Sony Akuisisi Startup AI, Siap Ubah Foto Jadi Visual 3D di Game PlayStation

06.04.2026
Sony Akuisisi Startup AI, Siap Ubah Foto Jadi Visual 3D di Game PlayStation
Sony Akuisisi Startup AI, Siap Ubah Foto Jadi Visual 3D di Game PlayStation

Langkah besar kembali diambil Sony Interactive Entertainment dalam memperkuat teknologi grafis masa depan.

Perusahaan di balik ekosistem PlayStation ini resmi mengakuisisi startup asal Inggris, Cinemersive Labs, yang dikenal dengan inovasi AI untuk mengubah gambar 2D menjadi visual 3D yang lebih imersif.

Akuisisi ini menandai keseriusan Sony dalam mengembangkan pengalaman gaming generasi berikutnya, terutama dalam aspek visual dan realisme.

Teknologi AI yang Ubah Foto Biasa Jadi 3D Interaktif

Cinemersive Labs bukanlah startup biasa. Mereka mengembangkan teknologi berbasis AI yang mampu mengonversi foto dan video 2D menjadi “3D volumes” atau objek visual tiga dimensi yang bisa dilihat dari berbagai sudut.

Salah satu produk unggulan mereka adalah Parallax, sebuah aplikasi virtual reality yang memungkinkan pengguna melihat foto dengan efek kedalaman.

Dengan teknologi ini, pengguna dapat “mengintip” sisi lain dari gambar hanya dengan menggerakkan kepala secara alami, layaknya melihat objek nyata.

Teknologi tersebut memanfaatkan kamera smartphone biasa maupun kamera profesional dengan lensa stereo, lalu diproses menggunakan algoritma AI canggih untuk menghasilkan efek 3D yang realistis.

Gabung ke Tim Visual Computing Sony

Setelah proses akuisisi, tim Cinemersive Labs akan bergabung ke divisi riset Sony, yaitu Visual Computing Group. Tim ini berfokus pada pengembangan teknologi grafis mutakhir, mulai dari rendering game, encoding video, hingga model AI generatif.

Dengan bergabungnya startup ini, Sony berencana memanfaatkan machine learning untuk meningkatkan kualitas visual dalam game. Ini mencakup peningkatan detail grafis, efisiensi rendering, hingga menciptakan pengalaman bermain yang lebih hidup dan imersif.

Sony memang sudah lama berinvestasi dalam teknologi AI untuk meningkatkan performa grafis. Salah satu contohnya adalah teknologi PlayStation Spectral Super Resolution (PSSR) yang digunakan pada PlayStation 5 Pro.

PSSR memungkinkan game dirender pada resolusi lebih rendah, lalu ditingkatkan ke kualitas 4K menggunakan AI. Hasilnya, performa tetap tinggi tanpa mengorbankan kualitas visual.

Tak hanya itu, Sony juga tengah menjalin kolaborasi dengan AMD dalam proyek bernama Project Amethyst. Proyek ini berfokus pada pengembangan ray tracing dan teknologi upscaling untuk konsol generasi berikutnya.

Dengan tambahan teknologi dari Cinemersive Labs, Sony berpotensi menghadirkan lompatan besar dalam dunia gaming, di mana foto biasa bisa menjadi lingkungan 3D yang hidup di dalam game.

Dampak untuk Gamer dan Industri

Akuisisi ini bukan hanya soal teknologi, tapi juga tentang masa depan pengalaman bermain game. Bayangkan sebuah game yang mampu mengubah foto dunia nyata menjadi dunia virtual yang bisa dijelajahi.

Bagi gamer, ini berarti visual yang lebih realistis, detail lingkungan yang lebih kaya, dan pengalaman bermain yang semakin mendekati dunia nyata. Sementara bagi industri, ini membuka peluang baru dalam pengembangan game berbasis AI dan konten imersif.

Langkah Sony ini mempertegas arah industri game yang kini semakin mengandalkan kecerdasan buatan untuk menciptakan pengalaman yang lebih personal, dinamis, dan realistis.

Scr/Mashable




Don't Miss