Mengapa Mahmoud Hassan Punya Nama Panggilan Trezeguet?

22.06.2026
Mengapa Mahmoud Hassan Punya Nama Panggilan Trezeguet?
Mengapa Mahmoud Hassan Punya Nama Panggilan Trezeguet?

Nama Mahmoud Hassan mendadak menjadi perbincangan setelah ia mencetak gol penting dalam laga kedua Grup G Piala Dunia 2026 antara Selandia Baru vs Mesir.

Meski baru masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-75, ia langsung memberi dampak besar dengan mencetak gol sundulan pada menit ke-82 yang memastikan Mesir tetap berada dalam persaingan ketat grup tersebut.

Gol tersebut tercipta lewat skema sepak pojok yang dieksekusi dengan presisi, di mana Mahmoud Hassan memanfaatkan celah di lini pertahanan Selandia Baru untuk menanduk bola masuk ke gawang tanpa mampu diantisipasi kiper lawan. Namun bukan hanya gol itu yang mencuri perhatian publik, melainkan nama yang terpampang di bagian belakang jersey-nya: “Trezeguet”.

Banyak penonton yang sempat mengira ia memiliki hubungan keluarga atau keterkaitan langsung dengan legenda Prancis dan Juventus, David Trezeguet. Namun, fakta di balik nama tersebut ternyata memiliki cerita menarik yang sudah melekat sejak ia masih muda.

Dalam sebuah wawancara bersama FourFourTwo yang dilansir Mashable Indonesia, Mahmoud Hassan mengungkapkan asal mula julukan tersebut. Ia menjelaskan bahwa nama “Trezeguet” diberikan oleh pelatihnya sejak masa sekolah karena gaya bermainnya yang dinilai mirip dengan sang legenda.

“Semua berawal ketika saya menjadi pencetak gol terbanyak di tim sekolah saya,” ujar Mahmoud Hassan dalam wawancara tersebut.

“Saya mencetak banyak gol dan pelatih saya memanggil saya Trezeguet karena saya terlihat seperti dia dan dia sedang mendominasi Eropa,” lanjutnya.

Julukan itu kemudian melekat hingga ia menembus level profesional, bahkan tetap digunakan saat dirinya tampil di panggung terbesar seperti Piala Dunia. Menariknya, Mahmoud Hassan mengaku tidak pernah merasa terbebani dengan nama besar tersebut.

“Sudah seperti itu sejak saya berusia sembilan tahun. Itu membuat saya menonjol, tapi saya tidak merasakan tekanan apa pun,” ungkapnya.

Ia juga menceritakan pengalaman unik saat pertama kali berkarier di Eropa, di mana banyak orang mengira dirinya berasal dari Prancis hanya karena nama yang tertera di punggungnya.

“Ketika pertama kali saya pergi ke Eropa, orang-orang mengira saya orang Prancis, tetapi ketika mereka mulai menyadari kemiripannya, saya hanya terlihat seperti dia,” tambahnya.

Perjalanan Karier Mahmoud Hassan Trezeguet

Mahmoud Hassan memulai karier profesionalnya di akademi Al Ahly, salah satu klub terbesar di Mesir. Bakatnya yang menonjol membuatnya cepat menembus tim utama sebelum akhirnya melanjutkan karier ke Eropa. Ia sempat bermain di beberapa klub, termasuk di Liga Turki, sebelum namanya semakin dikenal luas berkat performa konsisten di level klub maupun tim nasional Mesir.

Kemampuannya bermain di sisi sayap dengan kecepatan, dribel tajam, serta insting mencetak gol membuatnya menjadi salah satu pemain kunci Mesir di berbagai turnamen besar. Gol ke gawang Selandia Baru di Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa Mahmoud Hassan “Trezeguet” masih memiliki peran penting di panggung dunia.

Dengan performa seperti ini, nama Mahmoud Hassan Trezeguet bukan hanya sekadar julukan yang mirip legenda, tetapi sudah menjadi identitas yang terus melekat dan membuatnya selalu menarik untuk diikuti di setiap pertandingan besar.

Scr/Mashable





Don't Miss