Disebut Kena Ghosting, Inter Milan Ternyata ‘Nggak Punya Uang’ untuk Tebus Marco Palestra

25.06.2026
Disebut Kena Ghosting, Inter Milan Ternyata ‘Nggak Punya Uang’ untuk Tebus Marco Palestra
Disebut Kena Ghosting, Inter Milan Ternyata ‘Nggak Punya Uang’ untuk Tebus Marco Palestra

Bursa transfer sepak bola Italia kembali diguncang drama setelah bek muda potensial Atalanta, Marco Palestra, secara mengejutkan membatalkan kesepakatan lisan dengan Inter Milan. Sang pemain justru memilih untuk berlabuh ke klub raksasa Inggris, Chelsea FC, setelah sebelumnya sempat berjanji setia kepada manajemen Nerazzurri.

Pembatalan sepihak ini terjadi dalam sebuah pertemuan krusial di jantung kota Milan, di mana agen sang pemain menyampaikan langsung keputusan tersebut kepada Beppe Marotta dan Piero Ausilio.

Palestra dilaporkan lebih memilih untuk menerima proposal kontrak berdurasi lima tahun dari Chelsea dengan tawaran gaji mencapai €5 juta per musim. Kabar ini tentu mengejutkan manajemen Atalanta, di mana keluarga Percassi selaku pemilik klub langsung menyampaikan rasa sesal yang mendalam kepada pihak Inter Milan.

Berbeda dengan kasus kepindahan Ademola Lookman musim lalu, Atalanta kali ini sebenarnya sangat memprioritaskan Inter karena menghargai keseriusan penawaran yang diajukan pekan lalu.

Kegagalan Inter mengamankan tanda tangan berlian muda Italia ini memicu spekulasi bahwa juara bertahan Serie A tersebut telah kecolongan di detik-detik akhir. Kendati demikian, jurnalis senior sekaligus Direktur Sportitalia, Michele Criscitiello, justru memberikan pandangan yang sangat bertolak belakang mengenai situasi ini.

Menurut Criscitiello, Inter Milan sama sekali tidak tertidur atau lengah, melainkan justru terselamatkan dari sebuah transaksi yang nilainya sudah tidak masuk akal. Ia menilai satu-satunya kekeliruan Inter dalam saga ini adalah ketika mereka berani melempar tawaran awal yang tergolong sangat tinggi, yakni sebesar €50 juta.

Meskipun diakui sebagai salah satu bakat masa depan paling cerah di Italia, nilai pasar objektif untuk pemain seusia Palestra idealnya berada di kisaran €38 hingga €40 juta saja. Oleh karena itu, langkah Chelsea yang siap menggelontorkan total dana hingga €62 juta (sekitar Rp1 triliun) termasuk bonus, dianggap sebagai sebuah kegilaan finansial.

Criscitiello bahkan menyebut bahwa membayar €50 juta untuk Palestra saat ini sudah termasuk kategori terlalu mahal bagi klub manapun. Lebih jauh lagi, ia menilai keputusan Chelsea mengeluarkan biaya hingga €62 juta sebagai bentuk ketidakkompetenan manajemen dalam mengukur nilai wajar seorang pemain.

Di sisi lain, apresiasi besar patut diberikan kepada manajemen Atalanta yang kembali membuktikan kapasitasnya sebagai produsen sekaligus penjual talenta muda terbaik. Keberhasilan mengantongi dana lebih dari €60 juta untuk pemain yang bahkan belum menjadi pilar tak tergantikan di Bergamo adalah sebuah kemenangan mutlak bagi keluarga Percassi.

Pada akhirnya, Inter Milan memilih bersikap realistis dengan merelakan kepergian Marco Palestra menuju Stamford Bridge demi menjaga stabilitas keuangan klub. Kubu Nerazzurri diyakini sama sekali tidak menyesal karena menolak terlibat lebih jauh dalam perang harga yang dinilai sudah melampaui batas kewajaran sepak bola modern.

Scr/Mashable





Don't Miss