Anthony Gordon langsung panen kritik tajam menyusul performa melempemnya saat Timnas Inggris menang 4-2 atas Kroasia pada laga penyisihan Grup L Piala Dunia 2026, Selasa (18/6) pagi WIB.
Bertanding di AT&T Stadium, Gordon yang dipasang sebagai starter justru gagal memberikan dampak berarti. Winger yang digadang-gadang bakal menghidupkan daya gedor The Three Lions lewat kecepatan dan kelincahannya ini, malah tampil berbanding terbalik dengan nilai transfer fantastis sebesar 85 juta euro yang baru saja dikucurkan Barcelona untuk menebusnya.
Statistik mencatat, Gordon hanya mampu menyentuh bola sebanyak 17 kali selama 73 menit berada di atas lapangan. Tragisnya, tidak ada satu pun peluang yang berhasil ia ciptakan.
Ia juga mencatatkan nol keraguan dalam melewati lawan, selalu kalah dalam duel perebutan bola, serta gagal mencetak gol maupun assist. Sebagai pelengkap malam buruknya, pemain baru Barca ini juga membuang satu peluang emas di depan gawang.
Bahkan pada babak pertama, Gordon tercatat hanya melakukan 9 kali sentuhan bola—menjadikannya pemain dengan keterlibatan paling minim di lapangan.
Performa minor ini pun langsung memicu gelombang kritik dan ejekan di jagat media sosial. Netizen tak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengolok-olok rekrutan yang awalnya diproyeksikan sebagai masa depan lini serang Blaugrana tersebut.
Penampilan buruk kontra Kroasia ini jelas menaruh tekanan besar di pundak sang pemain. Terlebih, manajemen Barcelona sebelumnya secara sadar memilih untuk membatalkan rencana mempermanenkan Marcus Rashford demi mengalihkan seluruh anggaran transfer mereka untuk memboyong Gordon ke Camp Nou.
“Barca buang Rashford cuma demi Gordon?” tulis salah satu netizen di media sosial X yang viral setelah laga.
“Apakah Barcelona menolak Rashford hanya untuk melihat penampilan sekadar seperti ini?”, “85 juta euro cuma buat 17 kali sentuh bola,” hingga “Benar-benar tidak habis pikir dengan jalan pikiran Barcelona,” menjadi deretan reaksi miring lain dari komunitas pencinta sepak bola dunia.
Ironisnya, di saat Gordon tampil melempem, Marcus Rashford justru hanya butuh waktu 18 menit di lapangan untuk membuktikan kelasnya. Masuk di babak kedua menggantikan Gordon, penyerang milik Manchester United itu langsung mengemas 12 kali sentuhan bola, sukses melakukan 3 kali dribel melewati lawan, melepaskan 2 sentuhan di dalam kotak penalti lawan, dan sukses mencatatkan namanya di papan skor.
Scr/Mashable















