Roblox Perketat Kontrol Orang Tua: Blokir Game dan Pantau Chat Kini Lebih Mudah di 2026

15.04.2026
Roblox Perketat Kontrol Orang Tua: Blokir Game dan Pantau Chat Kini Lebih Mudah di 2026
Roblox Perketat Kontrol Orang Tua: Blokir Game dan Pantau Chat Kini Lebih Mudah di 2026

Platform gaming raksasa Roblox baru saja mengumumkan perombakan infrastruktur terbesar dalam sejarahnya sejak peluncuran verifikasi usia tahun lalu. Mulai pertengahan Mei 2026, Roblox tidak lagi menjadi satu platform tunggal yang seragam.

Mengutip Engadget, Jumat (16/4/2026), perusahaan secara resmi memperkenalkan pemisahan dunia digital berdasarkan kelompok umur guna menciptakan ekosistem yang lebih aman bagi jutaan penggunanya. Langkah ini merupakan respons langsung terhadap tuntutan keamanan siber bagi anak di bawah umur yang semakin kompleks.

Di bawah skema baru ini, pengguna akan dikelompokkan ke dalam tiga kategori besar: Roblox Kids, Roblox Select, dan Roblox. Untuk wilayah Amerika Serikat (sebagai standar global), kategori Kids ditujukan bagi usia 5-8 tahun dengan batasan fitur paling ketat, termasuk penonaktifkan fitur chat secara otomatis.

Sementara itu, Roblox Select menyasar pra-remaja usia 9-15 tahun, dan akun Roblox reguler diperuntukkan bagi pengguna 16 tahun ke atas. Setiap jenjang akun ini akan diselaraskan dengan label kematangan konten, Minimal, Ringan, Sedang, dan Terbatas, guna memastikan anak-anak hanya mengakses permainan yang sesuai dengan perkembangan mental mereka.

Bagi kategori remaja (9-15 tahun), Roblox memberikan sedikit kelonggaran di mana mereka dapat berinteraksi melalui obrolan dengan rekan sebaya atau “teman tepercaya” yang telah tervalidasi oleh orang tua.

Namun, kebebasan penuh baru akan diberikan saat pengguna menginjak usia 16 tahun, di mana akun akan bermigrasi secara otomatis ke fitur lengkap. Meski begitu, konten dengan label “Terbatas” tetap terkunci rapat hingga pengguna genap berusia 18 tahun.

Transisi global ini dijadwalkan rampung pada Juni 2026. Salah satu kebijakan paling tegas dari Roblox adalah sanksi bagi pengguna yang enggan melakukan verifikasi identitas atau pemindaian wajah.

Mereka yang belum diverifikasi akan “dipaksa” masuk ke ekosistem Roblox Kids, terlepas dari berapapun usia asli mereka. Tanpa verifikasi, akses terhadap fitur obrolan dan permainan dengan tingkat kematangan diatas “Ringan” akan tertutup sepenuhnya.

Tak hanya bagi pemain, sisi pengembang (developer) pun ikut diperketat. Untuk menjamin akurasi label kedewasaan pada jutaan game buatan pengguna, Roblox mewajibkan pengembang memverifikasi identitas asli dan berlangganan Roblox Plus seharga $5 per bulan.

Langkah tersebut dianggap sebagai bukti “komitmen jangka panjang” pengembang terhadap ekosistem yang sehat. Jika terjadi salah pelabelan, sistem moderasi berbasis AI yang canggih akan terus memantau layar dan aktivitas obrolan secara real-time untuk mendeteksi pelanggaran konten.

Menutup rangkaian pembaruan ini, Roblox memperkenalkan dua fitur kontrol orang tua baru yang sangat dinanti. Pertama, orang tua kini memiliki otoritas penuh untuk memblokir game apapun secara spesifik hingga anak berusia 16 tahun.

Kedua, tersedia sistem persetujuan “kasus per kasus” yang memungkinkan adik bermain game di luar kelompok usianya bersama kakak mereka di bawah pengawasan digital.

Meski tantangan verifikasi otomatis tetap ada, Kepala Keamanan Roblox, Matt Kaufman, menegaskan bahwa platform akan terus mengukur perilaku pengguna secara dinamis dan meminta verifikasi ulang jika terdeteksi adanya anomali data.

Scr/Mashable




Don't Miss