Perusahaan induk Facebook dan Instagram, Meta, dikabarkan tengah bersiap meluncurkan smartwatch terbaru pada tahun 2026.
Perangkat wearable ini disebut akan membawa fitur pelacakan kesehatan serta dukungan kecerdasan buatan, memperkuat ekosistem perangkat pintar Meta yang terus berkembang.
Jika benar terealisasi, smartwatch ini akan menjadi comeback Meta di pasar jam tangan pintar setelah sebelumnya membatalkan proyek serupa pada 2022 akibat tantangan teknis dan efisiensi biaya.
Smartwatch Meta “Malibu 2” Siap Ramaikan Pasar Wearable
Dilansir dari The Verge (19/02/26), smartwatch terbaru Meta memiliki nama kode Malibu 2. Perangkat ini diperkirakan meluncur sebelum kacamata mixed reality (MR) Meta dengan kode Phoenix, yang kabarnya ditunda hingga 2027.
Kehadiran Malibu 2 akan menambah panas persaingan pasar smartwatch global. Meta harus bersaing langsung dengan pemain besar seperti Apple, Google, Samsung, Garmin dan Fitbit.
Bahkan Apple juga dirumorkan tengah mengembangkan kacamata pintar berbasis AI yang berpotensi menjadi pesaing langsung lini smart glasses Meta di masa depan.
Fokus pada Kesehatan dan Integrasi AI
Smartwatch Meta terbaru diperkirakan akan mengusung fitur pelacakan kesehatan seperti:
- Pemantauan detak jantung
- Tracking aktivitas harian
- Analisis kebugaran berbasis AI
- Kemungkinan integrasi dengan ekosistem AR dan smart glasses Meta
Langkah ini menunjukkan bahwa Meta tidak hanya ingin fokus pada media sosial dan metaverse, tetapi juga memperluas ke ranah wearable berbasis AI yang semakin diminati pengguna.
Dengan tren perangkat wearable yang terus tumbuh, smartwatch Meta berpotensi menjadi penghubung antara kacamata AR, neural wristband, dan perangkat mixed reality dalam satu ekosistem terintegrasi.
Melanjutkan Kesuksesan Ray-Ban Display
Sebelumnya, Meta merilis kacamata AR hasil kolaborasi dengan Ray-Ban yang mendapat respons pasar cukup positif. Bahkan, peluncuran internasionalnya sempat tertunda karena tingginya permintaan dan keterbatasan stok.
Kacamata tersebut menggunakan neural wristband untuk kontrol gestur. Kehadiran smartwatch baru ini membuka kemungkinan bahwa fungsi wristband akan digantikan oleh jam tangan pintar yang lebih multifungsi dan praktis.
Dengan strategi ini, Meta tampaknya ingin membangun ekosistem wearable yang saling terhubung, mulai dari smartwatch, smart glasses, hingga perangkat mixed reality.
Meski peluangnya besar, tantangan yang dihadapi Meta juga tidak ringan. Pasar smartwatch saat ini sudah sangat kompetitif dan didominasi brand mapan dengan basis pengguna loyal.
Beberapa faktor yang akan menentukan keberhasilan smartwatch Meta antara lain:
- Daya tahan baterai
- Akurasi sensor kesehatan
- Integrasi AI yang benar-benar bermanfaat
- Harga yang kompetitif
- Ekosistem perangkat yang solid
Jika Meta mampu menghadirkan inovasi berbeda dari smartwatch Android maupun Apple Watch, Malibu 2 bisa menjadi pesaing serius di industri wearable global.
Scr/Mashable

















