Cetak Gol ke Gawang Kroasia, Ronaldo Buat 2 Sejarah Baru yang Tak Mungkin Diraih Messi

03.07.2026
Cetak Gol ke Gawang Kroasia, Ronaldo Buat 2 Sejarah Baru yang Tak Mungkin Diraih Messi
Cetak Gol ke Gawang Kroasia, Ronaldo Buat 2 Sejarah Baru yang Tak Mungkin Diraih Messi

Ketika sebagian besar pesepak bola sudah menikmati masa pensiun, Cristiano Ronaldo justru masih menulis babak baru dalam sejarah sepak bola dunia. Pada usia 41 tahun 147 hari, megabintang Portugal itu kembali membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pemain hebat, melainkan fenomena yang mungkin tidak akan terulang.

Dalam kemenangan 2-1 Portugal atas Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Ronaldo mencetak satu gol yang tidak hanya membantu timnya melaju ke fase berikutnya. Gol tersebut juga melahirkan sejumlah rekor bersejarah yang mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa.

Lebih menarik lagi, di antara sederet pencapaian tersebut terdapat dua rekor yang hampir dipastikan tidak akan pernah bisa dilampaui oleh rival abadinya, Lionel Messi.

Gol yang Mengakhiri Penantian Panjang di Fase Gugur

Selama karier internasionalnya yang luar biasa, Ronaldo pernah tampil dalam berbagai pertandingan besar di fase gugur Piala Dunia. Namun ada satu catatan yang selalu menjadi bahan diskusi para pengamat sepak bola.

Sebelum menghadapi Kroasia pada 2026, Ronaldo belum pernah mencetak gol di pertandingan fase gugur Piala Dunia. Ia gagal membobol gawang lawan saat menghadapi Belanda, Inggris, Prancis, Jerman, Spanyol, Uruguay, Swiss, hingga Maroko.

Penantian panjang itu akhirnya berakhir di Amerika Utara.

Gol ke gawang Kroasia menjadi gol pertama Ronaldo di babak knockout Piala Dunia. Momen tersebut terasa spesial karena hadir ketika banyak pihak sudah menganggap masa keemasannya telah berakhir.

Alih-alih meredup, kapten Portugal itu justru menambah koleksi sejarah yang sulit ditandingi pemain mana pun.

Menjadi Pencetak Gol Tertua di Fase Gugur Piala Dunia

Gol ke gawang Kroasia juga menghadirkan rekor baru di panggung terbesar sepak bola dunia.

Pada usia 41 tahun 147 hari, Ronaldo resmi menjadi pemain tertua yang pernah mencetak gol di fase gugur Piala Dunia. Rekor ini menunjukkan betapa luar biasanya daya tahan fisik dan profesionalisme yang ia pertahankan selama lebih dari dua dekade.

Di era sepak bola modern yang menuntut kecepatan, intensitas, dan kebugaran tinggi, masih mampu mencetak gol di pertandingan hidup-mati pada usia lebih dari 41 tahun adalah sesuatu yang nyaris tidak masuk akal.

Rekor ini juga menjadi bukti bahwa umur hanyalah angka bagi pemain yang memiliki disiplin luar biasa seperti Ronaldo.

Rekor Pertama yang Sulit Dikejar Messi: Enam Piala Dunia Beruntun dengan Gol

Sebenarnya, sejarah sudah lebih dulu tercipta sebelum laga melawan Kroasia berlangsung.

Di Piala Dunia 2026, Ronaldo memperpanjang catatan yang belum pernah dibuat pemain lain, yakni mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia secara beruntun.

Perjalanannya dimulai pada 2006 dan terus berlanjut pada 2010, 2014, 2018, 2022, hingga 2026. Tidak ada pemain lain yang mampu menjaga konsistensi tersebut selama rentang waktu 20 tahun lebih di turnamen terbesar sepak bola dunia.

