Vietnam baru saja mendapatkan angin segar dalam ambisi mereka berburu gelar juara di ajang ASEAN Championship (Piala AFF) 2026. Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, secara resmi mengonfirmasi bahwa Skuad Garuda tidak akan diperkuat oleh deretan pemain keturunan (diaspora) yang merumput di Eropa pada turnamen bulan Juli mendatang.
Salah satu media Vietnam, Bongda, menyebut kondisi ini menjadi keuntungan besar bagi anak asuh Kim Sang-sik. Pasalnya, absennya para pilar utama yang berkarier di kompetisi Eropa bakal mereduksi kekuatan lini pertahanan maupun penyerangan Indonesia secara signifikan.
Dalam sesi wawancara terbaru dengan media, pelatih asal Kanada berusia 50 tahun tersebut menjelaskan kendala personil yang dihadapinya. Penyebab utamanya tidak lain karena Piala AFF bukan merupakan agenda resmi dalam kalender FIFA (FIFA Matchday).
Sesuai regulasi, klub-klub Eropa tidak memiliki kewajiban melepaskan pemain mereka ke tim nasional. Alhasil, Indonesia harus gigit jari karena tidak bisa memanggil para pemain bintangnya yang berkompetisi di luar negeri.
“Kesempatan bagi pemain Eropa untuk bergabung (di Piala AFF) sebenarnya ada, tetapi klub mereka tidak akan mengizinkan. Saya punya pengalaman di CONCACAF dengan turnamen pada periode seperti ini, dan aturan FIFA tetap aturan FIFA,” ujar Herdman, seperti dikutip dari Antara.
Kendati demikian, mantan pelatih timnas Kanada itu menegaskan bahwa momen ini akan menjadi batu loncatan penting untuk melihat potensi penuh dari talenta-talenta domestik.
“Jadi kami akan menggunakan pemain domestik, dan itu penting bagi saya karena target utama kami adalah Piala Dunia dan Piala Asia 2027,” tambahnya.
Keputusan Indonesia untuk mengandalkan 100 persen pemain lokal memberi sinyal kuat bahwa Piala AFF kini bukan lagi prioritas utama bagi sepak bola tanah air. Situasi ini langsung dimanfaatkan sebagai momentum emas oleh Vietnam.
Di Piala AFF 2026, Indonesia memulai persaingan dari Grup A dengan melawan Singapura, Vietnam, Kamboja, dan Brunei Darussalam/Timor Leste.
Timnas Indonesia akan memulai perjuangannya di Piala AFF 2026 (ASEAN Hyundai Cup 2026) pada tanggal 27 Juli 2026. Turnamen ini mengalami perubahan jadwal signifikan dari edisi biasanya, bergeser menjadi musim panas dari tanggal 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 agar tim dapat diperkuat pemain terbaiknya.
Pertandingan fase grup akan dimainkan dengan format setengah kompetisi (home-away bergantian):
- 27 Juli 2026: Indonesia vs Kamboja (Laga Kandang)
- 31 Juli 2026: Pemenang Play-off (Brunei/Timor Leste) vs Indonesia (Laga Tandang)
- 3 Agustus 2026: Indonesia vs Vietnam (Laga Kandang)
- 7 Agustus 2026: Singapura vs Indonesia (Laga Tandang)
Dua tim terbaik dari masing-masing grup akan melaju ke babak semifinal yang menggunakan sistem kandang-tandang:
- Semifinal Leg 1: 15 atau 16 Agustus 2026
- Semifinal Leg 2: 18 atau 19 Agustus 2026
- Final Leg 1: 22 Agustus 2026
- Final Leg 2: 26 Agustus 2026.
Scr/Mashable


















