Setelah kegagalan mereka di Liga Champions, Barcelona bersiap untuk merombak skuad mereka dan menunjukkan bahwa mereka tidak lagi puas hanya dengan berpuas diri dengan kejayaan masa lalu.
Barcelona melaju menuju garis finis di La Liga dengan keunggulan nyaman atas Real Madrid. Kecuali terjadi kesalahan besar, tim asuhan Hansi Flick akan berhasil mempertahankan gelar mereka.
Namun di Camp Nou, memenangkan liga domestik tidak cukup untuk menutupi kekecewaan di Liga Champions . Tersingkir oleh Atletico Madrid sekali lagi menunjukkan bahwa Barcelona belum benar-benar kembali ke jajaran elit Eropa.
Itulah mengapa klub Catalan tersebut sedang mempersiapkan perombakan besar-besaran pada musim panas 2026. Menurut media Spanyol, lima pemain yang kemungkinan akan meninggalkan tim adalah Marcus Rashford, Robert Lewandowski, Frenkie de Jong, Andreas Christensen, dan Marc Casado. Daftar ini mencerminkan filosofi baru Barcelona: tidak ada seorang pun yang tak tergantikan.
Rashford adalah contoh yang patut diperhatikan. Pemain Manchester United ini tampil cukup baik dengan 12 gol dan 13 assist. Namun, Barcelona masih ragu untuk mengeluarkan £26 juta untuk membelinya secara permanen. Ini menunjukkan bahwa klub tersebut tidak lagi mengejar nama-nama besar. Rashford memang berguna, tetapi tidak cukup untuk membuat perbedaan signifikan bagi Barca untuk mengambil risiko finansial tersebut.
Bagi Lewandowski, ini hanya masalah waktu. Striker Polandia ini meningkatkan performa serangan Barcelona setelah meninggalkan Bayern Munich. Namun, masalah usia dan kebugaran membuatnya tidak lagi mampu memberikan dampak yang sama. Dalam pertandingan besar Eropa, Barcelona membutuhkan penyerang tengah yang lebih eksplosif, lebih muda, dan lebih energik.
Kasus De Jong memiliki aspek finansial. Gelandang asal Belanda ini dilaporkan menerima gaji yang sangat tinggi. Mengingat Barca masih perlu menyeimbangkan tagihan gajinya, berpisah dengan kontrak bergaji tinggi seperti itu adalah langkah yang logis.
Christensen dan Casado mewakili sisa dari pembersihan tersebut. Peran salah satunya telah dikurangi, sementara yang lain belum menemukan keunggulan kompetitif di lini tengah melawan Pedri atau Gavi.
Barcelona memahami bahwa jika mereka ingin memenangkan Liga Champions lagi, mereka tidak bisa mempertahankan skuad yang sama dan menunggu keajaiban.
La Liga adalah fondasinya, tetapi Eropa adalah tolok ukurnya. Dan untuk kembali ke puncak, tim ini harus menerima beberapa keputusan yang dingin terkait pemain-pemain kuncinya sendiri.
Barcelona Incar Victor Osimhen untuk Memperkuat Lini Serang
Barcelona meningkatkan rencananya untuk merekrut striker Victor Osimhen guna memperkuat lini serang mereka pada jendela transfer musim panas 2026. Ini dianggap sebagai opsi paling layak bagi tim Camp Nou karena target lain semakin menjauh.
Menurut Catalunya Radio, Direktur Olahraga Barcelona Deco dan departemen pemantauan bakat telah mengidentifikasi Victor Osimhen sebagai target utama untuk posisi nomor 9. Klub Catalan tersebut terpaksa mengubah strateginya setelah menyadari betapa sulitnya mendekati Erling Haaland, Harry Kane, atau Julian Alvarez. Kendala keuangan mencegah Barca untuk terlibat dalam persaingan ketat dengan nama-nama top tersebut.
Victor Osimhen saat ini bermain untuk Galatasaray dan bukan sosok asing bagi staf pelatih Barcelona setelah beberapa kali bertemu di kompetisi Eropa. Striker Nigeria berusia 27 tahun ini sangat dihargai karena kondisi fisiknya yang prima, lari yang bertenaga, dan insting mencetak gol yang telah terbukti. Mobilitas Osimhen diharapkan dapat membawa perspektif baru pada gaya menyerang Blaugrana.
Keputusan untuk mengejar striker Nigeria tersebut menunjukkan pendekatan Barcelona yang lebih realistis di bursa transfer. Alih-alih bermimpi tentang perekrutan yang mustahil, klub tersebut mencoba menyeimbangkan ambisi profesional dengan sumber daya keuangan. Menambahkan seorang penyerang tengah kelas atas adalah suatu keharusan bagi tim untuk mempertahankan posisi kompetitifnya musim depan.
Namun, kesepakatan tersebut masih menghadapi tantangan besar terkait gaji pemain. Tagihan gaji Victor Osimhen saat ini dianggap sebagai hambatan signifikan bagi anggaran gaji Barcelona yang sudah ketat. Agar transfer ini berhasil, klub Camp Nou perlu menemukan solusi keuangan yang fleksibel atau meyakinkan sang striker untuk menyesuaikan tuntutan pribadinya.
Potensi kepindahan Victor Osimhen ke Camp Nou sebagian besar akan bergantung pada perkembangan negosiasi dalam beberapa minggu mendatang. Jika berhasil, ini akan menjadi langkah penting dalam perombakan skuad Barcelona, mendatangkan striker “pembunuh” sejati untuk mengatasi masalah mencetak gol tim.
Scr/Mashable

















