Juara bertahan Serie A, Inter Milan, bersiap kehilangan salah satu pilar pentingnya. Denzel Dumfries dilaporkan segera merapat ke Real Madrid setelah raksasa Spanyol tersebut menebus klausul rilisnya senilai €20 juta (sekitar Rp419 miliar). Meski kehilangan sang bek sayap Belanda, Nerazzurri bergerak cepat dan sudah mengantongi satu nama suksesor ideal.
Bek kanan berbakat milik Atalanta, Marco Palestra, kini mencuat sebagai target prioritas Inter Milan untuk mengawal sisi kanan pertahanan mereka pada kampanye musim 2026-2027.
Real Madrid sendiri bergerak tanpa ragu untuk mengaktifkan klausul rilis Dumfries. Pemain berusia 30 tahun tersebut akan menyudahi masa baktinya yang gemilang selama lima musim di Giuseppe Meazza.
Saat ini, Dumfries bahkan dilaporkan telah merampungkan tes medis bersama Los Blancos di sela-sela tugas internasionalnya menjelang gelaran Piala Dunia.
Real Madrid sendiri bergerak tanpa ragu untuk mengaktifkan klausul rilis Dumfries. Pemain berusia 30 tahun tersebut akan menyudahi masa baktinya yang gemilang selama lima musim di Giuseppe Meazza.
Saat ini, Dumfries bahkan dilaporkan telah merampungkan tes medis bersama Los Blancos di sela-sela tugas internasionalnya menjelang gelaran Piala Dunia.
Era Baru Inter Milan di Bawah Cristian Chivu
Inter Milan baru saja menutup musim 2025-2026 dengan torehan tinta emas. Di bawah komando pelatih Cristian Chivu, mereka sukses mengawinkan gelar Scudetto Serie A dan Coppa Italia.
Berkat kekuatan skuad yang merata, Inter kembali diunggulkan oleh banyak pengamat untuk mempertahankan takhta mereka musim depan.
Kepergian Dumfries dinilai tidak akan menggoyahkan fondasi klub. Manajemen Inter dikenal memiliki struktur kerja yang solid, baik di dalam maupun di luar lapangan. Sang allenatore, Cristian Chivu, menegaskan bahwa klubnya selalu memiliki rencana cadangan yang matang.
“Anda selalu membutuhkan pemain baru untuk meningkatkan kualitas tim, dan tentu saja, untuk mengirimkan sinyal positif kepada kelompok dan lingkungan klub,” ujar Chivu kepada La Gazzetta dello Sport.
“Kami sudah merencanakan segalanya dengan matang. Ada rencana A dan rencana B untuk setiap posisi. Namun, ketika bulan Agustus tiba, apa pun bisa terjadi karena selalu ada situasi yang tidak terduga. Terlebih lagi di musim panas setelah Piala Dunia, segalanya bisa menjadi sangat rumit,” tambahnya.
Marco Palestra Jadi Target Mahal
Dumfries dijadwalkan resmi berseragam Real Madrid pada bulan Juli mendatang. Di saat yang sama, radar transfer Inter langsung mengarah tajam kepada Marco Palestra.
Bek muda potensial asal Italia ini tampil sangat menjanjikan saat dipinjamkan ke Cagliari sepanjang musim 2025-2026. Menyadari asetnya sedang naik daun, Atalanta selaku klub pemilik dikabarkan memasang pagar tinggi.
La Dea dilaporkan hanya mau melepas pemain berusia 21 tahun itu di angka mendekati €50 juta (sekitar Rp1 triliun). Chivu sendiri masih enggan berbicara terlalu jauh mengenai rumor transfer ini.
“Marco Palestra adalah profil pemain yang bagus, tetapi dia bukan pemain saya hari ini, jadi saya tidak bisa berkomentar banyak,” tutur Chivu diplomatis.
“Kami saat ini sudah memiliki banyak pemain muda Italia yang paham betul arti mengenakan jersi Inter dan memiliki identitas kuat dengan klub ini. Ini adalah keuntungan besar dan jalur yang ingin terus kami pertahankan. Namun, jelas kami juga butuh kombinasi pemain lain agar bisa tetap kompetitif di semua kompetisi,” imbuhnya.
Misi Tebus Kegagalan di Eropa
Performa impresif Palestra bersama Cagliari sebenarnya sempat membuahkan panggilan perdana ke tim nasional senior Italia pada Maret 2026 lalu. Sayangnya, debutnya berakhir pahit karena ia menjadi bagian dari skuad Gli Azzurri yang kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Mengingat Palestra masih terikat kontrak dengan Atalanta hingga Juni 2029, Inter dipastikan harus merogoh kocek dalam-dalam karena pihak Bergamo tidak akan memberikan diskon maut.
Bagi Inter, bursa transfer kali ini sangat krusial. Setelah sukses meraih double domestic (Serie A dan Coppa Italia) musim lalu, target besar berikutnya adalah berbicara banyak di panggung Eropa. Nerazzurri bertekad melangkah lebih jauh di Liga Champions musim depan, menebus hasil minor musim lalu setelah didepak oleh Bodo/Glimt di babak play-off fase gugur.
Scr/Mashable
















