Bursa Transfer Manchester United: Lewis Hall dan Antonee Robinson Masuk Radar

12.06.2026
Bursa Transfer Manchester United: Lewis Hall dan Antonee Robinson Masuk Radar
Bursa Transfer Manchester United: Lewis Hall dan Antonee Robinson Masuk Radar

Manchester United mulai bergerak agresif menyusun skuad untuk menghadapi musim 2026/2027. Setelah memastikan sejumlah evaluasi besar pasca musim lalu, klub berjuluk Setan Merah itu kini fokus memperkuat beberapa sektor krusial, terutama posisi bek kiri dan penjaga gawang.

Nama bek muda Newcastle United, Lewis Hall, kembali muncul sebagai target utama Manchester United. Di saat yang sama, bek kiri Fulham sekaligus pemain tim nasional Amerika Serikat, Antonee Robinson, juga masuk dalam daftar incaran yang sedang dipantau serius oleh manajemen Old Trafford.

Langkah ini menunjukkan bahwa pelatih Michael Carrick ingin membangun fondasi tim yang lebih kompetitif, terlebih Manchester United akan kembali menghadapi jadwal padat termasuk kompetisi Liga Champions musim depan.

Manchester United memasuki bursa transfer musim panas dengan persoalan nyata di sektor kiri pertahanan.

Kepergian Tyrell Malacia membuat pilihan di posisi tersebut semakin terbatas. Sementara Patrick Dorgu diperkirakan akan lebih banyak dimainkan dalam peran menyerang pada musim depan, sehingga praktis hanya menyisakan Luke Shaw sebagai satu-satunya bek kiri senior murni yang tersedia di skuad utama.

Meski Diogo Dalot dan Noussair Mazraoui mampu dimainkan sebagai solusi darurat di posisi tersebut, manajemen klub menilai kebutuhan akan bek kiri baru tidak bisa lagi ditunda.

Selain faktor kedalaman skuad, kontrak Luke Shaw yang akan berakhir musim panas tahun depan membuat United harus mulai memikirkan regenerasi jangka panjang.

Di antara sejumlah nama yang dipantau, Lewis Hall dianggap sebagai kandidat paling menjanjikan.

Bek Newcastle United itu sebenarnya sempat menjadi sorotan setelah gagal masuk skuad Piala Dunia 2026 pilihan pelatih Inggris, Thomas Tuchel. Namun situasi tersebut justru dinilai dapat membuka peluang bagi klub peminat karena Hall bisa langsung bergabung dalam pramusim tanpa harus menjalani agenda internasional yang panjang.

Manchester United diketahui telah memantau perkembangan Hall sejak beberapa bulan terakhir. Ketertarikan tersebut bahkan sudah muncul sejak Maret lalu.

Hall dinilai memiliki profil yang sesuai dengan kebutuhan Setan Merah. Usianya masih muda, sudah berpengalaman bermain di level tertinggi Liga Inggris, dan memiliki potensi berkembang menjadi salah satu bek kiri terbaik Inggris dalam beberapa tahun ke depan.

Namun jalan menuju Hall dipastikan tidak mudah. Newcastle diperkirakan akan memasang harga tinggi untuk pemain yang mereka rekrut dari Chelsea senilai 28 juta poundsterling dua tahun lalu.

Antonee Robinson Alternatif

Jika transfer Hall sulit diwujudkan, Manchester United memiliki opsi lain yang tak kalah menarik, yakni Antonee Robinson.

Bek kiri Fulham itu sudah lama dikenal sebagai salah satu pemain paling konsisten di Premier League. Penampilannya dalam beberapa musim terakhir membuat namanya sempat dikaitkan dengan sejumlah klub elite seperti Liverpool dan Manchester City.

Musim panas ini, Robinson diperkirakan kembali menjadi incaran banyak klub. Namun masa depannya di Craven Cottage masih belum sepenuhnya jelas mengingat Fulham akan memasuki era baru bersama pelatih kepala yang baru.

Bagi Manchester United, Robinson menawarkan pengalaman dan kematangan yang berbeda dibanding Hall.

Pada usia 28 tahun, pemain tim nasional Amerika Serikat tersebut berada dalam fase puncak kariernya. Ia memiliki kemampuan menyerang yang kuat, rajin membantu serangan dari sisi kiri, serta terbukti mampu tampil konsisten di kompetisi seketat Premier League Liga Inggris.

Dari sisi statistik, Robinson bahkan memiliki sejumlah keunggulan dibanding Hall pada musim lalu.

Bek Fulham tersebut menciptakan lebih banyak peluang emas, mencatatkan jumlah tekel dan intersep yang lebih tinggi, unggul dalam duel udara, serta lebih jarang kehilangan bola.

