Apple Dikabarkan Siapkan Fitur Anti-Jambret di iPhone, Ponsel Bisa Langsung Terkunci Otomatis

30.05.2026
Apple Dikabarkan Siapkan Fitur Anti-Jambret di iPhone, Ponsel Bisa Langsung Terkunci Otomatis
Apple Dikabarkan Siapkan Fitur Anti-Jambret di iPhone, Ponsel Bisa Langsung Terkunci Otomatis

Apple dikabarkan tengah mengembangkan fitur keamanan baru untuk iPhone yang dirancang khusus menghadapi maraknya aksi pencurian ponsel di ruang publik. Teknologi tersebut disebut mampu mendeteksi ketika iPhone dirampas secara tiba-tiba dan langsung mengunci perangkat secara otomatis.

Laporan tersebut pertama kali diungkap oleh media teknologi 9to5Mac yang menyebut Apple sedang mengembangkan sistem berbasis sensor gerak untuk mengenali pola khas aksi penjambretan ponsel.

Fitur keamanan baru ini disebut memanfaatkan teknologi yang sudah tersedia di iPhone, termasuk accelerometer serta kemungkinan integrasi dengan perangkat wearable seperti Apple Watch. Sistem akan menganalisis gerakan mendadak yang identik dengan aksi perampasan, lalu secara otomatis mengaktifkan penguncian perangkat.

Langkah ini dinilai sebagai respons Apple terhadap meningkatnya kasus pencurian smartphone di berbagai kota besar dunia. Modus yang sering terjadi adalah pelaku menggunakan sepeda motor untuk merampas ponsel langsung dari tangan pengguna sebelum melarikan diri dengan cepat.

Ponsel yang masih dalam kondisi terbuka atau unlocked memiliki nilai lebih tinggi di pasar gelap dibanding perangkat yang terkunci. Selain dapat dijual dengan harga lebih mahal, perangkat yang belum terkunci juga memungkinkan pelaku mengakses data pribadi korban.

Laporan Wired sebelumnya menyebut perangkat unlocked dapat bernilai hingga 1.000 dolar AS di tangan pelaku pencurian, jauh lebih tinggi dibanding perangkat yang terkunci.

Risiko terbesar bukan hanya kehilangan perangkat, tetapi juga akses terhadap aplikasi perbankan, akun digital, data pribadi, hingga informasi sensitif pengguna.

Karena itu, fitur anti-jambret otomatis dinilai bisa menjadi lapisan keamanan tambahan yang penting, terutama untuk mengurangi potensi penyalahgunaan data setelah perangkat dicuri.

Jika benar diluncurkan, fitur tersebut akan melengkapi berbagai sistem perlindungan perangkat curian yang selama ini sudah tersedia di ekosistem Apple.

Saat ini, Apple telah memiliki fitur Activation Lock yang mencegah perangkat dihapus atau dinonaktifkan tanpa akun Apple asli pemiliknya. Selain itu, aplikasi Find My memungkinkan pengguna melacak lokasi perangkat yang hilang atau dicuri.

Apple juga sudah menerapkan fitur keamanan biometrik seperti Face ID dan Touch ID, serta Security Delay yang mengharuskan verifikasi tambahan dan jeda waktu tertentu sebelum pengguna bisa mengubah kata sandi penting atau pengaturan keamanan utama.

Kombinasi fitur-fitur tersebut membuat iPhone menjadi salah satu perangkat dengan sistem keamanan paling ketat di industri smartphone.

Hingga kini Apple belum memberikan konfirmasi resmi terkait fitur anti-jambret tersebut. Namun sejumlah analis memperkirakan teknologi itu bisa diperkenalkan dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 8–12 Juni mendatang.

WWDC biasanya menjadi panggung utama Apple untuk memperkenalkan sistem operasi iOS terbaru beserta berbagai fitur keamanan dan pembaruan teknologi untuk iPhone, iPad, Mac, hingga perangkat wearable mereka.

Jika benar diumumkan tahun ini, fitur anti-jambret otomatis tersebut diperkirakan akan menjadi bagian dari pembaruan iOS generasi terbaru yang fokus pada perlindungan data pengguna di tengah meningkatnya ancaman keamanan digital dan pencurian perangkat mobile.

Pengembangan teknologi keamanan berbasis sensor gerak juga memperlihatkan bagaimana produsen smartphone mulai memanfaatkan kecerdasan perangkat untuk mengenali situasi berbahaya secara real-time, bukan hanya mengandalkan kata sandi atau autentikasi biometrik semata.

Scr/Mashable




Don't Miss