pemain internasional Amerika ini saat ini menikmati musim yang sukses dan memainkan peran penting dalam sistem taktik pelatih Massimiliano Allegri.
Statistik di lapangan telah membuktikan pengaruh Pulisic. Ia telah berkontribusi 10 gol dan 2 assist di semua kompetisi, secara signifikan memperkuat daya serang Rossoneri. Terlepas dari performanya yang mengesankan, negosiasi untuk kontrak baru belum juga rampung. Kebuntuan ini segera menarik perhatian beberapa klub besar, dengan Arsenal muncul sebagai salah satu kandidat utama untuk mendapatkan tanda tangannya.
Laporan menunjukkan bahwa diskusi antara Milan dan Pulisic belum mencapai kesepakatan , dan belum ada tawaran tertulis resmi yang muncul dalam beberapa bulan terakhir. Mantan pemain Chelsea itu sendiri senang dengan kehidupannya di San Siro, tetapi ia menyatakan terkejut karena belum menerima proposal konkret.
Ketidakpastian seputar masa depannya telah membuka pintu bagi calon mitra. Arsenal memantau situasi ini dengan cermat dan mempertimbangkan transfer jika kebuntuan terus berlanjut. Sementara itu, Manchester United juga dilaporkan mengawasi situasi pemain tersebut dengan saksama.
Salah satu faktor kunci yang membuat Pulisic begitu menarik adalah keserbagunaannya. Dia bisa bermain di kedua sayap, sebagai striker yang mundur ke belakang, atau sebagai gelandang serang tepat di belakang penyerang tengah.
Scr/Mashable

















