Laga Spanyol vs Austria di babak 32 besar 2026 FIFA World Cup menjadi salah satu pertandingan yang paling menarik untuk disaksikan.
Duel sesama wakil Eropa ini akan berlangsung di SoFi Stadium pada Kamis malam waktu setempat atau Jumat dini hari waktu Indonesia, dengan tiket menuju babak 16 besar menjadi taruhannya.
Pemenang pertandingan ini nantinya berpeluang menghadapi lawan berat lainnya, yakni Portugal atau Kroasia. Karena itu, duel ini diprediksi berlangsung sengit sejak menit pertama.
Secara statistik dan performa, Spanyol memang lebih diunggulkan. Namun, Austria datang dengan mental underdog yang justru bisa menjadi ancaman besar.
Spanyol Datang dengan Pertahanan Nyaris Sempurna
Sebagai juara Eropa bertahan, Spanyol datang ke fase knockout dengan status favorit. Tim asuhan Luis de la Fuente sukses finis sebagai juara Grup H dengan koleksi 7 poin dari 3 pertandingan.
Meski sempat mengecewakan saat ditahan imbang Tanjung Verde, La Roja tetap menunjukkan kualitasnya sebagai tim elite. Mereka menutup fase grup dengan kemenangan penting 1-0 atas Uruguay, berkat gol penentu dari Álex Baena.
Yang paling mengesankan dari Spanyol bukan hanya hasil, melainkan lini belakang mereka. Hingga babak knockout, Spanyol belum kebobolan satu gol pun. Bahkan, lawan-lawan mereka nyaris tak mampu menciptakan peluang bersih di babak pertama.
Catatan lain yang tak kalah luar biasa adalah rekor tak terkalahkan Spanyol yang kini mencapai 34 pertandingan di semua kompetisi (tidak termasuk adu penalti). Mereka hanya terpaut satu laga dari rekor nasional terbaik.
Meski begitu, ada satu catatan yang perlu diperhatikan. Spanyol belum pernah memenangkan pertandingan knockout Piala Dunia sejak final 2010 ketika gol legendaris Andrés Iniesta membawa mereka juara dunia.
Setelah itu, mereka selalu gagal melewati fase gugur, termasuk tersingkir dari Rusia pada 2018 dan Maroko pada 2022 lewat adu penalti.
Tekanan psikologis ini bisa menjadi tantangan tersendiri bagi La Roja.
Austria Lolos Dramatis dan Punya Modal Kejutan
Di sisi lain, Austria datang ke pertandingan ini dengan cerita yang jauh lebih dramatis.
Tim racikan Ralf Rangnick berhasil lolos sebagai runner-up Grup J setelah bermain imbang 3-3 melawan Aljazair di laga terakhir. Austria nyaris tersingkir setelah dua gol Riyad Mahrez membawa Aljazair unggul.
Namun, gol penyelamat dari Sasa Kalajdzic pada menit ke-96 memastikan Austria lolos berkat keunggulan selisih gol atas Senegal.

Pencapaian ini sangat spesial karena Austria akhirnya kembali ke fase knockout Piala Dunia setelah 72 tahun. Terakhir kali mereka mencapai fase ini adalah pada 1954, saat finis di posisi ketiga.
Momentum itu memberi suntikan kepercayaan diri besar. Terlebih, Piala Dunia 2026 sudah beberapa kali menghadirkan kejutan besar, termasuk tersingkirnya Jerman dan Belanda oleh tim underdog.
Austria tentu ingin menjadi kejutan berikutnya.
Head to Head: Spanyol Jauh Lebih Unggul
Jika melihat rekor pertemuan, Spanyol memiliki dominasi yang cukup jelas atas Austria.
Dalam lima pertemuan terakhir, Spanyol tidak pernah kalah dengan catatan:
- 4 kemenangan
- 1 hasil imbang
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada 2009 dan berakhir dengan kemenangan telak 5-1 untuk Spanyol. Saat itu, David Villa mencetak dua gol.
Namun Austria punya satu memori manis di Piala Dunia. Mereka pernah mengalahkan Spanyol 2-1 pada edisi 1978. Meski sudah lama berlalu, hasil tersebut bisa menjadi motivasi tambahan.
Kabar Tim dan Prediksi Susunan Pemain
Spanyol masih dibayangi masalah cedera di sektor serang. Beberapa pemain seperti Yeremy Pino, Nico Williams, dan Víctor Muñoz belum berada dalam kondisi ideal.
Untungnya, stok pemain kreatif Spanyol tetap melimpah. Sosok seperti Lamine Yamal, Pedri, dan Rodri siap menjadi motor permainan.
Prediksi line-up Spanyol:
Unai Simon; Llorente, Cubarsi, Laporte, Cucurella; Merino, Rodri, Pedri; Yamal, Oyarzabal, Baena
Di kubu Austria, kabar baik datang karena dua pemain senior, Marko Arnautović dan David Alaba, diperkirakan tetap bisa bermain meski sempat mengalami masalah lutut ringan.
Austria akan mengandalkan kreativitas Marcel Sabitzer serta fleksibilitas permainan Konrad Laimer untuk menembus pertahanan Spanyol.
Prediksi line-up Austria:
A. Schlager; Posch, Lienhart, Alaba, Mwene; Seiwald, X. Schlager; Laimer, Schmid, Sabitzer; Arnautovic
Prediksi Skor Spanyol vs Austria
Di atas kertas, Spanyol memang unggul hampir di semua lini. Superkomputer Opta bahkan memberi mereka 70,6% peluang menang, sementara Austria hanya 12,2%.
Namun fase knockout selalu sulit diprediksi. Austria punya semangat juang tinggi dan mental pantang menyerah.
Masalah terbesar Austria adalah lini pertahanan mereka yang belum solid. Mereka sudah 12 pertandingan Piala Dunia beruntun tanpa clean sheet. Melawan tim seefisien Spanyol, statistik ini jelas mengkhawatirkan.
Jika La Roja mampu memanfaatkan celah di lini belakang Austria sejak awal, pertandingan bisa cepat condong ke satu arah.
Prediksi skor akhir: Spanyol 2-0 Austria
Spanyol diprediksi melaju ke babak 16 besar, tetapi Austria tetap berpotensi memberikan perlawanan sengit jika mampu menjaga intensitas permainan selama 90 menit.
Scr/Mashable















