AC Milan belum berhenti berbelanja pada bursa transfer musim panas 2026. Setelah memecahkan rekor klub dengan merekrut penyerang Portugal Gonçalo Ramos, pelatih baru Ruben Amorim kini mengalihkan fokus untuk memperkuat lini pertahanan.
Salah satu nama yang menjadi incaran utama Rossoneri adalah bek Manchester United Lisandro Martinez. Amorim disebut sangat menginginkan reuni dengan bek asal Argentina tersebut demi membangun pertahanan yang sesuai dengan filosofi permainannya.
Laporan dari sejumlah media Italia, salah satunya Get Football News italy, Rabu (01/07/2026) menyebut Ruben Amorim telah meminta manajemen AC Milan bergerak cepat untuk mendatangkan Lisandro Martinez.
Selain Martinez, Amorim juga memasukkan bek Sporting CP Gonçalo Inácio ke dalam daftar prioritas transfer. Keduanya dinilai memiliki karakteristik yang sangat cocok dengan sistem permainan sang pelatih.
Bahkan, menurut laporan tersebut, komunikasi awal dengan perwakilan kedua pemain telah dilakukan sebagai bagian dari upaya Milan memperkuat sektor belakang.
Amorim dikabarkan sangat mengagumi kualitas Martinez maupun Gonçalo Inácio dan berharap setidaknya salah satu dari keduanya dapat bergabung ke San Siro pada musim panas ini.
Cocok dengan Filosofi Amorim
Ketertarikan Amorim terhadap Martinez bukan tanpa alasan.
Bek berusia 28 tahun itu dikenal sebagai pemain bertahan yang agresif, berani melakukan duel, serta memiliki kemampuan distribusi bola yang sangat baik dari lini belakang.
Meski tidak memiliki postur tinggi layaknya bek tengah pada umumnya, Martinez mampu menutupi kekurangan tersebut melalui kemampuan membaca permainan, melakukan antisipasi, serta memenangkan duel satu lawan satu.
Karakter tersebut dinilai sangat sesuai dengan gaya bermain Amorim yang menginginkan bek aktif keluar dari garis pertahanan, berani menekan lawan, sekaligus mampu membangun serangan dari belakang.
Selain itu, pengalaman Martinez bersama Manchester United dan Timnas Argentina juga diyakini dapat menambah kepemimpinan di ruang ganti AC Milan.
Manchester United Belum Ingin Melepas Martinez
Meski masuk radar Milan, peluang merekrut Lisandro Martinez dipastikan tidak mudah.
Manchester United dikabarkan tidak memiliki rencana menjual salah satu bek terbaiknya tersebut. Justru, Setan Merah ingin memperkuat sektor pertahanan, bukan menguranginya.
Martinez memang menjalani musim 2025/2026 yang cukup berat. Cedera ligamen anterior (ACL), cedera betis, serta hukuman kartu merah membuatnya hanya tampil dalam 19 pertandingan di semua kompetisi.
Namun ketika dalam kondisi bugar, pemain jebolan Ajax Amsterdam itu tetap menjadi pilihan utama di lini belakang Manchester United. Ia bahkan sempat dipercaya mengenakan ban kapten dalam tiga pertandingan menjelang periode Natal.
Meski demikian, kontraknya yang akan berakhir pada musim panas tahun depan membuat manajemen INEOS menghadapi keputusan penting.
Manchester United harus segera memperpanjang kontrak Martinez atau mempertimbangkan menjualnya tahun ini agar tidak kehilangan sang pemain secara gratis ketika kontraknya habis.
Apabila Manchester United bersikeras mempertahankan Martinez, AC Milan diperkirakan akan mengalihkan seluruh fokus kepada Gonçalo Inácio.
Bek Sporting CP tersebut juga merupakan pemain yang sangat dikenal Ruben Amorim sejak masih melatih klub Portugal itu.
Inácio dianggap sebagai alternatif ideal karena memiliki kemampuan bermain dari belakang, nyaman menguasai bola, dan terbiasa tampil dalam sistem tiga bek yang selama ini menjadi ciri khas Amorim.
Mason Mount Dikabarkan Ditawarkan ke Milan
Selain Martinez, sebelumnya muncul kabar bahwa Manchester United menawarkan gelandang Mason Mount kepada AC Milan.
Laporan dari Italia menyebut nilai transfer Mount berada di kisaran 25 juta euro atau sekitar 21,5 juta poundsterling.
Nominal tersebut jauh lebih rendah dibanding saat Manchester United merekrutnya dari Chelsea dengan nilai sekitar 60 juta poundsterling, terdiri atas 55 juta poundsterling ditambah bonus.
Rumor itu juga dikaitkan dengan kebutuhan Manchester United menambah dana transfer setelah mengalami krisis di lini tengah menyusul cedera lutut serius yang dialami Manuel Ugarte.
Meski demikian, laporan terbaru dari jurnalis Chris Wheeler menyebut Manchester United tidak memiliki rencana melepas Mason Mount pada musim panas ini.
Menurutnya, baik pihak klub maupun sang pemain sama-sama ingin melanjutkan kerja sama.
Artinya, peluang Ruben Amorim untuk bereuni dengan Mount di San Siro sangat kecil, meskipun sebelumnya mereka pernah bekerja sama di Old Trafford.
Milan Bangun Era Baru Bersama Amorim
Ambisi besar AC Milan pada musim panas ini sudah terlihat dari keberhasilan mereka mendatangkan Gonçalo Ramos dari Paris Saint-Germain.
Merujuk informasi dari Fabrizio Romano, yang dilansir dari SempreMilan, striker Timnas Portugal tersebut direkrut dengan nilai sekitar 74 juta euro atau setara dengan 1,5 triliun ditambah bonus, menjadikannya pembelian termahal sepanjang sejarah Rossoneri.
Ramos menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2031 dan diproyeksikan menjadi ujung tombak utama dalam proyek jangka panjang Ruben Amorim.
Selama memperkuat PSG, penyerang berusia 25 tahun itu mencatatkan 45 gol dari 131 pertandingan, serta membantu klub asal Paris meraih tiga gelar Ligue 1, dua Coupe de France, tiga Trophée des Champions, dua Liga Champions, satu UEFA Super Cup, dan satu FIFA Intercontinental Cup.
Setelah sukses mengamankan lini depan dengan kedatangan Ramos, kini Amorim berupaya menyempurnakan skuadnya dengan menghadirkan bek berkualitas. Lisandro Martinez menjadi target impian, sementara Gonçalo Inácio tetap disiapkan sebagai alternatif jika negosiasi dengan Manchester United menemui jalan buntu.
Scr/Mashable















