Strategi LinkAja 2026, Gabungkan Inovasi Fintech Syariah dan Kepedulian Sosial

13.03.2026
Strategi LinkAja 2026, Gabungkan Inovasi Fintech Syariah dan Kepedulian Sosial
Strategi LinkAja 2026, Gabungkan Inovasi Fintech Syariah dan Kepedulian Sosial

Memasuki bulan suci Ramadhan 2026, PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) melalui layanan LinkAja Syariah mempertegas komitmen sosialnya dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Melalui program bertajuk “Ramadhan Berbagi, Aceh Bangkit Bersama”, kolaborasi ini menyasar masyarakat di Aceh dan sekitarnya yang masih berjuang dalam tahap pemulihan pascabencana.

Inisiatif ini bukan sekadar bantuan musiman, melainkan upaya nyata untuk mempercepat pemulihan ekonomi lokal sekaligus mempererat solidaritas masyarakat di wilayah Sumatra.

Fokus bantuan kali ini adalah penyaluran ratusan paket Ramadhan yang didistribusikan secara strategis di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Pemilihan Aceh sebagai titik utama didasari oleh kebutuhan mendesak warga terdampak untuk memenuhi kebutuhan pokok serta memantik kembali aktivitas ekonomi mereka.

Dengan dukungan jaringan nasional BAZNAS, distribusi bantuan dipastikan berjalan transparan, cepat, dan tepat sasaran bagi keluarga yang paling membutuhkan.

Fintech Bukan Sekadar Transaksi, Tapi Solusi Sosial

CEO LinkAja, Yogi Rizkian Bahar, menegaskan bahwa LinkAja hadir dengan semangat #SatukanPotensiIndonesia. Menurutnya, teknologi finansial harus mampu memberikan dampak sosial yang nyata melampaui kemudahan pembayaran digital.

“Kami percaya teknologi bisa menjadi jembatan kebaikan. Lewat kolaborasi dengan BAZNAS di bulan penuh berkah ini, kami ingin berkontribusi langsung bagi saudara-saudara kita di Aceh agar proses pemulihan mereka berjalan lebih cepat,” ungkap Yogi.

Senada dengan hal tersebut, Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., selaku Dewan Pengawas Syariah LinkAja yang juga menjabat sebagai Pimpinan BAZNAS RI periode 2026–2031, menyoroti pentingnya ekosistem filantropi Islam digital.

Menurut beliau, platform seperti LinkAja Syariah membuat aktivitas berderma (Zakat, Infak, Sedekah) menjadi lebih praktis, aman, dan akuntabel bagi para muzakki (pemberi zakat) maupun mustahiq (penerima manfaat).

QRIS: Motor Utama Pertumbuhan Ekonomi Digital

Di balik aksi kemanusiaan ini, performa bisnis LinkAja juga menunjukkan tren positif yang signifikan. Hingga pengujung 2025, penggunaan QRIS LinkAja tercatat melonjak 40% (YoY), dengan volume transaksi yang tumbuh sebesar 20%. Angka ini sejalan dengan tren nasional di mana transaksi QRIS melesat hingga 139,99%.

Kini, QRIS telah menjadi gaya hidup pengguna LinkAja, mulai dari belanja di UMKM, pengisian BBM, hingga pembayaran transportasi. Kemudahan ini didukung oleh fitur top-up yang makin luas, pembayaran tagihan rutin, hingga layanan tarik tunai tanpa kartu di ATM, yang semuanya dirancang untuk mendukung inklusi keuangan di Indonesia.

Rekam Jejak Prestasi LinkAja Syariah

Sebagai pelopor layanan keuangan syariah digital, LinkAja Syariah telah mengintegrasikan lebih dari 100 lembaga donasi terpercaya ke dalam aplikasinya. Komitmen ini membuahkan berbagai penghargaan bergengsi sepanjang 2025 hingga awal 2026, di antaranya:

  • Indonesia Innovation of The Year (Asian Management Excellence Award 2025)
  • Best Islamic Digital Payment Service Provider (The Asset Triple A Islamic Finance Awards 2025)
  • Best Financial Technology Provider untuk Zakat dari BAZNAS.

Dengan sinergi antara inovasi teknologi, layanan syariah, dan aksi kemanusiaan, LinkAja terus membuktikan bahwa ekonomi digital bisa tumbuh beriringan dengan nilai-nilai kepedulian sosial.

Scr/Mashable




Don't Miss