Barcelona dipastikan bakal meraup keuntungan finansial sekitar 1,3 juta euro (setara Rp26,7 miliar) berkat mekanisme solidaritas FIFA, menyusul kepindahan resmi Marc Cucurella dari Chelsea ke Real Madrid.
Marc Cucurella telah resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2026. Menurut laporan media-media Spanyol, manajemen El Real menggelontorkan dana sekitar 50 juta euro (sekitar Rp1 triliun) demi menebus bek kiri berpaspor Spanyol tersebut dari Stamford Bridge.
Menariknya, transfer ini tidak hanya menguntungkan Real Madrid dan Chelsea. Sang rival abadi, Barcelona, juga kecipratan berkah finansial berkat regulasi hak pelatihan dan mekanisme solidaritas (solidarity mechanism) yang diatur oleh FIFA.
Berdasarkan regulasi FIFA, sebesar 5% dari nilai transfer internasional seorang pemain akan dialokasikan kepada klub-klub yang mendidik sang pemain pada rentang usia 12 hingga 23 tahun. Dengan asumsi mahar transfer menyentuh angka 50 juta euro, Barcelona diproyeksikan akan menerima dana segar lebih dari 1 juta euro, atau tepatnya sekitar 1,3 juta euro.
Selain tim yang bermarkas di Camp Nou tersebut, tiga klub Spanyol lainnya—Espanyol, Getafe, dan Eibar—juga berhak mendapatkan jatah dari dana solidaritas ini. Espanyol diperkirakan bakal mengantongi lebih dari 300.000 euro (Rp6,1 miliar), sementara Getafe dan Eibar masing-masing akan menerima di atas 200.000 euro (Rp4,1 miliar).
Dari Didikan La Masia Menuju Panggung Dunia
Cucurella sendiri merupakan produk asli akademi tersohor Barcelona, La Masia, setelah sebelumnya sempat menimba ilmu di Espanyol. Pemain kelahiran 1998 ini dulunya digadang-gadang sebagai salah satu talenta paling menjanjikan yang dimiliki raksasa Catalan tersebut.
Selama di Barcelona, ia menjadi pilar penting di kompetisi UEFA Youth League dan menjadi sosok kunci yang berhasil membawa Barcelona B promosi ke Segunda Division (kasta kedua Liga Spanyol). Pada musim berikutnya, Cucurella mencatatkan 37 penampilan di kompetisi tersebut.
Sayangnya, jalan menuju skuad utama Barcelona tertutup rapat lantaran posisi bek kiri saat itu dikuasai penuh oleh Jordi Alba yang tak tergantikan. Alhasil, Cucurella hanya sempat mencicipi 7 menit bermain di laga resmi bersama tim utama Barcelona sebelum akhirnya dipinjamkan ke Eibar.
Setelah itu, ia melanglang buana ke Getafe, Brighton, hingga akhirnya berlabuh di Chelsea demi mematangkan kariernya.
Pada musim panas 2022, Chelsea rela merogoh kocek hingga 65,3 juta euro untuk memboyongnya ke Stamford Bridge. Bersama The Blues, Cucurella sukses merengkuh trofi besar pertamanya dan menyejajarkan diri sebagai salah satu bek kiri papan atas di Eropa.
Pemain Spanyol Termahal Kedua dalam Sejarah
Kepindahan ke Real Madrid kian meroketkan nilai pasar kumulatif Cucurella. Berdasarkan data statistik dari AS, total biaya transfer yang melibatkan nama Cucurella sepanjang kariernya kini telah menembus angka fantastis, yakni 151,1 juta euro (sekitar Rp2,6 triliun).
Angka tersebut menobatkan Cucurella sebagai pemain asal Spanyol dengan total nilai transfer akumulatif tertinggi kedua dalam sejarah sepak bola, hanya kalah dari striker Alvaro Morata yang mencatatkan total nilai transfer 217,2 juta euro.
Di usianya yang menginjak 27 tahun, bek kelahiran Catalunya ini siap membuka lembaran baru dalam kariernya dengan seragam putih khas Real Madrid. Ironisnya, sang mantan klub, Barcelona, justru punya alasan kuat untuk tersenyum lebar karena rival abadinya tersebut secara tidak langsung memberikan mereka suntikan dana dari pemain yang mereka besarkan sendiri di La Masia.
Scr/Mashable
















