Kabar mengejutkan datang dari raksasa Premier League, Manchester United. Keluarga miliarder asal Amerika Serikat, Glazer, dilaporkan tengah terlibat dalam diskusi internal yang intens terkait rencana penjualan klub kepada pemilik baru.Sebuah babak baru tampaknya akan segera dimulai di Stadion Old Trafford.
Keluarga Glazer kini mulai mempertimbangkan untuk mengakhiri dinasti kepemilikan mereka yang telah berjalan selama lebih dari 20 tahun di Manchester United. Menurut sumber-sumber terkait, sebuah transisi kekuasaan yang bersejarah diprediksi akan segera terjadi.
Momen ini bakal menandai perubahan struktur kepemilikan terbesar dalam sejarah klub paling sukses di Inggris tersebut.
Melansir laporan dari Bloomberg, sebagian anggota keluarga Glazer di AS sudah mulai mengkaji secara serius opsi divestasi atau penarikan modal. Diskusi internal tahap awal ini fokus pada skema penjualan seluruh atau sebagian saham yang dimiliki oleh beberapa anggota keluarga.
Saat ini, kelompok anggota keluarga yang mendukung opsi angkat kaki sedang berusaha keras membujuk anggota keluarga lainnya. Mereka didesak untuk sepakat melakukan penjualan saham secara keseluruhan.
Langkah ini dinilai sangat mengejutkan publik. Pasalnya, keluarga Glazer selama ini dikenal sangat keras kepala dan bersikeras mempertahankan ruang direksi, meskipun terus mendapat tekanan masif dari suporter serta menghadapi berbagai masalah finansial klub.
Meski demikian, diskusi ini dikabarkan masih berada dalam tahap awal yang sangat krusial dan belum ada keputusan final yang diambil. Namun, bocornya informasi ini langsung mengguncang pasar keuangan global serta jagat sepak bola internasional.
Jika keluarga Glazer benar-benar memutuskan untuk melepas kepemilikannya, Manchester United dipastikan akan memicu aksi saling sikut yang sengit. Deretan miliarder dunia hingga perusahaan dana investasi internasional diprediksi akan bertarung habis-habisan demi memiliki salah satu ikon olahraga termahal di dunia ini.
Nasib Sir Jim Ratcliffe dan Klausul Rahasia
Isu penjualan saham ini memunculkan pertanyaan besar mengenai posisi Sir Jim Ratcliffe. Konglomerat asal Inggris pemilik perusahaan kimia INEOS tersebut sebelumnya telah mengakuisisi sekitar 29% saham minoritas Setan Merah dan memegang kendali penuh atas operasi sepak bola klub.
Rumor yang beredar menyebutkan adanya sebuah klausul khusus (drag-out clause). Klausul ini memungkinkan keluarga Glazer—sebagai pemilik saham mayoritas—untuk memaksa investor minoritas seperti Sir Jim Ratcliffe menjual sisa sahamnya jika ada pembeli baru yang bersedia menawar 100% kepemilikan klub secara utuh.
Valuasi Fantastis dan Proyek Stadion Baru
Keluarga Glazer dilaporkan tidak akan melepas sisa saham mereka dengan harga murah. Sumber internal menyebutkan bahwa pihak Glazer hanya akan meladeni tawaran yang bernilai di atas £5 miliar (sekitar Rp121 triliun).
Angka valuasi setinggi ini dianggap realistis oleh pemilik karena ikut memperhitungkan potensi keuntungan jangka panjang dari rencana pembangunan stadion baru berkapasitas 100.000 penonton di Old Trafford. Proyek megah ini diperkirakan akan melipatgandakan pemasukan komersial klub di masa depan.
Sinyal Kuat dari Timur Tengah
Bocoran mengenai penjualan ini sejalan dengan rumor yang sempat diembuskan oleh promotor olahraga terkemuka asal Arab Saudi, Turki Al-Sheikh. Melalui akun media sosialnya, ia sempat memberikan kode keras bahwa proses negosiasi penjualan Manchester United kepada investor baru sudah memasuki “tahap lanjut”.
Meskipun cuitan tersebut kemudian sempat diredam, publik meyakini bahwa pembeli potensial berikutnya akan kembali datang dari konsorsium kaya raya asal Timur Tengah atau para taipan asal Amerika Serikat yang siap menyuntikkan dana segar demi melunasi utang klub.
Scr/Mashable
















