Liverpool mulai dikaitkan dengan sejumlah nama baru untuk memperkuat lini serang pada bursa transfer musim panas 2026. Dua pemain yang kini masuk radar adalah gelandang serang Almeria, Sergio Arribas, dan winger Paris Saint-Germain, Bradley Barcola.
Kebutuhan Liverpool di pasar transfer cukup luas, meski sektor kanan serangan menjadi salah satu area yang paling disorot. Sejauh ini, The Reds baru mendatangkan Victor Munoz untuk menambah kekuatan lini depan.
Menurut laporan media Spanyol IDEAL, Liverpool disebut telah mengarahkan perhatian kepada Sergio Arribas. Pemain kelahiran Madrid itu tampil tajam bersama Almeria di LaLiga2 musim lalu.
Arribas mencatat 25 gol dan tujuh assist dari 42 pertandingan bersama Almeria pada musim 2025/2026. Catatan itu membuatnya disebut sebagai salah satu pemain paling menarik di Segunda Division.
Siapa Sergio Arribas?
Sergio Arribas merupakan gelandang serang berusia 24 tahun yang lahir di Madrid pada 30 September 2001. Pemain kidal ini memiliki tinggi 172 cm dan kini memperkuat Almeria.
Nilai transfer Arribas diperkirakan berada di kisaran 10 juta poundsterling. Ia sebelumnya pernah menimba ilmu dan bermain untuk Real Madrid sebelum melanjutkan karier bersama Almeria.
Real Madrid masih memiliki 50 persen hak ekonomi Arribas. Artinya, Los Blancos berhak menerima separuh dari nilai transfer jika sang pemain dijual Almeria ke klub lain.
Situasi serupa pernah terjadi ketika Victor Munoz pindah ke Liverpool dalam transfer senilai 34,6 juta poundsterling. Real Madrid juga mendapat bagian dari transaksi tersebut karena masih memegang hak ekonomi sang pemain.
Arribas dikenal memiliki kemampuan mencari ruang di antara lini, masuk ke kotak penalti, dan menyelesaikan peluang dengan tenang. Gaya bermain itu membuat banyak klub Eropa mulai memantau perkembangannya.
Sporting Lisbon menjadi salah satu klub yang cukup sering dikaitkan dengan Arribas. Namun, Liverpool kini disebut ikut masuk dalam persaingan untuk mendapatkan tanda tangan pemain serbabisa tersebut.
Meski menarik, Arribas kemungkinan bukan target utama Liverpool pada musim panas ini. The Reds saat ini sudah memiliki beberapa pemain yang bisa mengisi posisi gelandang serang.
Florian Wirtz, Dominik Szoboszlai, dan Alexis Mac Allister termasuk nama yang bisa dimainkan lebih maju di belakang penyerang. Karena itu, kebutuhan Liverpool di lini tengah lebih condong kepada gelandang bertahan.
Namun, Arribas tetap menjadi profil yang masuk akal untuk dipantau Liverpool. Selain masih berusia 24 tahun, ia sudah memiliki lebih dari 150 penampilan senior dan pernah dimainkan di sektor sayap kanan.
Fleksibilitas itu membuat Arribas tetap relevan dengan kebutuhan Liverpool yang juga mencari tambahan pemain di area serangan kanan. Jika harga dan struktur transfer cocok, peluang The Reds bergerak tetap terbuka.
Bradley Barcola Jadi Target Liverpool
Selain Arribas, Liverpool juga dikaitkan kuat dengan Bradley Barcola. Winger PSG itu disebut berada di bagian atas daftar incaran Liverpool untuk memperkuat lini serang.
Fabrizio Romano menyebut Barcola menjadi target serius Liverpool, tetapi transfer ini tidak akan mudah. PSG dikabarkan hanya akan mempertimbangkan tawaran besar karena Barcola masih dianggap sebagai pemain penting.
Meski begitu, Barcola tidak masuk kategori pemain yang benar-benar tidak tersentuh di PSG. Artinya, klub Paris tersebut masih bisa membuka pintu jika ada proposal besar yang menguntungkan semua pihak.
Liverpool sebelumnya disebut mengejar winger RB Leipzig, Yan Diomande, dengan proposal sekitar 100 juta euro atau 86 juta poundsterling. Namun, Diomande dikabarkan lebih memilih PSG sehingga Liverpool harus mencari opsi lain.
Kondisi itu membuat nama Barcola semakin sering dikaitkan dengan Anfield. PSG sendiri sedang menyusun ulang lini depan dan juga dikaitkan dengan Diomande serta Maghnes Akliouche.
Hambatan besar dalam transfer Barcola adalah keterlibatannya bersama Timnas Prancis di Piala Dunia 2026. Romano menyebut tidak akan ada keputusan besar selama sang pemain masih fokus bersama negaranya.
Prancis termasuk salah satu favorit juara dan berpeluang melaju jauh hingga final pada Minggu, 19 Juli 2026. Jika skenario itu terjadi, Liverpool baru bisa bergerak lebih konkret sekitar 20 atau 21 Juli.
Barcola disebut masih membuka semua kemungkinan terkait masa depannya. Liverpool berada dalam persaingan, sementara Arsenal juga memantau situasi pemain 23 tahun tersebut.
Namun, Arsenal disebut lebih memprioritaskan Morgan Rogers. Hal ini membuat Liverpool tetap menjadi salah satu klub yang paling layak diperhatikan dalam saga transfer Barcola.
Harga Barcola juga tidak akan murah. PSG disebut menilai sang pemain lebih tinggi dari 116 juta poundsterling, nilai yang pernah dibayarkan Manchester City untuk Elliot Anderson.
Masa depan Barcola di PSG ikut dipengaruhi oleh rencana perombakan lini depan klub. Kedatangan Diomande dan Maghnes Akliouche bisa membuat persaingan di sektor sayap semakin ketat.
PSG juga berpotensi melepas beberapa pemain menyerang lainnya. Lee Kang-in disebut bisa mengikuti jejak Goncalo Ramos keluar dari klub jika proyek baru lini depan benar-benar dijalankan.
Dalam situasi seperti itu, Barcola bisa saja mempertimbangkan peluang pindah demi menit bermain dan peran lebih besar. Liverpool membutuhkan pemain eksplosif di sisi sayap, sehingga profil Barcola dinilai sesuai.
Namun, transfer ini tetap bergantung pada tiga hal penting. Liverpool harus menyiapkan proposal besar, PSG harus bersedia bernegosiasi, dan Barcola perlu memberi sinyal jelas soal masa depannya.
Scr/Mashable















