Sulit membayangkan Lionel Messi mengenakan seragam biru-hitam Inter Milan. Namun, sebuah pengakuan mengejutkan dari mantan Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, mengungkap bahwa raksasa Italia itu pernah melakukan upaya serius untuk merekrut sang megabintang Argentina saat masih menimba ilmu di akademi Barcelona, La Masia.
Kisah yang nyaris mengubah sejarah sepak bola dunia itu kembali mencuat setelah Moratti menceritakan bagaimana Inter berusaha membujuk Messi muda meninggalkan Barcelona jauh sebelum namanya dikenal sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Alih-alih berhasil memboyong Messi ke San Siro, langkah Inter justru memberikan efek yang tidak terduga. Ketertarikan klub Italia tersebut malah mempercepat jalan Messi menuju tim utama Barcelona dan membuka awal dari salah satu karier paling gemilang dalam sejarah sepak bola.
Dalam wawancara yang dikutip SPORT dan disampaikan melalui Radio Kiss Kiss Napoli, Jumat (12/06/2026), Moratti mengaku sangat terkesan ketika pertama kali melihat Messi bermain di level usia muda.
Ketika itu, bakat luar biasa pemain asal Rosario tersebut langsung menarik perhatiannya.
“Lebih dari sekadar bermimpi membawanya ke Inter, saya melakukan segala yang mungkin agar terjalin kontak langsung. Saya pernah melihatnya bermain di kategori yang lebih rendah dan saya sangat terkesan. Kemudian saya tertarik padanya,” ujar Moratti.
Ketertarikan Inter bukan sekadar rumor transfer biasa. Moratti mengaku benar-benar berupaya membuka komunikasi agar Messi dapat bergabung dengan Nerazzurri.
Namun, ada satu faktor besar yang sulit dikalahkan oleh siapa pun saat itu: hubungan istimewa antara Messi dan Barcelona.
Moratti memahami bahwa Barcelona memiliki tempat khusus di hati keluarga Messi. Klub Catalan tersebut bukan hanya mengembangkan kemampuan sepak bolanya, tetapi juga berperan besar dalam membantu pertumbuhan fisik sang pemain.
Seperti diketahui, saat masih kecil Messi mengalami gangguan hormon pertumbuhan yang membutuhkan perawatan medis khusus. Barcelona menjadi klub yang bersedia menanggung biaya pengobatan tersebut ketika banyak pihak masih meragukan potensinya.
“Saya tahu Barcelona telah membantunya secara medis, mengurus perawatannya sehingga dia bisa berkembang secara fisik dan mencapai level sepak bola tertinggi,” kata Moratti.
Faktor itulah yang membuat peluang Inter untuk mendapatkan Messi menjadi sangat kecil meski mereka telah menunjukkan ketertarikan serius.
Menariknya, Moratti mengungkap bahwa upaya Inter ternyata membawa dampak besar terhadap perjalanan karier Messi di Barcelona.
Menurutnya, kabar mengenai minat Inter yang disampaikan keluarga Messi kepada pihak Barcelona membuat klub tersebut semakin cepat mengambil langkah untuk mengamankan aset berharganya.
Moratti bahkan mengaku pernah mendapat ucapan terima kasih langsung dari Messi karena peristiwa tersebut.
“Messi berterima kasih kepada saya untuk ini, karena ini membantunya melakukan lompatan. Ayahnya berbicara tentang ketertarikan kami kepada Barcelona dan sejak saat itu mereka mempromosikannya ke tim utama,” ungkap Moratti.
Momen tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan karier Messi.
Tak lama kemudian, Barcelona mempercepat proses pengembangannya hingga akhirnya sang pemain mendapatkan kesempatan debut bersama tim utama.
Messi akhirnya melakoni debut bersama tim senior Barcelona pada tahun 2004 di bawah asuhan Frank Rijkaard.
Sejak saat itu, kariernya melesat luar biasa.
Pemain yang awalnya nyaris direbut Inter Milan tersebut menjelma menjadi ikon Barcelona dan salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah.
Selama membela Blaugrana, Messi mempersembahkan berbagai gelar bergengsi, memecahkan rekor demi rekor, serta menjadi simbol kejayaan klub dalam era modern.
Meski akhirnya berpisah dengan Barcelona pada tahun 2021 dalam situasi yang mengejutkan banyak pihak, hubungan Messi dengan klub Catalan tetap menjadi salah satu kisah paling ikonik dalam dunia olahraga.
Ironisnya, upaya Inter Milan untuk membawanya ke Italia justru membantu mempercepat lahirnya legenda terbesar Barcelona.
Di tengah kembali munculnya kisah masa lalu tersebut, Messi kini masih menjadi sosok sentral bagi Timnas Argentina di Piala Dunia 2026.
Kapten Albiceleste terlihat mengikuti sesi latihan tim yang digelar di Kansas City, Amerika Serikat, Kamis (11/6/2026), menjelang laga perdana fase grup.
Dalam latihan tersebut, Messi bergabung bersama sejumlah pemain inti Argentina seperti Rodrigo De Paul, Cristian Romero, Giovani Lo Celso, dan Lisandro Martinez.
Argentina dijadwalkan menghadapi Aljazair pada pertandingan pertama Grup J yang akan berlangsung lima hari setelah sesi latihan tersebut.
Meski kini sudah memasuki fase akhir kariernya, Messi tetap menjadi tumpuan utama Argentina untuk kembali bersaing di panggung terbesar sepak bola dunia.
Dan melihat perjalanan panjangnya, dunia sepak bola mungkin patut bersyukur bahwa transfer ke Inter Milan tidak pernah benar-benar terjadi. Sebab dari keputusan bertahan di Barcelona itulah lahir kisah seorang Lionel Messi yang kemudian mengubah sejarah olahraga paling populer di dunia.
Scr/Mashable