Bagi Lionel Messi, rekor ini praktis mustahil untuk dikejar. Sang legenda Argentina memang memiliki perjalanan luar biasa di Piala Dunia, tetapi tidak mencetak gol pada edisi 2006. Dengan karier internasional yang sudah mendekati akhir, tidak ada lagi kesempatan bagi Messi untuk menyamai pencapaian enam edisi beruntun tersebut.

Karena itu, rekor ini berpotensi bertahan sangat lama dalam sejarah sepak bola.

Rekor Kedua yang Mungkin Tak Akan Pernah Terpecahkan

Gol ke gawang Kroasia juga mengantar Ronaldo menciptakan pencapaian yang lebih unik lagi. Ia kini menjadi pemain pertama dalam sejarah sepak bola yang berhasil mencetak lebih dari 25 gol gabungan di Piala Dunia dan Piala Eropa.

Dari Euro 2004 hingga Piala Dunia 2026, Ronaldo mengumpulkan 25 gol di dua turnamen internasional paling bergengsi bagi negara-negara Eropa dan dunia.

Yang membuat rekor ini istimewa bukan hanya jumlah golnya, melainkan rentang waktunya. Gol-gol tersebut tercipta dalam kurun waktu 22 tahun.

Artinya, Ronaldo tidak hanya mampu bersinar di satu generasi, tetapi juga berhasil bertahan melewati beberapa era sepak bola yang berbeda.

Bagi Messi, rekor ini juga sangat sulit untuk disentuh. Selain tidak bermain di Piala Eropa karena mewakili Argentina, jumlah gol gabungan yang dicatat Ronaldo berasal dari dua turnamen besar yang terus ia ikuti secara konsisten selama lebih dari dua dekade.

Faktor usia dan kemungkinan berakhirnya karier internasional Messi membuat rekor tersebut nyaris mustahil terlampaui.

Menyamai Ronaldo Nazario

Tambahan satu gol ke gawang Kroasia juga membuat Ronaldo menyamai catatan legenda Brasil, Ronaldo Nazario.

Keduanya kini sama-sama mengoleksi 25 gol di turnamen internasional besar. Sebuah pencapaian yang semakin menegaskan nama Ronaldo sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah sepak bola.

Namun berbeda dengan Ronaldo Nazario yang telah lama gantung sepatu, Cristiano Ronaldo masih memiliki peluang untuk terus menambah koleksi golnya di Piala Dunia 2026.

Ketika Persaingan Ronaldo dan Messi Memasuki Babak Baru

Selama hampir dua dekade, dunia sepak bola terbagi dalam dua kubu besar: Ronaldo dan Messi. Keduanya silih berganti memecahkan rekor, memenangkan trofi, serta mendefinisikan standar baru tentang kehebatan seorang pesepak bola.

Messi mungkin telah mengangkat trofi Piala Dunia bersama Argentina pada 2022, pencapaian yang menjadi impian terbesar setiap pemain. Namun di sisi lain, Ronaldo terus mengukir rekor-rekor individual yang belum pernah dicapai siapa pun.

Gol ke gawang Kroasia pada Piala Dunia 2026 menjadi pengingat bahwa kisah Ronaldo belum selesai. Di usia yang bahkan lebih tua daripada sebagian besar pelatih tim nasional peserta turnamen, ia masih mampu menjadi pembeda di lapangan.

Dan dari sekian banyak rekor yang sudah ia pecahkan, dua di antaranya kini tampak hampir mustahil dikejar: menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berturut-turut serta menjadi pemain pertama yang mengoleksi lebih dari 25 gol gabungan di Piala Dunia dan Piala Eropa.

Jika suatu hari perdebatan mengenai siapa yang terbesar antara Ronaldo dan Messi kembali muncul, dua catatan sejarah ini akan selalu menjadi bagian penting dari argumen yang mengabadikan nama Cristiano Ronaldo dalam buku rekor sepak bola dunia.

Scr/Mashable





Don't Miss