Inovasi wearable semakin berkembang pesat, dan kali ini Meta kembali mencuri perhatian lewat peluncuran kacamata pintar terbaru yang lebih inklusif.
Menggandeng Ray-Ban, perusahaan ini menghadirkan Ray-Ban Meta Optics Styles, smart glasses generasi baru yang dirancang khusus untuk pengguna dengan kebutuhan kacamata resep.
Langkah ini menjadi jawaban atas salah satu kendala terbesar dalam adopsi smart glasses, yaitu keterbatasan dukungan terhadap berbagai jenis gangguan penglihatan.
Kini, Meta menghadirkan solusi yang lebih fleksibel sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pengguna yang ingin menggabungkan fungsi teknologi dan kebutuhan medis dalam satu perangkat.
Desain Lebih Fleksibel dengan Dukungan Resep Hampir Tanpa Batas
Ray-Ban Meta Optics Styles hadir dalam dua desain utama, yaitu Blayzer dengan bentuk persegi panjang dan Scriber dengan model bulat yang lebih klasik. Keduanya dirancang tidak hanya stylish, tetapi juga lebih ergonomis untuk berbagai bentuk wajah.
Perubahan signifikan terlihat pada fitur fisik yang lebih dapat disesuaikan, seperti overextension hinges, nose pads yang bisa diganti, serta temple tips yang dapat diatur oleh optik profesional. Hal ini memungkinkan pengguna mendapatkan kenyamanan maksimal, terutama bagi mereka yang menggunakan kacamata sepanjang hari.
Yang paling menarik, Meta mengklaim bahwa kacamata ini mendukung “hampir semua jenis resep.” Sebelumnya, smart glasses dari lini ini hanya mampu menangani resep hingga ±6, bahkan lebih terbatas pada beberapa model.
Kini, pengguna dengan kebutuhan lensa yang lebih kompleks bisa menyesuaikan langsung melalui optik atau toko kacamata seperti LensCrafters.
Smart glasses ini akan mulai tersedia pada 14 April 2026 dengan harga sekitar $499 dan sudah dapat dipesan lebih awal. Pilihan warna yang ditawarkan juga cukup beragam, mulai dari hitam matte, transparan, hingga nuansa earthy seperti dark olive dan stone beige.

Fitur AI Canggih: Dari Food Logging hingga Pesan Otomatis
Tak hanya fokus pada desain dan kenyamanan, Meta juga menyematkan sejumlah fitur berbasis AI yang semakin memperkuat fungsi kacamata pintar ini. Salah satu fitur paling menarik adalah AI food logging, yang memungkinkan pengguna mencatat asupan makanan hanya dengan perintah suara atau mengambil foto.
Melalui integrasi dengan aplikasi Meta AI, pengguna dapat mendokumentasikan makanan secara otomatis. Bahkan ke depannya, fitur ini diklaim mampu berjalan tanpa perintah manual, memberikan pengalaman yang lebih seamless dalam memantau pola makan.
Selain itu, Meta juga menghadirkan fitur ringkasan pesan WhatsApp tanpa sentuhan. Fitur ini akan memproses pesan langsung di perangkat dengan sistem enkripsi end-to-end, sehingga tetap menjaga privasi pengguna.
Untuk pengguna versi display, Meta juga menambahkan elemen hiburan seperti game 2048 dan GOAT yang dapat dimainkan menggunakan Neural Band. Teknologi Neural handwriting pun mulai diperluas dengan dukungan tambahan, termasuk kompatibilitas dengan iMessage.
Tak ketinggalan, fitur navigasi turn-by-turn juga akan diperluas cakupannya ke seluruh kota di Amerika Serikat mulai Mei mendatang, menjadikan smart glasses ini semakin fungsional dalam aktivitas sehari-hari.
Scr/Mashable
















