Canon EOS R6 V Siap Gebrak Pasar, Kamera Full-Frame untuk Konten Horizontal dan Vertikal

29.05.2026
Canon EOS R6 V Siap Gebrak Pasar, Kamera Full-Frame untuk Konten Horizontal dan Vertikal
Canon EOS R6 V Siap Gebrak Pasar, Kamera Full-Frame untuk Konten Horizontal dan Vertikal

Canon resmi menghadirkan kamera full-frame terbaru EOS R6 V di Indonesia sebagai jawaban atas kebutuhan kreator konten modern yang kini dituntut memproduksi berbagai format video dalam waktu bersamaan.

Kamera anyar yang dipasarkan PT Datascrip selaku distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia itu mengusung konsep video-first dengan kemampuan perekaman hingga 7K Open Gate serta dukungan pendingin internal untuk menunjang produksi video berdurasi panjang.

Peluncuran EOS R6 V dilakukan di tengah tren produksi konten multiformat yang semakin berkembang. Kreator kini tidak hanya membuat video horizontal untuk platform seperti YouTube, tetapi juga konten vertikal untuk media sosial hingga video cinematic untuk kebutuhan komersial.

Canon mencoba menjawab tantangan tersebut lewat kamera yang dirancang lebih fleksibel dalam proses produksi maupun pascaproduksi.

EOS R6 V dibekali sensor full-frame 32,5 megapiksel yang mampu merekam video 7K Open Gate menggunakan seluruh area sensor.

Teknologi ini memungkinkan kreator merekam satu footage untuk kemudian diolah ke berbagai rasio dan format berbeda tanpa perlu melakukan pengambilan gambar ulang. Pendekatan tersebut dinilai dapat mempercepat workflow produksi sekaligus menghemat waktu saat proses syuting.

Canon juga menyematkan fitur khas V Series berupa 14 Color Filter yang dipadukan dengan dukungan Log Profile dan Picture Style. Kehadiran fitur tersebut memudahkan kreator mendapatkan karakter warna video yang lebih siap pakai langsung dari kamera tanpa perlu proses color grading yang terlalu rumit.

Bagi pengguna profesional yang sudah memiliki preferensi warna tersendiri, EOS R6 V turut mendukung penggunaan custom LUT langsung di dalam kamera.

Fitur itu memungkinkan tampilan visual yang lebih konsisten sekaligus membantu mempercepat proses editing video pada tahap post-production.

Canon Business Unit Director PT Datascrip, Monica Aryasetiawan, mengatakan EOS R6 V dikembangkan untuk menjawab kebutuhan kreator masa kini yang membutuhkan perangkat produksi fleksibel sekaligus andal.

“Saat ini kreator membutuhkan kamera yang tidak hanya menghasilkan visual berkualitas, tetapi juga mampu mengikuti ritme produksi yang semakin cepat dan dinamis.

EOS R6 V dirancang untuk memberikan fleksibilitas lebih dalam proses kreatif, sekaligus mendukung perekaman video yang lebih nyaman dan andal untuk berbagai kebutuhan produksi,” ujar Monica.

Salah satu daya tarik utama EOS R6 V terletak pada kehadiran kipas pendingin internal yang membantu menjaga suhu kamera saat digunakan merekam dalam durasi panjang.

Canon mengklaim kemampuan rekam 7K Open Gate MP4 pada EOS R6 V mampu bertahan hingga sekitar tiga kali lebih lama dibanding EOS R6 Mark III. Fitur tersebut membuat kamera ini cocok digunakan untuk produksi wawancara, live event, podcast video, hingga pengambilan gambar one-take.

Canon juga merancang EOS R6 V agar lebih ramah untuk kebutuhan konten vertikal. Kamera ini sudah dilengkapi vertical tripod socket sehingga pengguna bisa memasang kamera secara vertikal tanpa tambahan bracket.

Antarmuka kamera pun otomatis menyesuaikan orientasi pengambilan gambar agar lebih praktis digunakan kreator media sosial.

Dari sisi operasional, EOS R6 V menyediakan tombol yang dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan pengguna. Canon juga menempatkan tombol record di bagian depan bodi untuk memudahkan proses self-shooting maupun produksi solo. Pengguna pun bisa mengoperasikan kamera dari jarak jauh melalui aplikasi Canon Camera Connect.

Untuk mendukung pengambilan video handheld, kamera ini dibekali teknologi In-Body Image Stabilization (IBIS) yang bekerja bersama sistem stabilisasi digital. Kombinasi tersebut membantu menghasilkan footage lebih stabil, baik saat digunakan tanpa alat bantu maupun ketika dipasang pada gimbal.

Canon turut menyematkan dukungan EOS VR System yang membuka peluang eksplorasi konten virtual reality. Kehadiran fitur tersebut memperkuat ekosistem video Canon untuk kreator yang ingin mengembangkan produksi konten imersif.

Meski difokuskan pada kebutuhan video, EOS R6 V tetap menawarkan kemampuan fotografi kelas profesional. Sensor full-frame 32,5 megapiksel diklaim mampu menghasilkan detail tinggi dengan dynamic range luas.

Kamera ini juga mendukung pemotretan beruntun hingga 40 frame per second untuk menangkap momen cepat secara presisi.

Fitur profesional lain seperti Canon Log 2, Canon Log 3, waveform monitor, custom LUT, hingga perekaman audio empat kanal juga tersedia untuk menunjang kebutuhan produksi profesional.

Bersamaan dengan peluncuran EOS R6 V, Canon turut memperkenalkan lensa RF20-50mm f/4L IS USM PZ yang menjadi pasangan ideal kamera tersebut. Lensa full-frame profesional seri L ini hadir dengan fitur built-in power zoom yang memungkinkan perpindahan zoom lebih halus dan cinematic saat merekam video.

Rentang fokal 20-50mm membuat lensa tersebut cukup fleksibel untuk berbagai kebutuhan produksi, mulai dari vlog, pengambilan gambar interior, establishing shot, hingga wawancara dan konten presentasi.

Canon juga menggunakan desain internal zoom sehingga ukuran lensa tetap konsisten saat melakukan zooming, membantu menjaga keseimbangan ketika dipasang pada gimbal atau rig.

Selain memiliki bukaan konstan f/4 untuk menjaga exposure tetap stabil, lensa ini juga dirancang tahan debu dan cipratan air agar lebih andal digunakan di berbagai kondisi pengambilan gambar.

Di Indonesia, PT Datascrip memasarkan Canon EOS R6 V body only dengan harga Rp 38.999.000. Sementara paket EOS R6 V bersama lensa RF20-50mm f/4L IS USM PZ dijual seharga Rp 58.999.000.

Adapun lensa RF20-50mm f/4L IS USM PZ dipasarkan terpisah dengan banderol Rp 25.999.000. Seluruh produk tersebut sudah termasuk PPN 11 persen dan dilengkapi garansi resmi PT Datascrip selama dua tahun.

Scr/Mashable




Don't Miss