FIFA Akan Ubah Aturan kartu Kuning di Piala Dunia 2026

29.04.2026
FIFA Akan Ubah Aturan kartu Kuning di Piala Dunia 2026
FIFA Akan Ubah Aturan kartu Kuning di Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 akan menerapkan serangkaian perubahan besar, terutama sistem kartu kuning baru yang bertujuan untuk mencegah pemain bintang absen di semifinal karena skorsing.

Penambahan 16 tim lagi berarti akan ada lebih banyak pertandingan di Piala Dunia 2026, yang juga berarti risiko lebih besar bagi pemain untuk diskors karena mengumpulkan kartu kuning.

Menurut rencana baru, FIFA akan menerapkan dua periode penghapusan kartu kuning dalam turnamen. Periode pertama akan berlangsung setelah babak penyisihan grup, dan yang kedua setelah perempat final. Ini adalah solusi untuk membatasi jumlah pemain bintang yang absen di semifinal hanya karena mereka telah mengumpulkan cukup banyak kartu dalam beberapa pertandingan.

Pada Piala Dunia sebelumnya, pemain yang menerima dua kartu kuning sebelum semifinal akan diskors satu pertandingan. Dengan format baru, jika aturan lama tetap berlaku, seorang pemain bisa harus bermain hingga lima pertandingan sebelum semifinal, yang secara signifikan meningkatkan risiko skorsing. FIFA mempertimbangkan untuk menaikkan ambang batas menjadi tiga kartu kuning, tetapi opsi untuk menghapus dua kartu kuning dianggap lebih masuk akal.

Namun, pemain yang menerima kartu kuning dalam dua dari tiga pertandingan babak penyisihan grup tetap akan dikenai sanksi skorsing satu pertandingan. Demikian pula, jika seorang pemain menerima dua kartu kuning di babak gugur dari babak 32 besar hingga perempat final, sanksi tersebut tetap berlaku.

Selain masalah kartu kuning dan merah, FIFA juga ingin mempercepat tempo permainan. Pemain hanya memiliki waktu 5 detik untuk melakukan lemparan ke dalam atau tendangan gawang. Pemain pengganti harus meninggalkan lapangan dalam waktu 10 detik. Pemain yang membutuhkan perawatan medis di lapangan harus meninggalkan lapangan selama satu menit, kecuali jika lawan mendapat kartu kuning karena pelanggaran.

Poin penting lainnya adalah VAR akan memiliki kewenangan intervensi yang lebih luas, termasuk meninjau kartu kuning kedua dan bahkan situasi tendangan sudut yang kontroversial.

FIFA Menaikan Hadiah Uang untuk Piala Dunia 2026

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah mencapai kesepakatan untuk meningkatkan hadiah uang dan biaya partisipasi untuk tim nasional di Piala Dunia 2026.

Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran dari banyak federasi anggota tentang meningkatnya biaya, khususnya terkait dengan perjalanan, logistik, dan masalah pajak di Amerika Serikat, salah satu dari tiga negara tuan rumah bersama turnamen tersebut.

Sebelumnya, FIFA mengumumkan dana hadiah rekor sebesar $727 juta untuk Piala Dunia yang diperluas dengan 48 tim. Menurut rencana awal, setiap tim peserta akan dijamin setidaknya $10,5 juta, sementara tim pemenang akan menerima $50 juta . Namun, setelah diskusi baru-baru ini dengan perwakilan dari berbagai federasi, angka ini kemungkinan akan disesuaikan lebih tinggi lagi.

Keputusan akhir diperkirakan akan dibuat pada pertemuan Dewan FIFA di Vancouver, Kanada, dalam waktu dekat. Ini dipandang sebagai langkah penting untuk meredakan kekhawatiran dari federasi, karena banyak tim nasional percaya bahwa mereka dapat menderita kerugian jika mereka tidak melaju jauh di turnamen tersebut.

Selain sekadar meningkatkan hadiah uang, FIFA juga berencana untuk memperluas pendanaan pengembangan bagi semua 211 federasi anggotanya. Ini adalah bagian dari strategi keuangan jangka panjang organisasi tersebut, yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan pengembangan sepak bola secara global.

Peningkatan hadiah uang yang diberikan FIFA didukung oleh fondasi keuangan yang kuat. Organisasi ini diproyeksikan menghasilkan pendapatan hingga $13 miliar selama siklus saat ini, sebagian besar berkat daya tarik komersial yang sangat besar dari Piala Dunia 2026 .

Langkah untuk meningkatkan hadiah uang ini tidak hanya memberikan dukungan finansial bagi tim nasional, tetapi juga dipandang sebagai penegasan ambisi FIFA untuk memperluas skala dan pengaruhnya di era baru sepak bola dunia.

Scr/Mashable





Don't Miss