Winger andalan AC Milan, Rafael Leao, bakal mendapatkan panggung terbesar musim panas ini saat Portugal bentrok dengan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Laga krusial ini bertepatan dengan mencuatnya kembali rumor yang menghubungkan penyerang sayap tersebut dengan raksasa La Liga, Barcelona.
Melansir laporan dari media Spanyol, Mundo Deportivo, pemain internasional Portugal ini kembali masuk dalam daftar belanja klub Catalan tersebut. Juara bertahan La Liga itu dikabarkan telah bergerak mencari informasi mengenai situasi terbaru sang pemain di San Siro.
Nama Leao sebenarnya bukan komoditas baru bagi manajemen Blaugrana. Pemain berusia 27 tahun ini sudah masuk radar Barcelona sejak dua musim lalu, saat klub sedang aktif mencari opsi untuk memperkuat sektor sayap kiri mereka.
Kini, Barcelona yang berada di bawah komando taktis pelatih Hansi Flick kembali membuka komunikasi. Mereka ingin memahami seluruh persyaratan dan kondisi yang mengitari masa depan mantan pemain Lille tersebut.
Meski begitu, Barcelona tidak sendirian. Tottenham Hotspur dari Liga Inggris serta beberapa klub kaya Saudi Pro League juga dilaporkan terus memantau pergerakan sang winger.
Di sisi lain, kehadiran pelatih baru AC Milan, Ruben Amorim, disinyalir menjadi pemicu potensi transfer ini. Amorim kabarnya tidak melihat rekan senegaranya itu masuk dalam rencana jangka panjang I Rossoneri.
Ujian Berat di Hadapan Deco
Laga sengit kontra Spanyol pada hari Senin ini menjadi momentum emas bagi Leao untuk mendongkrak reputasinya. Kebetulan, Direktur Olahraga Barcelona, Deco, saat ini sedang berada di Amerika Serikat untuk memantau beberapa pertandingan Piala Dunia secara langsung.
Laga fase gugur Portugal ini dipastikan menjadi salah satu menu utama yang menarik perhatian Deco.
Perjalanan Leao di turnamen ini sendiri tidak instan. Setelah terus menghuni bangku cadangan sepanjang fase grup, ia baru mendapatkan kesempatan menjadi starter pertamanya saat melawan Kroasia di babak 32 besar.
Di laga tersebut, ia tampil penuh dan sukses mencetak assist penentu untuk gol kemenangan Goncalo Ramos di masa injury time.
Hingga saat ini, Leao masih harus bersaing ketat dengan Pedro Neto dan Joao Felix demi menyegel satu tempat utama di sisi kiri penyerangan Portugal. Jika kembali dipercaya turun sejak menit awal melawan Spanyol, ia akan langsung berhadapan dengan salah satu kombinasi sisi kanan terkuat di turnamen ini.
Spanyol diprediksi akan memasang Pedro Porro sebagai bek kanan, disokong oleh Lamine Yamal di depannya—pemain muda yang saat ini tercatat sebagai penggiring bola (dribbler) paling sukses di Piala Dunia.
Laga ini juga menjadi ujian mental bagi Leao. Ia kerap menuai kritik tajam akibat minimnya kontribusi saat bertahan. Menghadapi Spanyol adalah kesempatan emas baginya untuk unjuk gigi secara ofensif, sekaligus menjawab keraguan publik atas etos kerjanya saat tim kehilangan bola.
Jalan Terjal Menuju Camp Nou
Walaupun ketertarikan Barcelona sangat nyata, merealisasikan transfer ini di jendela musim panas tetap menjadi misi yang sulit secara finansial.
AC Milan dilaporkan hanya mau melepas aset berharganya tersebut di angka €60 juta hingga €70 juta (sekitar Rp1,2 triliun – Rp1,4 triliun). Angka ini tentu terhitung sangat besar bagi anggaran Barcelona, terlebih setelah mereka menguras kas klub demi mengamankan Anthony Gordon dan masih memprioritaskan perburuan striker Atletico Madrid, Julian Alvarez.
Kendati demikian, secercah harapan muncul seiring berkembangnya spekulasi bahwa AC Milan mungkin melunak. Raksasa Italia tersebut dikabarkan bersedia mempertimbangkan opsi formula pinjaman dengan kewajiban membeli di akhir musim (loan with an obligation to buy).
Struktur transfer seperti ini dinilai jauh lebih realistis dan menarik bagi klub peminat yang memiliki keterbatasan dana darurat, termasuk sang raksasa Catalan, Blaugrana.
Scr/Mashable















