Berburu Suksesor Salah, Liverpool Bidik ‘Permata Hitam’ Bundesliga Senilai Rp2 Triliun

25.05.2026
Berburu Suksesor Salah, Liverpool Bidik ‘Permata Hitam’ Bundesliga Senilai Rp2 Triliun
Berburu Suksesor Salah, Liverpool Bidik ‘Permata Hitam’ Bundesliga Senilai Rp2 Triliun

Liverpool tampaknya benar-benar serius menatap era baru pasca-Mohamed Salah. Klub raksasa Liga Inggris tersebut kini dilaporkan menjadikan winger muda RB Leipzig, Yan Diomande, sebagai buruan utama mereka pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, langkah The Reds dipastikan tidak akan mudah karena Leipzig mematok harga selangit.

The Reds saat ini sedang bersiap melakukan rekonstruksi besar-besaran di lini serang mereka. Pasalnya, kebersamaan Mohamed Salah di Anfield disinyalir akan segera berakhir.

Guna mengisi kekosongan yang ditinggalkan sang bintang Mesir, nama Yan Diomande pun mencuat sebagai prioritas nomor satu manajemen Liverpool.

Berdasarkan laporan yang beredar, tim pemandu bakat Liverpool telah memantau ketat performa pemain berkebangsaan Pantai Gading tersebut sepanjang musim 2025/2026. Sadar aset berharganya sedang diincar klub raksasa, RB Leipzig langsung memasang pagar tinggi. Klub Bundesliga itu dilaporkan hanya mau membuka pintu negosiasi jika ada klub yang berani membayar lebih dari 100 juta euro (sekitar Rp2 triliun).

Nilai pasar Diomande yang meroket bukan tanpa alasan. Pemain berusia 19 tahun itu baru saja menjalani musim yang luar biasa di Bundesliga 2025/2026.

Sepanjang musim, ia sukses membukukan 12 gol dan 8 assist, sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pemain ofensif paling menjanjikan di kompetisi tertinggi Jerman.

Diomande dikenal memiliki kecepatan yang eksplosif, kemampuan dribel yang mumpuni, serta visi bermain yang sangat direct (langsung menusuk ke jantung pertahanan). Karakteristik inilah yang membuat tim pemandu bakat Liverpool menilai Diomande sangat cocok dengan atmosfer kompetisi Premier League yang mengandalkan fisik dan kecepatan.

Ia diproyeksikan menjadi suksesor jangka panjang untuk mengisi pos sayap kanan yang selama bertahun-tahun dikuasai Salah.

Meski Liverpool kepincut berat, transfer ini diprediksi berjalan alot. RB Leipzig saat ini tengah bergerak cepat untuk memagari Diomande dengan tawaran kontrak baru yang disertai kenaikan gaji signifikan.

Terlebih lagi, klub Jerman tersebut sama sekali tidak berada dalam tekanan untuk menjual sang pemain, mengingat Diomande masih terikat kontrak jangka panjang hingga tahun 2030.

Di sisi lain, Diomande sendiri memilih untuk tetap membumi dan tidak ambil pusing dengan segala rumor yang mengaitkan namanya dengan publik Anfield.

Liverpool Siap Pecahkan Rekor Transfer untuk Michael Olise

Sebelumnya, Liverpool dilaporkan siap melakukan langkah gila pada bursa transfer mendatang. Klub raksasa Liga Inggris tersebut dikabarkan bersedia memecahkan rekor transfer klub demi memboyong bintang Bayern Munchen, Michael Olise.

Melansir laporan dari Fichajes, tim yang bermarkas di Anfield ini tidak main-main. The Reds disebut-sebut siap menggelontorkan dana fantastis hingga 170 juta euro (sekitar Rp3,5 triliun) demi merayu Bayern Munchen agar mau melepas sang pemain.

Nilai ini meluncur murni sebagai bukti keseriusan Liverpool, meskipun raksasa Jerman tersebut sebelumnya sempat menegaskan bahwa pemain asal Prancis itu tidak akan dijual.

Langkah berani Liverpool ini bukan tanpa alasan. Olise baru saja menjalani musim yang luar biasa bersama Bayern Munchen dengan torehan fantastis: 22 gol dan 25 assist.

Statistik mentereng ini menasbihkan dirinya sebagai salah satu bintang paling menjanjikan di panggung sepak bola Eropa saat ini.

Kecepatan eksosik, teknik dribel yang mumpuni, serta kemampuan menciptakan peluang dalam sekejap membuat Olise dinilai sebagai pembeda yang mampu mengubah jalannya laga. Atas dasar itulah, Liverpool membidik Olise sebagai kepingan teka-teki yang sempurna untuk membangun ulang lini serang mereka di era “pasca-Mohamed Salah”.

Manajemen Merseyside Merah mendambakan sosok penyerang yang tidak hanya tajam di depan gawang, tetapi juga kreatif dan bermental baja di laga-laga besar. Olise dinilai memenuhi semua kriteria tersebut. Pemain Timnas Prancis ini tidak hanya berbahaya saat menyisir sisi kanan lapangan, tetapi juga lihai bergerak ke area sentral, melakukan kombinasi di ruang sempit, serta melepaskan umpan-umpan matang yang mematikan.

Di sisi lain, Bayern Munchen tentu sadar betul dengan aset berharga yang mereka miliki. Manajemen Die Roten awalnya memproyeksikan Olise sebagai pilar masa depan klub. Kendati demikian, tawaran menggiurkan sebesar 170 juta euro diyakini bakal membuat raksasa Bundesliga tersebut berpikir dua kali untuk mempertahankan sang pemain.

Scr/Mashable





Don't Miss