Siap-Siap Ketemu ‘Iklan Percakapan’ di Google Search, Begini Cara Kerja Iklan AI Mode Terbaru

25.05.2026
Siap-Siap Ketemu 'Iklan Percakapan' di Google Search, Begini Cara Kerja Iklan AI Mode Terbaru
Siap-Siap Ketemu 'Iklan Percakapan' di Google Search, Begini Cara Kerja Iklan AI Mode Terbaru

Langkah raksasa teknologi Google yang mengubah total mesin pencarinya menjadi pengalaman berbasis kecerdasan buatan (AI) tampaknya langsung diikuti oleh inovasi strategi bisnis yang tidak kalah radikal. Sebagai bagian dari rangkaian pengumuman besar di panggung Google I/O, perusahaan tersebut resmi memamerkan bagaimana format iklan percakapan yang ditenagai oleh Gemini AI bakal mulai gentayangan di hasil pencarian pengguna.

Untungnya bagi kenyamanan berselancar, raksasa mesin pencari ini berjanji bahwa seluruh format iklan baru yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan tersebut akan tetap diberi label jelas sebagai konten “bersponsor”. Keputusan transparansi ini sangat penting dilakukan agar pengguna internet tidak kebingungan dalam membedakan antara informasi organik murni dan konten promosi berbayar.

Menguji Dua Jenis Iklan Interaktif di Dalam Jawaban AI Mode

Dikutip dari Engadget, Jumat (22/5/2026), dalam tahap awal perkenalannya, Google terpantau sedang gencar menguji coba dua jenis format iklan baru di dalam fitur ringkasan pintar AI Mode. Format pertama dinamakan Conversational Discovery Ads (Iklan Penemuan Percakapan) yang dirancang secara genius agar promosi sebuah produk bisa langsung menjawab pertanyaan spesifik dari pengguna.

Sementara itu, jenis kedua adalah fitur Highlighted Answers (jawaban yang disorot) yang bertugas menyisipkan rekomendasi berbayar di tengah daftar saran pencarian kecerdasan buatan. Sebagai contoh konkret, ketika Anda sedang iseng mencari rekomendasi aplikasi belajar bahasa asing terbaik, algoritma AI secara otomatis akan memunculkan entri bersponsor seperti Duolingo di posisi teratas.

Hadirnya Iklan Belanja Pintar untuk Memandu Pembelian Barang Mewah

Tidak hanya menyasar menu ringkasan pintar, mesin pencarian Google standar juga dipastikan bakal segera kebanjiran format iklan berbasis kecerdasan buatan dalam beberapa bulan ke depan. Salah satu senjata barunya adalah AI-Powered Shopping Ads yang sengaja dikembangkan khusus untuk memandu konsumen saat ingin membeli barang-barang elektronik berbiaya besar.

Ketika pengguna mengetik kata kunci belanjaan mahal seperti kulkas pintar, televisi layar lebar, atau mesin kopi espresso, produk bersponsor akan langsung muncul dengan narasi yang unik. Teknologi Gemini AI di balik layar akan secara otomatis mendeteksi produk paling relevan sekaligus menulis teks penjelasan khusus yang merayu konsumen mengapa produk tersebut paling cocok untuk mereka.

Fitur Business Agent: Menaruh Chatbot Merek Langsung di Kolom Iklan

Gebrakan yang dinilai paling revolusioner dari panggung teknologi ini adalah peluncuran fitur interaktif bernama Business Agent for Leads. Format iklan berbasis Gemini AI ini memungkinkan sebuah perusahaan menaruh “agen merek pintar” atau chatbot kustom yang bertindak layaknya perwakilan resmi layanan pelanggan langsung di dalam kotak iklan.

Sebagai contoh, seorang mahasiswa yang sedang pusing mencari informasi pendaftaran kampus impian akan melihat tombol interaktif bertuliskan “Chat” atau “Ajukan Pertanyaan” di dalam hasil pencarian bersponsor. Begitu tombol tersebut diklik, sang pengguna bisa langsung mengobrol seru dengan robot pintar tersebut untuk mendapatkan brosur digital tanpa perlu repot membuka situs web aslinya.

Ekspansi Penawaran Langsung yang Dipersonalisasi Sesuai Selera

Langkah inovasi komersial dari Google ini akhirnya ditutup lewat ekspansi fitur Direct Offers yang kini cakupannya dibuat jauh lebih personal berdasarkan riwayat pencarian pengguna. Anda akan mulai sering melihat penawaran paket produk berbasis AI, bonus hadiah kejutan, hingga kupon potongan harga dari toko-toko lokal yang ada di sekitar tempat tinggal Anda.

Gokilnya lagi, kehadiran fitur pembayaran bawaan (in-app payment) memungkinkan Anda mengklaim voucher diskon atau tiket perjalanan tersebut secara instan tanpa perlu meninggalkan halaman Google Search. Semua kemudahan bertransaksi yang ditemani oleh asisten perencana perjalanan berbasis AI ini diproyeksikan bakal mengubah total kebiasaan belanja masyarakat modern di masa depan.

Scr/Mashable




Don't Miss