Menguras Kantong, Harga Makanan dan Minuman Hantui Suporter di Piala Dunia 2026

23.06.2026
Menguras Kantong, Harga Makanan dan Minuman Hantui Suporter di Piala Dunia 2026
Menguras Kantong, Harga Makanan dan Minuman Hantui Suporter di Piala Dunia 2026

Gelaran Piala Dunia 2026 yang berlangsung di tiga negara tuan rumah—Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko—tidak hanya menyajikan drama di atas lapangan hijau. Di luar pertandingan, para suporter internasional kini tengah dihadapkan pada realitas “mengerikan” terkait tingginya biaya hidup selama turnamen, terutama melonjaknya harga makanan dan minuman di dalam stadion.

Sejumlah laporan dari lokasi pertandingan menunjukkan bahwa biaya konsumsi selama turnamen berlangsung menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan di kalangan suporter. Harga minuman, khususnya bir, disebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kompetisi sepak bola internasional lainnya.

Di BC Place, Vancouver, Kanada, para pendukung yang menyaksikan laga Australia melawan Turki harus merogoh kocek sekitar 20 dolar Kanada atau setara lebih dari Rp240 ribu untuk satu kaleng bir berukuran 591 mililiter, demikian laporan dari nine.com.

Pada pertandingan berikutnya antara Selandia Baru dan Mesir, harga memang sedikit turun. Bir ukuran 473 mililiter dijual sekitar 16,25 dolar Kanada atau Rp204 ribu. Namun angka tersebut tetap dianggap tinggi oleh banyak pengunjung.

Untuk kategori premium, harga lebih mencolok lagi. Bir draft premium berukuran 710 hingga 740 mililiter dibanderol antara 22 hingga 26 dolar Kanada atau setara Rp270 ribu hingga Rp320 ribu.

Tak hanya bir, sebotol air mineral di area stadion dijual sekitar 5,75 dolar Kanada atau hampir Rp70 ribu.

Fenomena mahalnya konsumsi tidak hanya terjadi di Kanada. Di Amerika Serikat, harga makanan dan minuman selama Piala Dunia juga menjadi perbincangan hangat.

Di Seattle, satu gelas bir lager Meksiko di kawasan sekitar stadion dilaporkan dijual lebih dari 20 dolar AS. Sementara di beberapa stadion lainnya, harga bir rata-rata berada di atas 20 dolar AS atau sekitar Rp325 ribu.

Bagi sebagian penggemar dari Eropa, angka tersebut dianggap tidak masuk akal. Di banyak negara Eropa, harga bir stadion umumnya berada pada kisaran 4 hingga 6 euro atau sekitar Rp75 ribu hingga Rp110 ribu.

Seorang suporter asal Jerman, Thomas Schüller, mengaku terkejut setelah membayar 24,25 dolar Kanada untuk satu gelas bir saat menyaksikan pertandingan di Toronto.

“Di negara saya, harga seperti ini bisa mendapatkan tiga gelas bir. Ini terlalu mahal,” ujarnya kepada independent.co.uk.

Selain harga bir dan minuman lain di Piala Dunia 2026, biaya makanan di stadion turut menjadi sorotan.

Di Miami, pengunjung dapat menemukan menu kentang goreng premium dengan topping kaviar yang dijual hingga 75 dolar AS. Ada pula empanada raksasa berbobot sekitar 2,2 kilogram dengan harga mencapai 40 dolar AS atau setara dengan Rp714 ribu.

Sementara itu, di Toronto, paket sandwich brisket, keripik kentang, dan minuman ringan dijual hampir 40 dolar Kanada atau Rp503 rupiah.

Meski menu yang ditawarkan berbeda di setiap kota tuan rumah, banyak penggemar menilai harga tersebut terlalu tinggi jika dibandingkan dengan harga makanan stadion pada pertandingan reguler.

Harga Bir Hampir Setara Upah Harian

Kondisi yang paling menyita perhatian terjadi di Mexico City. Harga satu gelas bir di stadion dilaporkan mencapai 299 hingga 310 peso Meksiko setara dengan Rp307-318 ribu rupiah.

Angka itu hampir menyamai upah minimum harian di ibu kota Meksiko yang berada di kisaran 315 peso per hari atau setara dengan Rp323 ribu.

Situasi tersebut memicu diskusi luas di media sosial karena banyak suporter lokal merasa harga selama Piala Dunia melonjak drastis dibandingkan pertandingan sepak bola biasa.

Di tengah kritik terhadap tingginya biaya konsumsi, Atlanta menjadi salah satu kota yang mendapat respons positif dari pengunjung.

Operator stadion mempertahankan kebijakan harga terjangkau yang selama ini diterapkan. Sepotong pizza dijual sekitar 3 dolar AS atau sekitar Rp50 ribu, minuman ringan besar 4 dolar AS, cheeseburger 5 dolar AS, dan bir mulai dari 8 dolar AS.

Banyak suporter menilai harga tersebut lebih masuk akal, terutama setelah mereka mengeluarkan biaya besar untuk tiket pertandingan, akomodasi, dan transportasi selama mengikuti Piala Dunia.

Sebelum turnamen dimulai, FIFA sempat menjadi sorotan setelah menerapkan larangan membawa botol air dari luar stadion. Kebijakan tersebut menuai protes dari sejumlah suporter karena dinilai memberatkan pengunjung.

Belakangan, aturan itu dilonggarkan dengan memperbolehkan penonton membawa satu botol air plastik sekali pakai yang masih tersegel dengan kapasitas maksimal sekitar 590 mililiter.

Meski demikian, sejumlah fasilitas pengisian ulang air minum di beberapa lokasi juga dilaporkan terbatas sehingga tetap memunculkan keluhan dari pengunjung.

Mahalnya biaya makanan dan minuman menjadi sisi lain dari kemeriahan Piala Dunia 2026 yang tidak banyak dibahas sebelum turnamen berlangsung. Bagi sebagian suporter internasional, harga tiket dan perjalanan bukan lagi pengeluaran terbesar selama berada di negara tuan rumah.

Scr/Mashable





Don't Miss