Berkat klausul transfer yang cerdas, Arsenal berpeluang besar mengantongi dana segar dalam jumlah melimpah dari mantan pemainnya, Folarin Balogun. Keuntungan ini datang di tengah performa impresif sang striker bersama tim nasional Amerika Serikat di ajang Piala Dunia 2026.
Skuad berjuluk The Gunners tersebut dilaporkan bakal menerima guyuran uang tunai berkat adanya klausul bagi hasil sebesar 17,5 persen dari nilai transfer masa depan Balogun. Saat ini, klub pemilik Balogun, AS Monaco, mematok harga sang pemain di angka sekitar 50 juta euro (sekitar Rp1,02 triliun) berkat penampilan apiknya di Piala Dunia 2026.
Alhasil, Arsenal bersiap menerima keuntungan besar tanpa perlu mengeluarkan keringat sedikit pun.
Pada turnamen yang digelar di rumah sendiri tersebut, penyerang berusia 24 tahun ini menjadi mesin gol andalan yang sukses membawa anak asuh Mauricio Pochettino melaju ke babak gugur. Performa gemilang ini langsung mendongkrak nilai pasar bomber lulusan akademi Hale End tersebut, sekaligus menjadikannya target buruan utama klub-klub Premier League dan raksasa Eropa lainnya.
Sejak meninggalkan Arsenal untuk bergabung dengan AS Monaco pada tahun 2023, Balogun sukses membuktikan ketajamannya di Ligue 1 Prancis dengan torehan 31 gol dari 91 penampilan. Meski kontraknya saat ini masih tersisa hingga tahun 2028, proses negosiasi perpanjangan masa bakti sang pemain dikabarkan tengah menemui jalan buntu.
Pihak AS Monaco pun memprediksi bahwa masa depan Balogun akan menjadi salah satu komoditas terpanas pada bursa transfer musim panas ini. Potensi kembalinya Balogun untuk merumput di Inggris tidak hanya memberikan keuntungan finansial instan bagi Arsenal, tetapi juga menjadi bukti sahih betapa mewahnya kualitas sistem pembinaan pemain muda di Stadion Emirates.
Scr/Mashable















