Mimpi Buruk Manchester City dalam Perebutan Gelar Juara Liga Inggris

05.05.2026
Mimpi Buruk Manchester City dalam Perebutan Gelar Juara Liga Inggris
Mimpi Buruk Manchester City dalam Perebutan Gelar Juara Liga Inggris

Persaingan perebutan gelar Liga Inggris menjadi lebih sengit dari sebelumnya bagi Manchester City, karena tim asuhan Pep Guardiola menghadapi jadwal pertandingan yang melelahkan.

Menurut media Inggris, permintaan Manchester City untuk menyesuaikan jadwal pertandingan ditolak oleh penyelenggara liga, meskipun harus memainkan tiga pertandingan hanya dalam tujuh hari. Beban jadwal semakin berat ketika “The Citizens” harus memainkan final Piala FA melawan Chelsea sebelum langsung menjalani pertandingan Liga Premier yang padat .

Jadwal sementara memaksa Man City menghadapi Crystal Palace (14 Mei), diikuti final Piala FA di Wembley (16 Mei), dan kemudian bertandang ke Bournemouth (20 Mei). Ini adalah jadwal yang padat, hampir tidak memberi waktu bagi para pemain untuk pulih.

Tim Stadion Etihad mengusulkan perubahan urutan pertandingan untuk mengurangi tekanan perjalanan dan memastikan kebugaran para pemain. Namun, penyelenggara liga diperkirakan akan mempertahankan jadwal semula untuk menghindari potensi kontroversi terkait favoritisme di tengah persaingan perebutan gelar yang ketat.

Faktanya, setidaknya tiga klub telah menyuarakan penolakan mereka terhadap penyesuaian jadwal untuk Man City. Hal ini membuat perubahan hampir mustahil, memaksa tim Pep Guardiola untuk beradaptasi dengan keadaan yang sulit.

Dengan Arsenal unggul enam poin meskipun telah memainkan dua pertandingan lebih banyak, tekanan pada Man City sangat besar. Jadwal yang padat tidak hanya memengaruhi kebugaran mereka tetapi juga dapat memaksa mereka untuk merotasi skuad, atau bahkan mengorbankan satu kompetisi untuk fokus pada tujuan mereka yang lebih penting.

Di tahap akhir musim, setiap detail kecil dapat menentukan hasilnya. Bagi Man City, jadwal pertandingan ini bagaikan mimpi buruk, dan jika mereka gagal melewatinya, impian mereka untuk memenangkan kejuaraan bisa sirna begitu saja.

Faktor Penentu dalam Perebutan Gelar Liga Inggris

Mantan bek Manchester United, Gary Neville percaya Arsenal perlu mencetak gol sebanyak mungkin untuk bersaing dengan Man City dalam hal selisih gol di perebutan gelar Liga Inggris musim ini.

“Arsenal bermain bagus, tetapi mereka seharusnya bisa mencetak beberapa gol lagi. Arteta pasti akan menuntut para pemain untuk memanfaatkan peluang mereka dengan lebih baik, bermain lebih tajam dan menentukan,” kata mantan asisten pelatih Timnas Inggris itu.

Arsenal hanya memiliki tiga pertandingan tersisa, melawan Burnley, Crystal Palace, dan pertandingan tandang melawan West Ham. Menurut Neville, pertandingan di London Stadium akan menjadi tantangan terbesar.

Neville juga menekankan bahwa Arsenal tidak boleh bermain aman pada tahap ini: “Mereka perlu terus menyerang dan mempertahankan tekanan. Saya pikir Man City akan mengalahkan Everton, dan jika mereka kehilangan poin, itu akan menjadi kejutan besar. Tetapi bagi Arsenal, pertandingan tandang melawan West Ham adalah pertandingan yang paling mengkhawatirkan. West Ham berjuang untuk menghindari degradasi dan mereka akan melakukan segala cara untuk mendapatkan poin.”

Senada dengan pendapat tersebut, mantan bek tengah Jamie Carragher percaya bahwa persaingan perebutan gelar juara bisa ditentukan oleh selisih gol jika Man City mempertahankan performa mereka.

Carragher berkomentar: “Arsenal tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan, keletihan, atau stres seperti yang mereka alami baru-baru ini, tetapi itu sebagian disebabkan oleh performa buruk Fulham. Kita harus menunggu dan melihat bagaimana perkembangannya, tetapi ini jelas memberikan tekanan tambahan pada Man City, yang akan menghadapi pertandingan sulit melawan Everton.”

Dengan jadwal pertandingan tersisa yang menantang, Arsenal perlu menjaga konsistensi dan ketenangan jika ingin mempertahankan posisi puncak mereka di tengah tekanan besar dari Manchester City.

Scr/Mashable





Don't Miss