Sementara Hall unggul dalam kemampuan merebut bola di area tinggi lapangan, sebuah atribut yang sangat cocok dengan gaya permainan pressing intens.

Perbedaan karakter keduanya membuat Manchester United memiliki dua pilihan berbeda.

Hall menawarkan investasi jangka panjang dengan potensi perkembangan besar. Sebaliknya, Robinson menawarkan solusi instan yang lebih matang dan siap memberikan kontribusi langsung.

Situasi ini semakin menarik karena United juga masih memiliki dua talenta muda yang berpotensi berkembang, yakni Patrick Dorgu dan Harry Amass.

Selain berburu pemain baru, Manchester United juga akan mengevaluasi opsi internal.

Nama Harry Amass menjadi salah satu pemain muda yang mendapat perhatian khusus. Bek kiri berusia 19 tahun itu tampil impresif selama masa peminjaman bersama Sheffield Wednesday sebelum mengalami cedera saat menghadapi Norwich City pada Januari lalu.

Kini Amass telah pulih sepenuhnya dan dipastikan akan bergabung dengan skuad utama selama pramusim.

Manajemen klub disebut masih membuka seluruh kemungkinan terkait masa depan sang pemain, termasuk bertahan di tim utama atau kembali mendapatkan kesempatan bermain reguler melalui masa peminjaman baru.

Posisi Kiper Akan Dirombak

Tak hanya sektor pertahanan kiri, Manchester United juga berencana melakukan perombakan di posisi penjaga gawang.

Klub tengah mencari sosok kiper pelapis yang mampu memberikan persaingan sehat sekaligus menjadi pendukung ideal bagi Senne Lammens yang tampil impresif pada musim debutnya.

Situasi ini membuat masa depan beberapa penjaga gawang United semakin tidak menentu.

Andre Onana yang baru kembali setelah masa peminjaman di Trabzonspor diperkirakan tidak masuk dalam rencana jangka panjang klub. Ia bahkan disebut hampir tidak memiliki peluang untuk memperebutkan posisi utama pada pramusim mendatang.

Nasib serupa juga mengarah kepada Altay Bayindir. Kiper asal Turki tersebut diprediksi menjadi salah satu pemain yang akan dilepas pada bursa transfer musim panas ini.

Sementara itu, Radek Vitek yang tampil cukup baik selama masa peminjaman di Bristol City juga diperkirakan tidak akan menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub.

Kiper tim kelompok umur Republik Ceko tersebut justru disebut berpotensi dijual secara permanen guna memberikan pemasukan tambahan bagi klub.

Menariknya, proses perekrutan pemain Manchester United musim panas ini juga melibatkan masukan dari para pemain senior.

Laporan dari Inggris menyebut Casemiro memiliki peran penting dalam mendorong Manchester United memburu gelandang Atalanta, Ederson.

Pemain Brasil berusia 34 tahun itu disebut merekomendasikan rekan setimnya di tim nasional sebagai sosok yang tepat untuk menjadi penerus di lini tengah Setan Merah.

Manchester United sendiri dikabarkan tengah mengupayakan transfer Ederson dengan nilai mencapai 39 juta poundsterling. Namun proses penyelesaiannya sempat tertunda setelah sang pemain mendapat panggilan mendadak ke skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026.

Tak hanya Casemiro, kapten tim Bruno Fernandes juga dilaporkan turut memberikan masukan kepada manajemen klub.

Menurut laporan The Telegraph Jumat (12/06/2026), Bruno mendorong Manchester United untuk merekrut gelandang West Ham United, Mateus Fernandes.

Pemain asal Portugal tersebut diperkirakan akan meninggalkan West Ham setelah klub London itu terdegradasi dari Premier League.

Kedekatan keduanya di tim nasional Portugal membuat Bruno mengenal kualitas Mateus dengan sangat baik. Ia disebut telah menyampaikan penilaian positif kepada petinggi klub dan berharap Manchester United dapat merealisasikan transfer tersebut pada musim panas ini.

Pergerakan Manchester United pada bursa transfer kali ini menunjukkan arah yang jelas. Klub tidak hanya mencari pemain untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi juga berupaya membangun fondasi skuad yang mampu bersaing dalam beberapa tahun ke depan.

Lewis Hall, Antonee Robinson, Ederson, hingga Mateus Fernandes menjadi bagian dari daftar nama yang tengah dipertimbangkan untuk memperkuat proyek baru Michael Carrick.

Dengan Liga Champions kembali menanti dan ekspektasi tinggi dari para pendukung, musim panas 2026 bisa menjadi salah satu periode transfer paling menentukan bagi masa depan Manchester United dalam beberapa tahun terakhir.

Scr/Mashable





Don't Miss