Platform karier digital Jobstreet by SEEK menghadirkan terobosan baru dalam proses rekrutmen dengan meluncurkan fitur Basic Talent Search. Inovasi ini dirancang untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja di Indonesia dengan memungkinkan perusahaan menemukan kandidat secara proaktif melalui teknologi pencarian berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Peluncuran fitur ini menjadi bagian dari inisiatif besar perusahaan melalui kampanye #NextMillionJobs, yang menargetkan terciptanya satu juta peluang kerja berkualitas di Indonesia.
Di tengah dinamika pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif, metode rekrutmen konvensional dinilai tidak lagi cukup efektif jika hanya mengandalkan pemasangan iklan lowongan kerja. Banyak perusahaan kini mulai kombinasikan strategi tersebut dengan pendekatan aktif untuk mencari kandidat potensial, termasuk mereka yang sebenarnya tidak sedang melamar pekerjaan tetapi terbuka terhadap peluang baru.
Fitur Basic Talent Search memberikan akses bagi perusahaan ke basis data kandidat yang sangat besar. Melalui platform SEEK di kawasan Asia Pasifik, rekruter dapat menjangkau hingga 50 juta profil kandidat.
Yang membedakan fitur ini dari sistem pencarian konvensional adalah penggunaan teknologi AI yang memahami maksud pencarian pengguna (intent). Artinya, sistem tidak hanya mencocokkan kata kunci di CV, tetapi juga menganalisis konteks pengalaman, keterampilan, dan kualifikasi kandidat agar hasil pencarian lebih relevan.
Selain itu, perusahaan juga tidak diwajibkan berlangganan layanan tertentu. Sistem ini memungkinkan rekruter menggunakan layanan pencarian talenta tanpa komitmen biaya tetap atau kontrak jangka panjang.
Beberapa keunggulan utama dari fitur ini antara lain akses database besar: hingga 50 juta profil kandidat di Asia Pasifik, pencarian berbasis AI yaitu sistem memahami konteks dan intent pencarian, koneksi gratis setiap bulan.
Perusahaan dapat menghubungi kandidat secara langsung melalui email atau undangan melamar serta data kredensial terverifikasi serta didukung lebih dari 11 juta data profil yang telah divalidasi.
Menurut Acting Sales Director, Jobstreet by SEEK Ethika Santi, inovasi ini dirancang untuk menjawab tantangan yang sering dihadapi rekruter di Indonesia, terutama bagi perusahaan kecil dan menengah.
“Kami ingin memastikan setiap bisnis di Indonesia, tanpa memandang skala, memiliki akses ke teknologi rekrutmen tingkat profesional. Dengan Basic Talent Search, perusahaan kini dapat mencari kandidat secara proaktif seperti yang dilakukan perusahaan besar,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (11/03/2026).
Ia menambahkan bahwa fitur ini juga menjadi bagian dari upaya mempercepat penempatan tenaga kerja produktif di perusahaan yang tepat.
Tidak hanya perusahaan yang diuntungkan, fitur baru ini juga membuka peluang lebih luas bagi para pencari kerja. Platform Jobstreet memungkinkan kandidat menampilkan profil lengkap berisi pengalaman kerja, pendidikan, sertifikasi, keterampilan, hingga ekspektasi gaji.
Menurut data internal platform, profil yang diatur menjadi publik memiliki peluang hingga 2,5 kali lebih besar untuk dilihat rekruter dibandingkan profil yang tidak terbuka.
Selain itu, menambahkan foto profil profesional juga dapat meningkatkan kepercayaan rekruter pada tahap awal seleksi. Fitur pratinjau CV juga membantu perusahaan memahami profil kandidat secara cepat sebelum melakukan kontak langsung.
Meski mendorong visibilitas profil, Jobstreet tetap memberikan kendali penuh kepada pengguna atas data pribadi mereka.
Platform ini menyediakan empat tingkat pengaturan privasi yang dapat dipilih kandidat yaitu Publik, Standar, Terbatas serta Tersembunyi.
Kandidat juga dapat melakukan verifikasi identitas menggunakan KTP atau paspor. Langkah ini terbukti meningkatkan kepercayaan rekruter sekaligus meningkatkan peluang kerja hingga 20 persen.
Dengan kehadiran fitur Basic Talent Search, Jobstreet berupaya menciptakan ekosistem rekrutmen digital yang lebih transparan, aman, dan berbasis data terverifikasi.
Scr/Mashable















